Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-

Cara Budidaya Cacing Sutra

4 min read

Cara Budidaya Cacing Sutra – Mengolah cacing sutera tidak sulit malah akan mendapat untung besar. Lihatlah penjelasan kultivasi!

Cacing sutera (Tubifex sp) adalah makanan alami dalam budidaya benih, terutama pada fase awal (larva) karena memiliki nutrisi (57% protein dan 13% lemak) yang baik untuk pertumbuhan ikan sehingga tidak heran jenis cacing ini adalah lebih banyak dicari orang, selain itu lebih murah.

Umumnya dalam usaha peternakan biasanya digunakan sebagai makanan alami pada ikan air tawar, belut, lele, cupang, lobster, ayam, dan hewan peliharaan.

Tingginya permintaan cacing sutra membuatnya berpotensi untuk budidaya baik untuk pertanian sendiri sebagai pakan maupun untuk penggunaan komersial.

Manfaat Cacing Sutra

Cara Budidaya Cacing Sutra Sendiri Menggunakan Lumpur dan Air Biasa
  • Campuran makanan alami pakan ternak yang sangat baik dengan gizi tinggi.
  • Untuk budidaya ikan air tawar sehingga daging yang dihasilkan berkualitas lebih tinggi
  • Budidaya belut.
  • Budidaya ikan lele.
  • Sangat bagus untuk budidaya ikan cupang.
  • Pakan ternak lobster air tawar, sehingga lobster memiliki ukuran besar dan banyak berdaging.
  • Pakan campuran untuk ayam asli, ayam hias, bertelur, dan ayam pedaging untuk daging berprotein tinggi
  • Campuran pakan hewan peliharaan.

Di atas adalah sebagian kecil dari manfaat yang bisa Anda dapatkan dari cacing sutra. Terlepas dari manfaatnya, seperti yang Anda tahu bahwa cacing sutra memiliki harga yang cukup mahal dibandingkan dengan bahan pakan lainnya seperti pelet atau lainnya.

Tetapi karena cara membudidayakan cacing sutera sangat mudah seperti Cara Budidaya Gurami, Anda tidak perlu khawatir lagi dalam menemukan cacing sutera di pasaran.

Anda dapat membudidayakan cacing sutra Anda sendiri di rumah, bahkan Anda dapat menjualnya dan mendapatkan keuntungan berlipat ganda seperti Metode Ikan Betta.

Bagi Anda yang tertarik dengan bisnis budidaya ulat sutera, berikut adalah diskusi sederhana dan mudah bagi Anda untuk mengikuti cara membudidayakan ulat sutra.

Langkah dan Cara Budidaya Cacing Sutra

Makanan untuk Cacing Sutra

Bagi Anda yang penasaran dengan cara budidaya cacing sutra, mari kita lihat langkah-langkah budidaya cacing sutra berikut ini.

1. Bibit Cacing Sutra

Untuk benih cacing sutra sendiri, Anda bisa mendapatkannya dengan mudah. Untuk mendapatkannya, Anda bisa membelinya di toko ikan hias atau pasar hewan, tetapi jika Anda memiliki ladang atau ladang, Anda juga dapat mencarinya di dalam lumpur.

Baca Juga :  Cara Memilih Masker

Tetapi jika Anda memilih untuk mengambil benih langsung dari cacing sutra Anda harus untuk mengambil benih cacing yang berkualitas.

Langkah-langkahnya jika Anda ingin mendapatkan biji cacing sutra secara langsung:

  • Pertama-tama perhatikan cacing sutra yang akan Anda buat sebagai benih, cacing sutra yang dibuat menjadi biji harus berkualitas baik dan memiliki daya tahan lama dengan karakteristik benjolan cacing sutra menyerupai benjolan rambut yang bergerak cepat.
  • Pisahkan benjolan dari benjolan lain dari cacing sutra dan pindahkan ke dalam wadah yang telah diisi dengan air bersih yang cukup.
  • Penghapusan cacing sutra bertujuan untuk karantina untuk menghindari berbagai jenis bakteri atau logam yang terkandung di dalamnya.
  • Proses karantina direkomendasikan selama kurang lebih 2 hingga 3 hari dan selama proses karantina cobalah untuk menjaga wadah cacing sutra dialirkan oleh air bersih dengan sedikit volume air.
  • Anda juga harus memastikan bahwa air yang Anda mengalir memiliki tingkat oksigen yang cukup.
  • Jika kadar oksigen kurang, Anda dapat memasang aerator untuk menambahkan oksigen ke air.

2. Media Budidaya Cacing Sutera

Setelah Anda mendapatkan bibit cacing sutra yang berkualitas, langkah selanjutnya adalah menyediakan media untuk budidaya cacing sutra yang berbeda dari Metode Budidaya Lele.

Anda perlu tahu bahwa ada dua jenis media yang bisa Anda gunakan, termasuk media lumpur dan media air biasa.

Jika Anda mau memelihara cacing sutra menggunakan lumpur, maka Anda disarankan untuk mencari lumpur dalam kondisi baik, yaitu media lumpur yang tidak mengandung logam.

Anda dapat menemukan lumpur yang baik di sekitar sawah. Dan coba ketika Anda menggunakan media lumpur, lumpur harus disiram dengan baik.

Tetapi jika Anda memilih untuk memakai media air biasa, berikut iyalah cara-caranya:

  • Ini adalah salah satu jenis budidaya ulat sutera tanpa lumpur, jadi Anda tidak perlu repot mencari media lumpur.
  • Dengan metode ini, Anda juga akan lebih efisien. Pertama, sediakan nampan yang bersih dan cukup besar.
  • Kemudian juga menyiapkan air bersih, dalam budidaya air cacing sutra adalah komponen yang paling penting yang harus Anda perhatikan.
  • Selain itu, agar air tetap mengalir dan untuk memudahkan budidaya ulat sutra Anda, Anda bisa menggunakan nampan plastik yang disusun seperti sistem rak yang mudah diatur sehingga terlihat rapi.
  • Untuk mengalirkan air, Anda dapat mengalirkan air bersih dengan menempatkan saluran pembuangan di tempat nampan di bagian atas.
Baca Juga :  Gaya Lorenz

3. Memindahkan Bibit Cacing Sutra

Dalam cara membudidayakan cacing sutra Anda juga harus mentransfer benih yang telah Anda karantina sebelumnya. Anda dapat mentransfer benih yang siap dibudidayakan langsung di media budidaya yang telah Anda siapkan sebelumnya.

Adapun metode pemindahan yang benar dan benar agar cacing sutera Anda tidak mati selama tahap pemindahan:

  • Kami sarankan agar Anda tidak memindahkan cacing sutra menggunakan tangan, karena suhu di tangan Anda dapat memengaruhi kegagalan budidaya cacing sutra Anda.
  • Untuk melakukan transfer benih cacing sutra Anda harus melakukannya dengan hati-hati karena cacing sutra mudah stres.
  • Lakukan pemindahan benih cacing sutra menggunakan alat seperti sendok atau jaring ikan kecil.
  • Lakukan pemindahan benih dengan cepat dan jangan membeli waktu sehingga benih tidak stres dan mati dengan cepat.

4. Perawatan Cacing Sutra

Langkah paling penting dalam budidaya cacing sutra adalah perawatan. Perawatan ini akan menentukan hasil budidaya cacing sutra Anda dan perawatan yang tepat dan dilakukan dengan benar akan menghasilkan cacing sutra dengan kualitas yang baik.

Berikut adalah langkah-langkah sederhana dan baik yang bisa Anda terapkan saat berbudidaya cacing sutra Anda:

  • Langkah pertama dalam merawat cacing sutera adalah, selalu perhatikan aliran air yang mengalir pada media kultur.
  • Untuk debit yang mengalir coba pada kisaran 5 hingga 7 cm, cobalah aliran yang mengalir tidak lebih dan tidak kurang sehingga cacing dapat hidup dan berkembang biak dengan baik.
  • Dengan aliran air yang baik mengalir melalui media, maka kondisi oksigen di dalam air akan terjaga dan berusaha untuk tidak mencemari air menggunakan bahan kimia agar kualitas tanaman yang Anda tanam bagus.

5. Makanan untuk Cacing Sutra

Selain memperhatikan air di media budidaya, Anda juga harus memberi makan. sama seperti jika Anda memelihara hewan, Anda harus memberi makan cacing sutra Anda. Untuk makanan ulat sutra berbeda jika Anda memelihara ikan atau hewan peliharaan.

Butuh bahan atau komponen khusus yang wajib Anda siapkan. Agar cacing sutera dibudidaya secara baik, Anda harus menyediakan bahan-bahan organik dan akan lebih baik jika sudah difermentasi.

Baca Juga :  Fungsi Faring

Dan inilah makanan cacing sutra yang bisa Anda berikan untuk cacing sutra Anda:

  • Bahan organik yang difermentasi adalah bahan organik yang sudah memiliki tekstur lunak dan mudah hancur. Ini bertujuan untuk meningkatkan kandungan nutrisi bahan organik yang dibutuhkan oleh cacing sutra.
  • Anda juga dapat menyediakan ampas tahu untuk makanan ulat sutra Anda, ampas tahu memiliki banyak protein dan jamur yang sangat baik untuk nutrisi ulat sutera dan memastikan bahwa mereka difermentasi dan memiliki tekstur lembut. Anda juga dapat menambahkan tepung ikan yang mudah tersedia di pasaran dan harganya juga lebih murah dan lebih praktis.
  • Anda bisa menyediakan makanan fermentasi ini hingga budidaya cacing sutra telah memasuki usia 10 hingga 12 hari setelah transfer berlangsung.
  • Agar cacing sutera Anda melimpah saat dipanen, Anda dapat menambahkan kotoran ayam fermentasi dan makanan tambahan seperti mustard yang juga telah dihancurkan dan difermentasi terlebih dahulu.

6. Pemanenan Cacing Sutra

Untuk memanen cacing sutera cukup mudah hampir sama dengan metode budidaya ikan gabus, tetapi ada sedikit perlakuan khusus untuk memanen sehingga cacing sutera tidak mudah mati saat dijadikan makanan ternak dan kualitasnya tetap terjaga.

Pada dasarnya, konsep memanen cacing sutra adalah mengurangi koloni cacing sutra, yaitu jika bagian atas cacing sutra diambil atau dipangkas, maka bagian bawah koloni cacing akan berlipat ganda lagi.

Anda juga perlu tahu bahwa dalam satu wadah baki media dapat menghasilkan sekitar 100 hingga 150 ml cacing sutra.

Berikut cara memanen cacing sutra yang tepat:

  • Cacing sutera secara biasanya dapat dipanen saat mencapai usia kurang lebih 70 hingga 75 hari setelah dipindahkan ke media kultur.
  • Pertama, sediakan kain gelap, coba tutupi masing-masing baki media kultur.
  • Usahakan agar baki tetap tertutup rapat, jika Anda tidak memiliki kain, maka letakkan media kultivasi di tempat yang sangat gelap.
  • Biarkan media tertutup selama sekitar 5 hingga 6 jam dan perhatikan setelah membuka tutupnya.
  • Mengumpulkan menggunakan sendok ikan kecil atau menggelegar dan transfer.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang cara budidaya cacing sutra yang benar agar hasil panen melimpah, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-
SELAMAT DATANG
Semangat Belajar Generasi Milenial, Patuhi Protokol Kesehatan dan Semoga Artikel Bermanfaat, Untuk Kerjasama, Kritik, dan Saran Silahkan Dapat Melalui Kontak Kami