Yolanda Medya Saputra Selagi masih ada kopi, berarti masih ada harapan!!!

Cara Menanam Pohon Kurma

2 min read

Cara Menanam Pohon Kurma – Jika Anda hidup di iklim panas, tanggal penyemaian dan penanaman bisa menjadi proyek yang menyenangkan. Biji kurma akan tumbuh menjadi pohon yang bisa ditanam di kebun, pekarangan, atau taman.

Yang tersisa hanyalah mengumpulkan dan mencuci benih dari beberapa kurma medjool, lalu biarkan mereka berkecambah selama beberapa bulan. Setelah menumbuhkan tunas, Anda bisa menanamnya dalam pot berisi tanah.

Siram dengan baik dan biarkan tanaman terkena sinar matahari sebanyak mungkin. Kurma kurma tumbuh perlahan. Jadi, Anda harus menunggu sekitar 4 tahun untuk kurma tumbuh hingga ukuran dewasa. Namun, proses penanamannya mudah.

Langkah dan Cara Menanam Pohon Kurma

Cara Menanam Pohon Kurma di Iklim Indonesia Agar Cepat Berbuah

Bagi Anda yang penasaran dengan cara menanam pohon kurma, mari kita lihat langkah-langkah menanam pohon kurma berikut ini.

1. Siapkan Bibit Pohon Kurma

Tanggal berkembang biak adalah melalui proses generatif, jadi yang harus Anda lakukan adalah membuat kecambah dari biji. Biji kurma bisa Anda dapatkan dengan membeli dari petani kurma, atau dapat mengumpulkannya sendiri dari kurma yang telah Anda konsumsi.

Namun sebelumnya Anda harus tahu terlebih dahulu jenis-jenis varietas kurma unggul yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran, seperti kurma Ajwa, kurma khalas, deglet nour, khenaizi, zahidi, medjool dan khadrawi.

Sedangkan Kurok sokari, silaj, bahri dan sekki adalah jenis yang umum ditemukan di Indonesia (harga jualnya relatif murah). Untuk bisa mendapatkan biji dari biji yang baik, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Bersihkan benih dari sisa-sisa daging buah untuk meningkatkan peluang keberhasilan kecambah.
  • Anda dapat menggunakan pasir halus untuk melakukan pembersihan pada tahap ini.
  • Pisahkan biji kurma dari tanggal yang Anda beli di pasar. Tetapi Anda harus menyiapkannya dalam jumlah banyak, karena sebagian besar biji jantan itu adalah calon kurma.
  • Jika kurma adalah satu kotak, buatlah pohon kurma. Dengan begitu, peluang mendapatkan benih betina akan semakin besar.
  • Setelah kurma benar-benar bersih, lakukan perendaman menggunakan growth regulator (ZPT).
  • Gunakan air bersih yang bebas dari zat berbahaya seperti klorin. Pergantian air harus dilakukan setiap 24 jam.
Baca Juga :  Cara Budidaya Bebek Petelur

2. Mulai proses pengecambahan

Pada tahap ini Anda bisa menanamnya langsung di media tanam, atau Anda juga bisa menggunakan media tisu basah. Untuk mendapatkan daya kecambah yang baik, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:

Jika penyemaian melalui media tisu basah

  • Siapkan tisu basah yang akan digunakan sebagai media.
  • Siapkan wadah bersih untuk menempatkan media.
  • Tempatkan kurma pada media tisu basah, dan selalu periksa kelembapan tisu.
  • Jika kelembaban jaringan mulai berkurang, tambahkan air agar kelembaban tetap terjaga.
  • Dalam 14 hari biasanya tunas sudah mulai tumbuh.

Jika penyemaian langsung di media tanam

  • Gunakan campuran pasir, kompos dan cocopeat dalam perbandingan 2: 1: 1.
  • Tempatkan kurma langsung di media tanam.
  • Dalam 14 hari biasanya tunas sudah mulai tumbuh.

3. Pemeliharaan Tanaman Kurma

Jika Anda berkembang biak melalui media tisu basah, pindahkan bibit ke media tanam setelah 14 hari di mana pucuk dan akarnya telah mencapai pertumbuhan 5-10cm.

Jika Anda menanam langsung ke media tanam, Anda bisa menunggu hingga setinggi 20-30 cm untuk kemudian ditransfer ke media tanam yang lebih besar. Tempatkan tanaman kurma yang sudah mulai berkembang di luar ruangan sehingga dapat beradaptasi dengan iklim di sekitarnya.

Kurma dapat ditempatkan di tempat teduh untuk menjaga mereka aman dari gangguan angin, tetapi pastikan mereka memiliki sinar matahari yang cukup dan memiliki kelembaban yang baik.

Jangan lupa untuk menyiram tanaman kurma secara teratur sehingga tanaman kurma dapat berkembang dengan baik.

4. Pindahkan Kurma ke Tanah

Tahap selanjutnya adalah tahap penanaman tanggal, pada tahap ini Anda harus benar-benar memastikan bahwa tanaman kurma benar-benar cukup besar dan dapat dipindahkan ke tanah.

Baca Juga :  Cara Menanam Daun Bawang di Polybag

Karena jika terlalu dini, tanaman kurma akan mati saat transplantasi. Berikan ruang yang cukup di antara tanaman sehingga mereka tidak memperebutkan zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan.

Kemudian Anda bisa membuat lubang dengan ukuran 50-60cm dengan jarak antara 5-6 meter. Diamkan lubang yang telah Anda buat selama 2 hingga 3 hari sebelum menambahkan campuran pupuk. Sekarang setelah pupuk ini ditambahkan, maka bibit kurma dapat dihapus.

5. Merawat kurma

Pemeliharaan pohon kurma tidak terlalu sulit, yang perlu Anda lakukan adalah menyiram secara rutin dan juga dapat melakukan pemupukan berikutnya sampai tanaman kurma menjadi pohon dewasa.

Maka Anda hanya harus menunggu proses penyerbukan, di mana angin dan serangga memainkan peran penting dalam perkawinan silang yang akan menghasilkan kurma.

6. Panen

Langkah dan Cara Menanam Pohon Kurma

Perbedaan antara kurma jantan dan betina adalah pada bunga. Pada kurma betina, bunganya akan berbentuk seperti bunga pohon kelapa. Pada pohon-pohon palem jantan, bunga akan berwarna putih dan berukuran lebih kecil, dan mengandung pati.

Dalam proses pembuahan ini, Anda harus benar-benar memperhatikan gangguan yang terjadi seperti lalat dan burung. Terus lakukan pemupukan, dan buang kurma yang tampaknya tidak berkembang, sehingga pertumbuhan buah lain bisa lebih optimal.

Untuk mencegah agar kurma tidak mengganggu, lakukan pengemasan agar buah dapat berkembang sempurna tanpa gangguan sampai waktu panen tiba.

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk menanam kurma di Indonesia yang notabene jauh dari habitat aslinya. Yang dibutuhkan adalah ketepatan dalam menanam sehingga dapat berkembang secara optimal

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang cara menanam pohon kurma yang benar agar hasil panen melimpah, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Baca Juga :  Cara Budidaya Kopi Liberika

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Selagi masih ada kopi, berarti masih ada harapan!!!