Candi Hindhu

2 min read

Candi Hindu – Indonesia memiliki banyak candi bersejarah yang dibangun dari kerajaan Mataram, Singosari, Kediri, dan Majapahit. Mereka dipenuhi dengan relief dan ukiran yang diukir dengan rapi, berdiri anggun dan tampak maskulin.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan mengenai Candi Hindhu yang akan dijelaskan dengan singkat dan jelas. Yuukk… Simak ulasan nya sebagai berikut.

Sejarah

Candi Hindu terbesar ialah Prambanan dan termegah yang pernah dibangun di wilayah Jawa kuno. Pembangunan dalam candi Hindu Kerajaan dimulai dengan Rakai Pikatan untuk sebuah pertandingan dalam sebuah Candi Borobudur Buddha dan juga ke Candi Sewu di dekat Prambanan.

Beberapa sejarawan kuno telah mencurigai bahwa pembangunan candi Hindu yang agung ini harus menandai pemerintahan keluarga Sanjaya di Jawa.

Candi-Hindu

Pembangunan candi ini tentu saja merupakan tanda bahwa Hinduisme Saiwa kembali didukung oleh keluarga kerajaan setelah dinasti Sailendra cenderung mendukung agama Buddha Mahayana. Ini menunjukkan bahwa Kerajaan Medang mengalihkan fokus dukungan keagamaan dari Buddhisme Mahayana ke pemujaan Siwa.

Dalam bangunan tersebut pertama kali dibangun sekitar 850 M dengan Rakai Pikatan dan terus dikembangkan serta dapat diperluas dengan Raja Balitung Maha Sambu dan Raja Loka pala. Berdasarkan dalam prasasti Siwagrha dari tahun 856 M, bangunan suci ini didirikan sebagai memuliakan Dewa Siwa, dan nama asli dalam bangunan tersebut ialah dalam bahasa Sanskerta ialah Siwagrha.

Daftar Nama Candi Hindu

Daftar nama candi Hindu dalam candi itu merupakan sebuah bangunan yang biasa terdiri dari tiga bagian, yaitu kaki, atap dan badan. pada candi kerajaan Hindu biasanya memiliki patung-patung perwujudan tiga dewa Subjek utama dalam agama Hindu.

Contoh-Candi-Hindu

Tiga dewa tersebut ialah Wisnu, Brahma, dan Syiwa. Brahma merupakan seorang Dewa pencipta, dewa pelindung Wisnu dan Dewa Siwa Fuser. Di dinding candi adalah relief yang merupakan gambartimbul biasanya dibuat dengan memahat. Relief menceritakan kisahnya cerita. Ada begitu banyak candi di wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Sejarah Kota Tua

Berikut merupakan berbagai beberapa dalam candi Hindu di wilayah Indonesia, diantaranya ialah:

1. Candi Prambanan (Yogyakarta, Mataram Lama)

Candi Prambanan atau Candi dalam Rara Jonggrang merupakan sebuah kompleks dari candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun selama berabad-abad Kesembilan Kuil ini didedikasikan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu, yaitu Brahma sebagai Dewa Pencipta, Wishnu sebagai dewa perlindungan dan Siwa untuk dewa kehancuran.

Berdasarkan prasasti Siwagrha, nama asli kompleks candi ini
adalah Siwagrha artinya bahasa Sansekerta “Tanah Air Siwa” dan memang di garbagriha aula utama candi ini Patung perumahan Siwa Mahadeva hingga tiga meter tunjukkan bahwa Dewa Siwa lebih disukai di kuil ini.

Candi Prambanan, juga dikenal sebagai Candi Roro Jonggrang ini memiliki legenda yang dibaca Kepala sekolah dalam mengajar buku untuk anak-anak sekolah dasar. Kisah Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging, yang menginginkannya menikahi seorang perawan cantik bernama Roro Jonggrang. Sang putri tolak dengan lancar. Dia membutuhkan 1000 kuil hanya dilakukan dalam semalam.

Bandung, yang memiliki kekuatan gaib, langsung menyetujuinya. Ribuan candi dibangun hampir berhasil karena alasan yang disempurnakan Sang putri tidak ikut campur. Bandung, yang kecewa terakhir kali dia menghukum Roro Jonggrang dengan patung yang dia duga patung Batari Durga di salah satu candi.

2. Candi Dieng (Jawa Tengah, Mataram Lama)

Dieng berasal dari kata Dihyang, yang berarti tempat roh leluhur. Ada beberapa kuil di daerah ini, Kompleks candi Dieng dibangun selama agama Hindu Peninggalan dewa Dewa Wisnu, Siwa, Agastya dan Ganesha yang lain dipengaruhi oleh agama Hindu.

Dalam sebuah candi-candi di dataran tinggi Dieng diberi nama sehubungan dengan cerita atau tokoh boneka Purwa di kuil Mahabarata misalnya kuil Arjuna, kuil Gatotkaca, Kuil Dwarawati, Candi Semar, Kuil Puntadewa, Candi Bima, Candi Sembadra, Kuil Srikandi. Nama candi tidak ada hubungannya dengan fungsi Bangunan dan perkiraan nama candi diberikan setelah meninggalkan bangunan candi atau tidak penggunaan kembali.

Baca Juga :  Sejarah Paskibra

3. Candi Panataran (Blitar, Kediri)

Candi Penataran atau Kuil Panataran atau nama aslinya Candi Palah adalah koleksi candi Agama Hindu Siwaitis terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Candi terbesar dan terluas di Jawa Timur terletak di lereng barat daya Gunung Kelud, utara Blitar, di ketinggian 450 meter di atas permukaan laut.

Diperkirakan berasal dari prasasti yang disimpan di bagian candi-candi ini dibangun pada masa Raja Srengga dari Kerajaan Kunjungi sekitar 1200 AD dan terus menggunakannya sampai masa pemerintahan Wikramawardhana, raja kerajaan Majapahit sekitar tahun 1415.

4. Candi Kidal (Malang, Singasari)

Candi Kidal merupakan sebuah salah satu candi pada warisan kerajaan Singasari. Kuil ini dibangun karena rasa hormat atas jasa besar Anusapati, raja kedua Singhasari, sang memerintah dengan selama 20 tahun (1227 – 1248).

Kematian Anusapati dibunuh oleh Panji Tohjaya dengan bagian dari perebutan kekuasaan Singhasari, orang juga percaya Bagian dari kutukan MPU Gandring. Candi Kidal adalah arsitektur yang penuh dengan budaya Jawa Timur, direnovasi pada tahun 1990.

Dalam Candi Hindu, memiliki nama-nama yang sangat berbeda untuk membedakan dengan daftar nama lainnya. candi bersejarah yang dibangun dari kerajaan Mataram, Singosari, Kediri, dan Majapahit.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara jelas dan singkat mengenai Candi Hindu. Semoga ulasan kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.

Suku Asmat

Ika Evitasari
2 min read

Tari Serimpi

Ika Evitasari
2 min read

Tari Topeng

Ika Evitasari
2 min read