Arsitektur Mesir Kuno

Posted on

Arsitektur Mesir Kuno – Bangunan-bangunan berada di wilayah bagian Mesir kuno dapat dibagi menjadi dua jenis.

Yang pertama adalah bangunan untuk tempat tinggal orang-orang Mesir kuno. Yang kedua merupakan sebuah bangunan sebagai kepentingan dalam religius.

Masyarakat Mesir percaya bahwa salah satunya adalah pemisahan antara tubuh dan jiwa. Keyakinan ini mempunyai pemisahan tubuh.

Dalam pembahasan kali ini kami akan menjelaskan mengenai Mesir Kuno. Untuk ulasan selanjutnya, yuukk… Simak ulasannya sebagai berikut.

Apa itu Mesir Kuno ?

Mesir Kuno merupakan sebuah peradaban jenis kuno di wilayah timur laut dalam benua Afrika yang berfokus pada daerah hilir Sungai Nil, yang saat ini merupakan wilayah dalam negara Mesir.

Peradaban ini yakni dimulai dengan sebuah penyatuan Mesir Hulu dan Hilir yaitu sekitar 3150 SM. Dan kemudian telah berkembang selama sekitar tiga milenium.

Sejarahnya dalam mengalir melalui periode dalam kerajaan stabil, yang masing-masing terkait dengan periode ketidakstabilan yang dikenal sebagai periode intervensi. Mesir kuno mencapai puncaknya di Kerajaan Baru.

Peradaban dalam Mesir kuno yakni dapat didasarkan pada adanya sebuah kontrol dalam keseimbangan yang baik antara sumber daya alam dan manusia, terutama ditandai dengan:

  • Irigasi reguler di Lembah Nil.
  • Penggunaan mineral dari lembah dan daerah gurun di sekitarnya.
  • Perdagangan dengan Afrika Timur dan Tengah dan Mediterania Timur.
  • Pengembangan sistem penulisan dan literatur.
  • Organisasi dalam proyek kolektif.
  • Kegiatan militer yang telah menunjukkan dalam kekuasaan atas budaya suku dan negara tetangga dalam periode yang berbeda.

Sejarah Mesir Kuno

Sejarah Mesir yakni telak mencakup periode yang dimulai dengan berdirinya permukiman Prawangsa di wilayah utara Lembah Nil dan penaklukan Mesir oleh Romawi pada 30 SM.

Arsitektur-Mesir-Kuno

Dalam era pemerintahan para firaun dimulai sekitar 3200 SM. Sejak penggabungan Mesir Hulu dan Hilir ke negara hingga 332 SM. Ditaklukkan oleh orang Makedonia.

Baca Juga :  Peninggalan Kerajaan Demak

Pada akhir Paleolitik, iklim di Afrika Utara menjadi lebih panas dan kering. Akibatnya, penduduk di wilayah itu harus berpusat di sepanjang Sungai Nil.

Sebelumnya, Sungai Nil telah menjadi sumber kehidupan kehidupan orang-orang Mesir sejak orang-orang yang menjadi pemburu-pengumpul tinggal di daerah tersebut pada akhir Pleistosen Tengah (sekitar 120.000 tahun yang lalu).

Dataran banjir Nil merupakan subur menawarkan orang kesempatan untuk mengembangkan pertanian dan dalam masyarakat yang terpusat dan kontemporer yang membentuk dasar bagi sejarah peradaban dalam manusia.

Arsitektur Mesir Kuno

Arsitektur Mesir kuno yakni telah berkembang di masa jayanya dan menghasilkan sebuah karya-karya yang begitu penting yakni piramida Giza dan Spinks.

Contoh-Mesir-Kuno

Bangunan di Mesir kuno dapat dibagi menjadi dua jenis. Yang pertama adalah bangunan untuk tempat tinggal orang-orang Mesir kuno. Yang kedua adalah bangunan untuk tujuan keagamaan.

Bangunan, yang bertindak sebagai tempat tinggal masyarakat, dibagi menjadi bangunan untuk elit pemerintah dan bangunan untuk pedagang dan pekerja. Bangunan elit memiliki dekorasi dalam bentuk dekorasi di dinding dan lantai. Dekorasi adalah pemandangan yang indah.

Masyarakat Mesir percaya bahwa salah satunya adalah pemisahan antara tubuh dan jiwa. Keyakinan ini mempunyai pemisahan tubuh dan jiwa setelah kematian dan munculnya kehidupan baru setelah terjadinya sebuah kematian.

Kehidupan yang dimaksud merupakan sebuah kehidupan spiritual atau jiwa yang masih dapat hidup setelah dipisahkan dari tubuh. Kepercayaan ini menyebabkan orang-orang Mesir kuno mengabadikan tubuh yang terpisah dari jiwa sebagai bentuk tempat tinggal bagi jiwa.

Proses dalam sebuah adanya konservasi ini dikenal sebagai proses mumifikasi. Di Mesir kuno, firaun atau raja dipandang sebagai perantara antara para dewa dan manusia. Iman rakyat Mesir kuno itulah yang menyebabkan prioritas mumi Firaun.

Baca Juga :  Candi Penataran

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang dapat kami sampaikan secara jelas dan singkat yakni mengenai Arsitektur Mesir Kuno. Semoga ulasan kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.