Cara Menanam Bawang Putih

4 min read

Cara Menanam Bawang Putih – Harga kebutuhan pokok sering meningkat tanpa dapat kita antisipasi. Pada saat-saat tertentu, kenaikannya bahkan bisa berlipat ganda.

Tidak jarang kita menemukan harga cabai, bawang merah, dan bahan makanan lainnya yang lebih mahal dar ipada harga daging? Ini tentu akan mengganggu keuangan.

Untuk menghemat uang, salah satu cara cerdas yang dapat Anda lakukan adalah menanam makanan sendiri yang sering dikonsumsi di rumah.

Salah satu jenis tanaman yang bisa dipanen di rumah adalah bawang putih. Budidaya bawang putih tidak hanya bermanfaat, tetapi juga mudah bagi pemula untuk melakukannya.

Bahkan jika Anda tidak memiliki halaman, itu tidak akan menjadi masalah. Sebab, bawang putih bisa ditanam dengan pot, dan diletakkan di rumah.

Langkah Menanam Bawang Putih

Cara Menanam Bawang Putih Sendiri Secara Benar dan Panen Melimpah

Bagi Anda yang penasaran, lanjutkan, mari kita lihat langkah-langkah menanam bawang putih berikut ini.

1. Tentukan Lokasi Menanam Bawang Putih yang Tepat

Anda tentu ingin mendapatkan hasil maksimal ketika bawang putih dipanen nanti, agar mendapat hasil maksimal, maka bawang putih harus dibudidayakan dan tumbuh di lingkungan yang sesuai dengan kondisi pertumbuhannya.

Beberapa faktor menentukan bagaimana tanaman bawang putih dapat tumbuh secara maksimal seperti faktor tanah dan iklim. Kondisi berikut harus dipenuhi di lokasi yang akan ditanami oleh bawang putih, termasuk:

  • Usahakan lokasi tempat menanam bawang putih dari tanah liat atau yang memiliki pasir ringan, karena hasilnya akan lebih baik dan maksimal dibandingkan ketika bawang putih ditanam dalam kondisi tanah liat, bawang putih juga membutuhkan tanah yang memiliki drainase atau sistem irigasi yang baik, lakukan jangan sampai tanaman bawang putih tergenang air.
  • Tanaman bawang putih sangat cocok ditanam di tanah yang subur dan gembur dan mengandung banyak bahan organik, seperti aluvial, regosol dan latosol
  • Bawang putih dapat ditanam di lokasi yang memiliki iklim kering dengan suhu 15 hingga 20 derajat Celcius dengan curah hujan 110 hingga 200 mm per bulan atau 800 hingga 2.000 per tahun. Untuk alasan ini bawang putih harus ditanam di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 700 hingga 1000 mdpl
  • Tanah di lokasi harus memiliki pH tanah mulai dari 5,5 hingga 7,5. PH yang tepat untuk bawang putih biasanya pada pH netral antara 6,5 ​​dan 7
Baca Juga :  Cara Menanam Buah Naga

2. Pengolahan Tanah yang Ditanami Bawang Putih

Selanjutnya, ketika Anda telah menentukan lokasi penanaman, maka Anda akan memproses lahan di atas tanah tersebut.

Pertama-tama Anda menyiapkan cangkul, cangkul ini berfungsi untuk melonggarkan tanah sehingga tanah menjadi subur, setelah proses tanah gembur, maka pada awal penanaman, Anda melakukan pemupukan menggunakan jenis pupuk kandang.

Setelah tanah dilonggarkan dengan cangkul, maka Anda melakukan pemeriksaan pH tanah, jika ketika Anda memeriksa tanah dan jumlah pH tanah di bawah 5, maka lebih baik bagi Anda untuk mengalsifikasi terlebih dahulu untuk meningkatkan tingkat pH tanah. .

Pengapuran dan pengolahan tanah dengan cangkul dapat dilakukan secara bersamaan. Untuk proses pengolahan tanah dapat dibuat gundukan tanah yang panjang sesuai dengan jumlah tanaman bawang yang akan ditanam dan memiliki luas 125 cm.

kemudian setelah semuanya siap dan selesai, maka Anda membuat lubang di gundukan yang akan diisi dengan biji bawang putih.

3. Pemilihan Bibit Tanaman Bawang Putih

Setelah Anda menyiapkan lokasi penanaman tanaman bawang putih, maka langkah selanjutnya Anda mengurutkan dan memilih benih yang berkualitas.

Pemilihan benih menjadi sangat penting jika benih yang Anda pilih tidak berkualitas, hasilnya pasti tidak akan optimal. Ketika Anda membeli biji bawang putih di pasaran, cobalah hanya memilih bawang putih organik, dan jangan memilih bawang non-organik yang telah disemprotkan dengan cairan kimia.

Berikut beberapa tips untuk Anda saat membeli biji bawang putih di pasaran, termasuk:

  • Setiap bawang putih akan tumbuh tunas dan nantinya akan menjadi tanaman bawang baru.
  • Pilih bawang putih yang segar dan memiliki ukuran besar. Tidak disarankan untuk membeli bawang putih yang sudah lembek dan lunak.
  • Jika ada bawang putih di dapur rumah Anda yang telah tumbuh tunas baru, maka bawang putih dapat digunakan sebagai benih baru untuk tanaman bawang putih.
Baca Juga :  Cara Menanam Bawang Merah

4. Proses Penanaman Bawang Putih

Untuk langkah keempat, kami akan memberi informasi mengenai proses penanaman pada tanaman bawang putih.

Ada beberapa cara menanam bawang putih, termasuk:

  1. Angkat siung dari kepala bawang putih segar. Metode ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi ketika mengupas cengkeh karena, jika tidak hati-hati, dapat merusak bagian bawah cengkeh, yang berguna sebagai dasar untuk menggugat tongkat pada cakram bawang putih. Jika Anda mengalami kerusakan pada pangkalan, bawang putih tidak akan menumbuhkan tunas.
  2. Tanam bawang putih menggugat yang memiliki ukuran lebih besar, jika Anda menanam bawang putih yang memiliki ukuran kecil, maka hasilnya akan sama kecilnya sesuai dengan ukuran bawang putih.
  3. Selanjutnya Anda menaruh serpihan bawang putih ke tanah yang telah dilubangi sekitar 5 cm dengan ujung siung bawang menghadap ke atas. Jangan lupa diberi jarak antara masing-masing. Lubang sekitar 20 cm.
  4. Langkah selanjutnya adalah Anda menutupi serpihan bawang putih yang telah ditanam sebelumnya dengan campuran jerami dari batang rumput atau gandum, daun kering, kompos, pupuk kandang atau serpihan rumput yang benar-benar kering.
  5. Setelah tertutup rapat, taburkan pupuk kimia atau kompos, karena tanaman bawang putih membutuhkan pupuk di masa tanam awal. Jika Anda menanam bawang putih di musim hujan, Anda memberi pupuk lagi di musim berikutnya.

5. Perawatan dan Pemeliharaan Tanaman Bawang Putih

Perawatan dan Pemeliharaan Tanaman Bawang Putih

Perawatan dan pemeliharaan yang bisa Anda lakukan ketika periode penanaman selesai adalah menyiangi gulma yang mengganggu area penanaman bawang putih.

Lihatlah penjelasan berikut tentang cara pemeliharaan dan merawat tanaman bawang putih, sebagai berikut:

  • Lakukan perawatan dan perbaikan gundukan setiap 20 hingga 30 hari.
  • Lakukan penyiraman secara teratur, karena bawang putih saat di awal penanaman harus tetap lembab untuk merangsang pertumbuhan akar. Namun, jangan sering disiram, karena itu hanya akan membuat tanaman bawang putih tumbuh buruk yang pada gilirannya membusuk dengan cepat.
  • Saat menyiangi gulma, Anda menyesuaikan dengan laju pertumbuhan tanaman gulma yang cepat. Hentikan penyiangan saat tanaman bawang putih telah memasuki fase generatif, karena dapat mengganggu proses pembentukan dan pembesaran umbi pada tanaman bawang putih.
  • Lakukan penyiraman seminggu sekali jika tidak hujan, sambil menyiram, perhatikan air yang jatuh, jangan membuat tanah tergenang air, karena bawang putih tidak menyukainya.
  • Saat cuaca dingin dan memasuki musim hujan, hindari penyiraman berlebih.
  • Kurangi penyiraman saat memasuki musim kemarau yang umumnya cuaca akan menghangat. Penting untuk diingat, bawang putih membutuhkan cuaca panas dan kering, sehingga dapat menghasilkan bawang putih yang dimasak.
Baca Juga :  Cara Menanam Tanaman Hidroponik

6. Memanen Bawang Putih

Pada saat panen, semua kegiatan untuk pemupukan, irigasi dan penyemprotan pestisida dihentikan sementara.

Berikut beberapa tips saat Anda ingin memanen bawang putih, sebagai berikut:

  • Ada tanda-tanda bahwa ketika tanaman bawang putih siap dipanen, ada perubahan warna daun dari hijau menjadi kuning dengan tingkat layu 35 hingga 60 persen.
  • Panen dilakukan dengan menarik tanaman dengan tangan ketika cuaca baik atau cerah.
  • Anda memanen umbi-umbian sebanyak 20 hingga 30 rumpun per tandan
  • Keringkan panen selama sekitar 15 hari sampai batang menjadi kering

Untuk mengeringkan umbi bawang putih dapat dilakukan dengan cara-cara berikut, sebagai berikut:

  • Anda mengeringkan umbi panen di bawah sinar matahari langsung.
  • Keringkan tanaman di rak berlapis dengan menggantungnya di rumah
  • Lakukan pengasapan dengan meletakkan bawang putih di loteng di dapur rumah Anda, karena nantinya panas dan asap yang berasal dari air yang sengaja dimasak dalam waktu lama akan menghasilkan asap dan uap yang akan diserap oleh bawang putih.
  • Setelah itu, simpan hasil panen

Itulah penjelasan tentang cara menanam tanaman bawang putih dengan hasil maksimal. Semoga metode di atas dapat diterapkan untuk Anda semua pemula yang ingin memulai peluang bisnis di dunia pertanian, terutama dalam hal menanam bawang putih.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Cara Menanam Bawang Putih Yang Benar Agar Hasil Panen Melimpah, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga: