Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-

Cara Ternak Ayam Potong

3 min read

Cara Ternak Ayam Potong – Ayam pedaging atau potong ayam atau disebut juga ayam broiler di era modern sekarang adalah ayam yang diambil dari daging olahan. Dari tahun ke tahun kebutuhan akan daging ayam terus meningkat.

Karena itu sangat penting bagi peternak broiler pemula untuk mengetahui cara merawat ayam broiler dan berkualitas baik sehingga layak untuk dijual dan dikonsumsi.

Meski menggoda, beternak ayam tidak semudah yang dibayangkan karena ayam memiliki ciri-ciri yang digolongkan sebagai hewan manja sehingga cukup sulit untuk membiakkan lokasi.

Ayam pedaging (ayam pedaging) lebih rentan terhadap penyakit daripada ayam asli membuat kesalahan teknis dalam budidaya bisa berakibat fatal karena banyak ayam mati, hasil jauh dari harapan sehingga mereka mendapatkan kerugian tinggi.

Ayam Ras

Cara Ternak Ayam Potong Yang Baik Agar Sehat, Besar, Banyak dan Sukses

Ayam ras murni ini adalah jenis ayam boiler yang benihnya diimpor dari luar seperti dari Inggris dan Amerika. Ayam ras murni ini akan lebih berisik jika dibandingkan dengan jenis ayam kampung.

Ayam pedaging sendiri terdiri dari 3 jenis, yaitu ayam jantan, ayam jantan dan ayam pedaging. Ayam boiler atau ayam ras sengaja dibudidayakan untuk mendapatkan daging, seperti cara budidaya puyuh yang akan diambil oleh daging dan telur.

Karena jenis beoiler atau ayam ras ini hanya dirancang untuk pengumpulan daging, ukuran bokong akan jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran payudara dan ini merupakan salah satu kebalikan dari bertelur.

Ketika berat ayam pedaging telah mencapai 900 hingga 1000 gram biasanya akan dipanen, biasanya akan memakan waktu sekitar 30 hingga 32 hari.

Perbedaan Ayam Potong dan Ayam Kampung

  • Warna

Jika Anda ingin memilih jenis daging ayam, Anda juga dapat melihat lebih detail warna dagingnya. Biasanya daging ayam kampung cenderung lebih gelap daripada daging ayam broiler yang lebih mengkilap.

Baca Juga :  Cara Budidaya Ikan Guppy

Perbedaan warna kedua jenis daging ayam ini dipengaruhi oleh faktor makanan, metode, dan lama hidup.

  • Ukuran

Ukuran daging ayam asli biasanya lebih kecil dari ayam pedaging yang memiliki daging lebih tebal dan lebih tebal. Ukuran daging dipengaruhi oleh faktor pakan ternak, di mana ayam broiler diberi makanan yang banyak mengandung berbagai vitamin dan nutrisi.

Pada bagian dada ayam asli, Anda juga akan melihat beberapa tulang yang menonjol ke permukaan. Ini karena ayam asli mempunyai lemak yang jauh lebih sedikit. Sedangkan ayam potong mempunyai dada yang lebih besar atau gemuk.

  • Harga

Jika Anda pergi ke pasar atau supermarket, Anda pasti akan melihat perbedaan harga yang mencolok dari daging ayam kampung dan ayam broiler. Dasarnya daging ayam kampung harganya lebih mahal, karena mengembangbiakan ayam kampung memakan waktu yang cukup lama, yaitu kurang lebih 6 bulan.

Sementara ayam broiler lebih murah. Hal ini disebabkan waktu pembibitan ayam broiler sangat cepat, hanya sekitar 1 bulan. Begitu banyak peternak ayam yang lebih fokus membiakkan ayam broiler.

  • Tekstur

Tekstur daging ayam dan ayam broiler juga berbeda. Ayam kampung memiliki tekstur lebih gemuk, sedangkan ayam broiler lebih empuk. Jadi ketika Anda memasak daging ayam asli, itu akan memakan waktu lebih lama. Tapi Anda juga dapat memakai beberapa cara agar daging ayam bisa empuk dengan cepat, contohnya dimasak menggunakan pressure cooker.

  • Kulit

Ayo, siapa yang suka makan kulit ayam? Dari kulit ayam ini ternyata Anda juga bisa mengetahui perbedaan antara ayam asli dan ayam broiler. Umumnya, kulit ayam asli kenyal dan tidak mudah robek saat Anda menyentuhnya.

Sedangkan kulit ayam broiler akan lebih mudah sobek dan lebih licin karena mengandung banyak lemak. Tidak hanya itu, sekitar ayam broiler biasanya memiliki banyak timbunan lemak.

Baca Juga :  Cara Berternak Burung Kenari

Nah ada beberapa cara beternak ayam broiler yang perlu diperhatikan untuk pemula, sebagai berikut:

Langkah dan Cara Ternak Ayam Potong

Perbedaan Ayam Potong dan Ayam Kampung

Bagi Anda yang penasaran dengan cara berternak ayam potong, mari kita lihat langkah-langkah cara berternak ayam potong berikut ini.

1. Pemilihan Lokasi Kandang

Kandang adalah fasilitas yang harus dilengkapi ketika Anda beternak broiler. Lokasi yang ideal adalah lokasi yang mudah diakses dengan transportasi, jauh dari pemukiman, tidak berisik, biasanya arah kandang harus menghadap ke timur dan dekat dengan sumber air.

Di dalam kandang harus mendapatkan suhu ideal agar suhunya akan disamakan dengan umur ternak. Ada 2 jenis kandang yang dimiliki oleh kandang ayam boiler, yaitu serasah atau tanpa panggung dan berbentuk panggung.

Kandang yang bertipe panggung tidak akan kotor, tidak perlu alas dan efisien karena kotoran akan jatuh. Namun tentu saja biaya yang dibutuhkan untuk membuat kandang akan lebih mahal.

Sedangkan jenis tanpa panggung atau serasah adalah jenis kandang yang lebih mudah dibangun dan lebih banyak digunakan.

2. Pemilihan Benih

Dalam memilih ayam broiler atau boiler, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Bibit harus aktif, sehat dan tidak mengalami cacat atau penyakit
  • Memiliki tubuh bulat atau gemuk.
  • Kulit biji tidak terlihat kusam, sehat dan berkilau.
  • Daerah di sekitar anus tidak kotor, mata tajam dan hidungnya juga bersih.

3. Memberi makan

Seperti ketika Anda belajar cara menanam Conure, Anda harus memahami dan memahami cara memberi makan dan menyediakan pakan yang baik untuk ayam pedaging. Nutrisi ayam pedaging harus dipenuhi agar ayam bisa mendapatkan pertumbuhan maksimal.

Sistem yang digunakan dalam pemberian pakan pedaging adalah adlibitum, yaitu makanan yang selalu tersedia dan tanpa batas. Sedangkan untuk jenis pakannya sendiri biasanya berupa pelet, remuk (broken grain) dan tepung bentuk.

4. Metode Perawatan

Ada beberapa rangkaian proses yang harus dilakukan sebelum mendapatkan panen dari metode budidaya ayam pedaging ini, yaitu:

  • Pada minggu pertama, 7 hari pertama, ayam pedaging harus dimasukkan ke dalam inkubator atau menggunakan induk. Segera sediakan makanan dan minum air hangat. Biasanya pakan yang diberikan adalah jenis remah atau butiran.
  • Pada minggu kedua, suhu dalam pemanas dapat dikurangi dan pakan masih menggunakan remah.
  • Pada hari ke 15 atau minggu ketiga, ayam pedaging tidak lagi membutuhkan pemanas.
  • Hari ke 22 atau minggu keempat bulu ayam sudah mulai tumbuh dan kebutuhan pakan sudah dua kali lipat dari sebelumnya.
  • Pada minggu kelima kandang telah dibersihkan secara teratur karena telah menghasilkan banyak kotoran.
Baca Juga :  Cara Budidaya Ikan Louhan

5. Panen

Proses panen dilakukan secara sistematis di mana penangkapan dilakukan dalam tahap di mana isolasi dilakukan. Tangkap ayam yang akan dipanen lebih awal, jangan tangkap keseluruhannya pada saat bersamaan karena mereka akan lemas.

Hindari memukul atau menumpuk ayam di sudut kandang sehingga tidak banyak ayam mati. Metode penangkapan adalah sebagai berikut:

  • Pegang kaki ayam dengan lembut, lalu pegang di dada dan angkat ayam. Jangan pegang ayam dengan menarik salah satu sayapnya karena ayam akan memberontak.
  • Ikat kedua ketukan kaki ayam ketika tertangkap, catat beratnya ketika mereka hidup karena ayam pedaging biasanya dijual per berat ketika mereka masih hidup.

6. Cuci dan Sanitasi Hama Kandang

Kalsifikasi dinding dan lantai kandang untuk sanitasi setelah panen. Agar kuman bisa mati maka Anda harus menyemprotkan formalin. Amankan kandang sebelum Anda memasukkan benih baru selama 10 hari.

Ayam pedaging adalah jenis ayam yang cukup sering dibudidayakan dan termasuk tingkat minat yang tinggi.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Cara Ternak Ayam Potong yang benar agar ayam besar, sehat, banyak dan dapat terjual dengan harga yang tinggi.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-