Candi Budha

2 min read

Candi Budha – Bangunan dalam bersejarah yang dibangun pada saat itu sebagai sebuah simbol budaya, agama, dan peradaban. Arsitektur dalam bangunan candi dirancang dengan secara detail seperti itu dan menggunakan dalam seni tinggi.

Candi Buddha merupakan sebuah adanya dan patung yakni Buddha Gautama. Stupa merupakan sebuah bangunan batu pada tempat patung Buddha yang telah disimpan.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan mengenai sejarah Candi Budha. Yuukk… Simak ulasan secara jelas dan singkat di bawah sebagai berikut.

Sejarah Candi Budha

Secara umum, sebuah candi ini digunakan dengan sebuah masyarakat dengan tempat pemujaan bagi dewa dan dewi yang bergabung dengan agama Hindu dan Budha. Selain itu, candi juga bisa digunakan sebagai gerbang, istana, pemandian, dan lain-lain.

Candi-Budha

Arsitektur pada sebuah bangunan candi dirancang dengan detail seperti itu dan menggunakan dalam seni tinggi. Sehingga bisa memukau dengan siapa saja yang melihatnya.

Agama Buddha telah tiba di Indonesia sejak abad ke-2. Agama Buddha bahkan telah memengaruhi banyak aspek kehidupan orang-orang di Indonesia. Dimulai dengan kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan budaya di wilayah Indonesia dan kepercayaan yang berubah. Bahkan Buddhisme telah meninggalkan dengan beberapa bangunan seperti candi yang telah tersebar di berbagai pulau pada bagian Indonesia.

Ciri – Ciri Candi Budha

Terdapat beberapa ciri-ciri dalam candi budha, diantaranya ialah:

  • Candi Budha digunakan sebagai tempat ibadah.
  • Candi ini mempunyai sebuah struktur berlapis seperti Kamadhatu, Arupadhatu, dan Rupadhatu.
  • Di bagian atas candi merupakan stupa.
    tanpa rahang bawah. Kemudian dilengkapi dengan Makara ganda di sisi pintu.
  • Kuil Buddha mempunyai relief yang memiliki dalam cerita sendiri.
  • Kuil ini dalam bentuk candi yang gemuk.
  • Memiliki patung Buddha.
  • Kuil utama terletak di tengah candi Kandane kecil.
  • Di pintu kuil adalah kala, yang mulutnya terbuka.
Baca Juga :  Sejarah Gedung Sate

Berdasarkan fitur dari candi ini ada berbagai candi dalam candi Budha. Meliputi Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Sambisari, Candi Sewu, Candi Plaosan, Candi Muara Takus, Candi Kalasan, dan Candi Sojiwan.

Contoh-Candi-Budha

Seperti yang telah kita ketahui, salah satu ciri dalam sebuah candi Budha adalah suatu struktur candi, yang terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Arupadhatu, Kamadhatu, dan Rupadhatu. Berikut ini adalah penjelasan masing-masing bagian:

1. Arupadhatu

Terdapat ciri-ciri candi Budha mempunyai sebuah struktur terbesar di kuil yang disebut dengan Arupadhatu. Bagian atas candi tidak berarti berwujud atau informal. Tingkat tertinggi candi ini digunakan sebagai simbol bagi orang-orang yang tidak mempunyai daya keterikatan dan keinginan tetapi tidak sesuai dengan tingkat Nirvana. Arupadhatu membentuk Stupa, yang berisi rongga sebagai patung Buddha.

Seperti halnya seperti Candi Borobudur, yang memiliki tingkat tertinggi, ada stupa besar di atasnya, yang ditambahkan 10 stupa kecil. Di stupa besar candi Borobudur adalah patung Buddha yang tidak sempurna, yang telah dipindahkan dalam Museum Karmawibhangga.

2. Kamadhatu

Ciri-ciri dalam candi Buddha juga mempunyai sebuah struktur terendah yang disebut dengan Kamadhatu. Tingkat terendah candi melambangkan dunia manusia yang dipenuhi manusia. Dunia bertentangan dengan doktrin Buddhis dan ideologi karena berbagai bentuk nafsu muncul. Kamadhatu juga ditafsirkan sebagai kehidupan anak manusia, yang menuruti berbagai bentuk kehidupan nafsu, duniawi, keegoisan dan hedonisme.

3. Rupadhatu

Ciri-ciri dalam sebuah candi Buddha juga mempunyai struktur pusat candi yang disebut Rupadhatu. Level ini digunakan dengan simbol dunia yang bebas dari nafsu tetapi memiliki bentuk dan bentuk. Rupadhatu dapat digunakan dengan simbol jembatan alam atas (Arupadhatu) dengan kerajaan yang lebih rendah (Kamadhatu). Struktur pusat ini memiliki relief yang menggambarkan kegiatan mengajar Buddha harian di Taman Lumbiri.

Baca Juga :  Sejarah Wali Songo

Bangunan dalam bersejarah yang dibangun pada saat itu sebagai sebuah simbol budaya, agama, dan peradaban. Candi Budha digunakan sebagai tempat ibadah.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini yang telah kami ringkas secara jelas dan singkat mengenai Candi Budha. Semoga ulasan kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda.

Suku Asmat

Ika Evitasari
2 min read

Tari Serimpi

Ika Evitasari
2 min read

Tari Topeng

Ika Evitasari
2 min read