Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-

Cara Menanam Kacang Hijau

4 min read

Cara Menanam Kacang Hijau – Kacang hijau (Vigna radiata) atau lebih populer disebut kacang hijau adalah jenis tanaman polongan (Fabaceae) yang dikenal luas tumbuh di daerah tropis.

Kacang hijau kaya akan manfaat bagi tubuh, yang mengandung sumber protein nabati yang tinggi, mengandung mineral termasuk kalsium dan fosfor yang dapat menguatkan tulang, rendah lemak sehingga makanan atau minuman yang terbuat dari kajang hijau tidak mudah bau

Oleh karena itu, kacang hijau menempati peringkat ketiga sebagai tanaman legum terpenting setelah kedelai dan kacang tanah. Budidaya kacang hijau banyak dilakukan di berbagai daerah di seluruh Indonesia mengingat tingginya permintaan pasar konsumen.

Kacang hijau dapat tumbuh di tanah dengan pH optimal 6,7, aerasi dan drainase yang baik, dan tekstur tanah liat. Tanah liat liat biasanya mengandung banyak bahan organik yang membuat tanah subur.

Ketika berbicara tentang iklim yang sesuai, kacang hijau dapat tumbuh di daerah dengan suhu 25-27 ° C dan kelembaban sekitar 50-89%. Bagi Anda yang ingin tahu cara menanam kacang hijau yang baik dan benar, di bawah ini kami akan memberikan tahapan lengkap. Harap perhatikan baik-baik.

Manfaat Kacang Hijau Pada Kesehatan

Cara Menanam Kacang Hijau Secara Baik Agar Hasil Panen Banyak

Berikut ini iyalah beberapa manfaat kacang hijau yang kami rangkum di bawah ini.

  • Mengurangi resiko kehamilan yang bermasalah

Folat yang terkandung dalam kacang hijau cukup tinggi. Karena itu kacang hijau dianggap baik untuk wanita yang merencanakan kehamilan atau sedang hamil.

Memberikan asam folat yang cukup selama kehamilan dapat memberikan perlindungan kepada bayi untuk menghindari kelahiran prematur, keguguran, berat lahir rendah, dan terlahir dengan kelainan saraf dan otak (cacat tabung saraf).

  • Melancarkan pencernaan dan mengurangi risiko penyakit jantung

Kacang hijau mengandung serat makanan dan pati yang baik untuk meningkatkan pencernaan, juga membantu menyediakan nutrisi bagi bakteri baik di saluran pencernaan.

Bahkan, riset lebih lanjut membuktikan jika kacang hijau berguna dalam membantu mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan tekanan darah serta diabetes. Ini diduga terkait dengan kandungan antioksidan dan nutrisi penting di dalamnya yang memiliki sifat antiinflamasi.

  • Membantu menjaga berat badan
Baca Juga :  Cara Membuat Peptisida Organik

Salah satu manfaat kacang hijau adalah dapat membantu mengendalikan nafsu makan sehingga dapat membantu menjaga berat badan. Semua ini tercapai karena kandungan serat dan protein kacang hijau membuat Anda kenyang lebih cepat dan lebih lama, sehingga diet Anda menjadi teratur dan Anda kehilangan berat badan berlebih.

  • Mengurangi kadar kolesterol

Manfaat lain dari kacang hijau adalah memiliki kandungan lemak rendah. Dalam 100 gram kacang hijau setidaknya ada 347 kalori energi dan 1,15 gram lemak.

Dengan kandungan lemak yang relatif rendah, dan pitosterol antioksidan dan serat yang tinggi, konsumsi kacang hijau secara teratur dapat membantu orang dengan kolesterol tinggi untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh secara alami.

  • Sumber karbohidrat dan serat yang baik untuk tubuh

Siapa bilang kita tidak butuh karbohidrat? Meski sering dihindari oleh orang yang sedang diet atau menurunkan berat badan, ternyata karbohidrat itu penting untuk kesehatan dan fungsi tubuh.

Kacang hijau adalah sumber karbohidrat yang baik karena mereka adalah karbohidrat kompleks yang lebih baik untuk kesehatan.

  • Mengurangi risiko osteoporosis

Kacang hijau adalah anggota keluarga kacang-kacangan dalam keluarga besar kacang-kacangan, yang mengandung magnesium dalam jumlah besar. Dalam 100 gram kacang hijau setidaknya ada 189 miligram magnesium yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah kekurangan magnesium.

Dengan mengonsumsi magnesium yang cukup, Anda dapat mengurangi risiko osteoporosis. Menurut penelitian, peningkatan asupan magnesium dari makanan atau suplemen dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang pascamenopause pada wanita dan orang tua.

Selain itu, magnesium juga dianggap mengurangi risiko diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, hipertensi, dan migrain. Murah, mudah ditemukan, dan bisa diolah menjadi beragam minuman dan makanan.

Manfaat berbagai kacang hijau berasal dari kandungan gizi penting yang ada di dalamnya. Oleh sebab itu, mulailah memasukkan kacang hijau ke dalam makanan sehari-hari Anda.

Persyaratan untuk Menumbuhkan Kacang Hijau

Persyaratan untuk Menumbuhkan Kacang Hijau

Sebelum masuk ke inti cara menanam kacang hijau, Anda harus terlebih dahulu tahu kondisi apa yang bisa Anda gunakan untuk menanam kacang hijau sehingga Anda juga bisa mendapatkan hasil yang optimal.

  • PH yang dibutuhkan kacang hijau untuk tumbuh adalah 5-6.
  • Jika tanahnya asam dengan pH di bawah 5, Anda bisa mengapur menggunakan dolomit dengan dosis 1 ton untuk 1 hektar lahan. Proses ini harus dilakukan 1 bulan sebelum tanam.
  • Kacang hijau dapat tumbuh di dataran rendah sekitar 500 meter di atas permukaan laut.
  • Kacang hijau dapat tumbuh dengan baik di negara tropis.
  • Anda juga bisa menggunakan bekas sawah, jadi setelah panen di pagi hari, Anda bisa menggunakan bekas sawah untuk menanam kacang hijau.
  • Tanaman kacang hijau seperti tanah gembur dan kaya nutrisi di tanah.
Baca Juga :  Cara Menanam Lidah Buaya

Setelah Anda memahami apa saja persyaratan untuk menanam kacang hijau, Anda sudah bisa memasuki tahap selanjutnya.

Langkah dan Cara Menanam Kacang Hijau

Bagi Anda yang penasaran dengan cara menanam kacang hijau, mari kita lihat langkah-langkah menanam kacang hijau berikut ini.

1. Siapkan Lahan Tanam

Tahap pertama dari langkah dalam budidaya kacang hijau adalah mempersiapkan lahan. Anda dapat melakukan ini dengan membajak atau menggali tanah. Setelah itu Anda bisa menambahkan pupuk yang berguna untuk meningkatkan nutrisi dalam tanah yang sangat dibutuhkan oleh tanaman kacang hijau.

Buat bedengan dengan lebar 1 meter dan tinggi sekitar 30-50cm, atau Anda juga bisa menyesuaikan kondisi lahan Anda saat ini. Jarak antar bedeng harus 2 meter sehingga air hujan bisa mengalir dengan lancar tanpa banjir di tengah tanah.

Setelah tempat tidur Anda selesai, buat lubang tanam 25 x 25cm atau 20x20cm. Buat lubang tanam dengan tiga mata, di mana lubang tanam yang digunakan untuk menanam benih memiliki kedalaman 4cm dan 2 lubang lainnya memiliki kedalaman 8-10 cm yang berguna untuk menambahkan pupuk.

2. Semai Benih

Langkah selanjutnya adalah menabur benih, langkah ini cukup penting terutama jika lahan yang Anda siapkan belum pernah menanam kacang hijau.

Langkah ini cukup mudah, yaitu dengan inokulasi. Biji kacang hijau yang akan digunakan dibasahi dengan air dan diangin-anginkan selama 4 jam sampai biji mulai berkecambah.

3. Menanam Benih Kacang Hijau

Setelah benih mulai berkecambah, Anda dapat mulai menanam ke dalam lubang yang Anda siapkan sebelumnya. Tambahkan 2 biji kacang hijau di setiap lubang. Pastikan biji kacang hijau yang Anda masukkan telah berkecambah dan dalam kondisi baik.

Di 2 lubang lainnya, Anda bisa menutupinya dengan tanah tipis sampai rata. Tujuan membuat lubang ini adalah untuk memudahkan Anda saat melakukan pemupukan.

Baca Juga :  Cara Budidaya Terong Ungu

4. Siram

Menyirami biji cukup penting sehingga tanaman kacang hijau bisa mendapatkan nutrisi yang cukup. Jika tanah tempat Anda menanam lembab, Anda bisa menyiramnya sekali sehari.

Namun, jika tanah tempat Anda menanam cukup kering, Anda bisa melakukan penyiraman di pagi dan sore hari untuk memastikan tanaman kacang hijau mendapatkan asupan air yang cukup.

5. Lakukan Penyulaman

Ketika kacang hijau memasuki masa tanam 15-20 hari, maka Anda harus melakukan penanaman kembali. Anda harus menyortir tanaman kacang hijau mana yang tidak tumbuh sempurna dan segera menggantinya dengan biji baru sehingga saat panen semua tanaman bisa tumbuh merata.

6. Lakukan Penyiangan

Gulma dan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman akan mengganggu pertumbuhan kacang hijau, karena akan menyerap semua nutrisi yang dibutuhkan kacang hijau untuk tumbuh dengan baik. Lakukan proses penyiangan ini dari tanaman berumur 15-30 hari.

7. Berikan Pupuk

Pupuk dibutuhkan untuk tanaman kacang hijau agar pertumbuhannya tetap terjaga. Pada saat ini Anda dapat melakukan ini bersama-sama dengan menanam benih atau ketika tanaman akan berbunga, biasanya 1 bulan setelah tanam.

Dosis pupuk yang diberikan adalah:

  • Urea 50kg untuk setiap 1 hektar lahan.
  • TSP 100kg untuk setiap 1 hektar lahan.
  • KCL 50kg untuk setiap 1 hektar lahan.

8. Panen

Kacang hijau biasanya memasuki masa panen setelah 60 hingga 80 hari setelah tanam. Karakteristik tanaman kacang hijau yang siap panen adalah polong denngan yang mulai mengering dan mudah pecah.

Anda dapat memanen setiap hari, setelah Anda memilih polong, lakukan pengeringan sampai polong menguning sehingga biji kacang hijau dapat dilepaskan dengan mudah dari polong.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang cara menanam kacang hijau yang benar agar dapat membasmi hama tanaman, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-
SELAMAT DATANG
Semangat Belajar Generasi Milenial, Patuhi Protokol Kesehatan dan Semoga Artikel Bermanfaat, Untuk Kerjasama, Kritik, dan Saran Silahkan Dapat Melalui Kontak Kami