Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-

Cara Budidaya Ikan Mas

4 min read

Cara Budidaya Ikan Mas – Budidaya ikan mas yang komoditasnya selalu dicari di pasar dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin memulai bisnis.

Sebagai pemula, disarankan untuk mengikuti langkah-langkah budidaya ikan mas dengan cara termudah, dan memiliki kesempatan untuk menghasilkan keuntungan yang menjanjikan.

Permintaan pasar untuk ikan mas terbagi dua, yaitu permintaan ikan mas untuk konsumsi (ikan abu-abu dan emas jingga), dan ikan mas sebagai ikan hias dari berbagai pola atau campuran.

Berikut ini adalah langkah budidaya ikan mas termudah bagi pebisnis pemula

Langkah dan Cara Budidaya Ikan Mas

Cara Budidaya Ikan Mas Secara Benar Dengan Berbagai tipe Kolam

Bagi Anda yang penasaran dengan cara budidaya ikan mas, mari kita lihat langkah-langkah cara budidaya ikan mas berikut ini.

1. Penetasan ikan mas

Untuk memulai usaha budidaya ikan mas, hal pertama yang harus disiapkan adalah memilih induk atau calon induk. Calon induk harus dibudidayakan dari benih yang mempunyai sifat yang unggul.

Sehingga memproduksi benih yang mempunyai tingkat produktivitas tinggi. Indukan ikan mas prospektif disimpan di kolam pembibitan, dipisahkan antara induk jantan dan betina.

Pemisahan dilakukan sampai kedua peternak siap untuk menelurkan. Proses pemijahan atau perkawinan gurame dilakukan di kolam khusus. Kolam harus dilengkapi dengan kakaban, tempat untuk menempelkan telur yang sudah dibuahi.

Untuk mengetahui detail lebih lanjut tentang cara membudidayakan ikan mas, silakan baca ulasan kami sebelumnya tentang penetasan ikan mas.

2. Pembesaran ikan mas

Benih yang digunakan dalam berternak ikan mas umumnya memiliki ukuran 10-12 cm atau berat sekitar 80-100 gram per ekor. Ukuran biji sebesar ini diharapkan cukup kuat untuk dinaikkan.

Sehingga risiko kegagalan bisa dikurangi. Panjang pembesaran ikan mas berkisar antara 2-3 bulan. Budidaya ikan mas dapat dilakukan dengan berbagai teknik seperti metode air jetted, air tenang atau tumpangsari.

Sedang atau tempatnya bisa berupa genangan tanah, dinding kolam, kolam terpal, sawah, keramba dan jaring apung.

Baca Juga :  Cara Berternak Burung Murai Batu

a. Kolam tanah (air tenang)

Sebagian besar petani membudidayakan ikan mas di kolam air yang tenang dengan lantai tanah. Kolam tanah banyak digunakan karena cara membuatnya mudah dan biaya pembuatan rendah, silakan lihat cara membuat kolam tanah.

Ada dua jenis kolam tanah, yaitu kolam tanah dengan tanggul tanah dan kolam tanah dengan tanggul dinding atau batu. Kolam memiliki keuntungan karena mampu menyediakan makanan alami untuk ikan.

Beragam organisme selain ikan mas, contohnya cacing atau tanaman air dapat tumbuh subur di dasar kolam. Jenis kolam ini membantu mengurangi biaya pakan.

Berikut ini adalah tatacara persiapan untuk berternak ikan mas di kolam:

  • Sebelum kolam dipakai, pertama-tama lakukan pembajakan di dasar kolam, pengeringan, pengendapan, pemupukan dan genangan air. Persiapan ini memakan waktu 1-2 minggu, tergantung cuaca saat mengeringkan kolam. Untuk detailnya, silakan baca persiapan kolam tanah untuk budidaya ikan.
  • Gunakan 100 gram biji ikan mas per ekor. Kapasitas kolam tambak untuk budidaya ikan mas adalah 1-2 ikan / m2.
  • Berikan pakan utama dalam bentuk pelet dengan kandungan protein 25%. Dosis pemberian pakan adalah 3-4% dari berat ikan. Misalnya, untuk ikan dengan berat 100 gram, beri makan 3-4 gram pelet per ekor per hari. Jika kita menanam 1000 ikan, kita membutuhkan 3-4 kg makanan per hari.
  • Frekuensi menyusui 3 kali sehari, diberikan pagi, siang dan sore hari.
  • Setiap 2 minggu timbang berat badan ikan mas. Ambil beberapa ekor acak, timbang. Kemudian sesuaikan jumlah pakan yang diberikan.
  • Dalam 3 bulan, berat ikan akan meningkat menjadi sekitar 300-400 gram per ikan. Dengan ukuran ini ikan bisa dipanen. Jika terus dipertahankan, biaya pakan tidak lagi ekonomis kecuali ada harga jual ikan yang lebih tinggi.

b. Kolam air deras

Kolam air deras adalah tempat budidaya ikan dengan sirkulasi air cepat. Untuk membuat genangan air deras dibutuhkan aliran air yang besar dan arus yang kuat.

Keuntungan dari peternakan ikan mas di kolam air deras iyalah ikan akan selalu bergerak yang membuat nafsu makannya besar. Selain itu, tingkat oksigen terlarut dalam kolam air deras relatif lebih tinggi. Sehingga genangan air jetted memiliki kapasitas stocking yang lebih besar daripada genangan air yang tenang.

Baca Juga :  Cara Ternak Ayam Potong

Kolam air deras yang tersebar luas biasanya kecil, tidak sebesar kolam air yang tenang. Area tanah atau kolam diplot menjadi ukuran kolam kecil sehingga aliran air bisa tetap deras.

Kedalaman kolam dibuat lebih dalam dari genangan air yang tenang. Dinding kolam dibuat dari dinding untuk mencegah erosi karena erosi air.

Berikut ini adalah hal-hal yang wajib diperhitungkan dalam berternak ikan mas di kolam air deras:

  • Kolam air deras membutuhkan debit air besar sekitar 25-100 liter / detik. Pastikan sumber air tetap lancar.
  • Gunakan benih ikan dengan berat 100 gram / ekor. Kapasitas penebaran benih dalam genangan air jetted adalah 30-60 ekor / m2. Semakin cepat aliran air, semakin besar kapasitasnya.
  • Berikan makanan dengan kandungan protein 25-30%. Pellet yang diberikan harus mampu bertahan dalam air, tidak mudah hancur karena aliran airnya cukup cepat.
  • Dosisnya adalah 4% dari berat tubuh ikan. Timbang satu porsi ikan setiap dua minggu untuk menyesuaikan jumlah pakan.
  • Makanan bisa disebarkan atau menggunakan wadah aluminium yang diletakkan di kolam dengan pendulum yang menonjol ke dalam air. Pakan akan jatuh jika ikan menggerakkan pendulum.
  • Frekuensi menyusui 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.
  • Budidaya ikan mas dapat dipanen setelah 2,5-3 bulan, dengan hasil 3-4 kali dari berat awal.

c. Jaring apung

Budidaya ikan mas di jaring apung biasanya dilakukan di waduk besar dan danau. Jaring ini terbuat dari polietilen yang tahan lama. Jaring dibuat untuk menggantung pada kerangka rakit persegi panjang. Kedalaman maksimum jaring apung adalah 3 meter.

Bahan yang digunakan untuk rangka kolam biasanya bambu atau kayu. Kerangka itu mengapung di atas air dengan bantalan dari drum atau jerigen.

Agar kerangka tidak terbawa oleh aliran air, jangkar harus melekat pada dasar kolam. Jaring apung biasanya dilengkapi dengan gadget yang digunakan oleh penjaga gerbang atau menyimpan peralatan dan memberi makan.

Berikut ini adalah hal-hal yang wajib diperhatikan saat berternak ikan mas di jaring apung:

  • Pakai jaring 1,5 cm. Kedalaman jaring apung adalah 3 meter.
  • Gunakan biji berukuran 100 gram per kepala. Kapasitas stok apung jaring apung adalah sekitar 30 individu / m2.
  • Pakan dalam bentuk pelet dengan kandungan protein 25%.
  • Jumlah pakan yang dibutuhkan setiap hari adalah 4% dari berat tubuh ikan. Timbang satu porsi ikan setiap dua minggu untuk menyesuaikan jumlah pakan.
  • Frekuensi menyusui 3 kali sehari.
  • Ikan mas dapat dipanen setelah 3 bulan dengan ukuran 300-400 gram / ekor.
Baca Juga :  Cara Ternak Ayam Kampung

3. Pengendalian hama dan penyakit

Bisnis budidaya ikan mas berkembang sangat pesat. Bersamaan dengan itu, penyebaran penyakit menjadi risiko yang harus diperhitungkan. Untuk meminimalkan risiko, setiap petani perlu mengetahui berbagai penyakit yang biasa menyerang ikan gurame. Untuk lebih jelasnya, silakan baca penyakit ikan mas dan ikan mas.

4. Memanen ternak ikan mas

Langkah dan Cara Budidaya Ikan Mas

Secara umum, tingkat ekonomi pemeliharaan ikan mas adalah di kisaran 300-400 gram per ekor. Bobot ikan di bawahnya, masih berpotensi untuk dinaikkan.

Sementara itu, jika melebihi bobot, ikan mas tidak lagi ekonomis untuk dibesarkan. Porsi pakan yang dikonsumsi oleh ikan tidak lagi sebanding dengan pertumbuhan dan harga jual ikan.

Semakin panjang waktu pembesaran, semakin tinggi biaya pemeliharaan yang harus dikeluarkan. Biaya oprasional, terutama untuk pakan akan semakin besar dengan meningkatnya berat ikan per ekor.

Tetapi ini masih tergantung pada kondisi pasar. Jika ada pasar yang mau menerima ikan mas berukuran besar dengan harga lebih mahal per kilogram, pembesaran masih layak dilakukan.

Waktu yang dibutuhkan untuk budidaya ikan mas adalah dari 100 gram per ekor, hingga ukuran yang siap dikonsumsi 300-400 gram adalah sekitar 2-3 bulan. Selama waktu ini berat ikan akan tumbuh 3-4 kali

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang cara budidaya ikan mas yang benar agar ikan menjadi besar, sehat, banyak dan dapat terjual dengan harga yang tinggi.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-