Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Daur Hidup Ayam

2 min read

Daur Hidup Ayam – Ayam atau dengan nama Latin yakni Gallus Domesticus ialah burung yang biasanya dipelihara dengan manusia, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi untuk sumber protein bagi dalam tubuh.

Ayam adalah jenis hewan miliki kelompok unggas. Teramsuk hewan yang dapat berkembang biak dengan cara bertelur, merupakan salah satu dari sedikit hewan yang dapat dibudidayakan di dalam dataran rendah.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menyampaikan mengenai bagaimanakah cara daur hidup hewan ayam? Dan bagaimanakah fase-fasenya? Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Ayam ?

Ayam Kampung merupakan untuk ayam domestik yang tidak dipelihara dalam dalam produksi massal dengan cara komersial dan tidak dapat berasal dari sebuah garis atau breed yang dapat diproduksi sebagai sebuah tujuan yang komersial.

Ayam kampung tidak punyai sebuah istilah “ayam petelur” atau ayam pedaging. Ini karena adanya hewan ayam yang bertelur untuk bangsa sejenis unggas dapat bertelur dan pada umumnya mempunyai daging.

Nama ilmiah sebagai ayam asli ialah Gallus Domesticus. Dalam sebuah aktivitas dalam peternakan ayam domestik sudah ada era jaman dahulu. Ayam kampung adalah spesies unggas yang paling populer di kalangan masyarakat dan dapat ditemukan di seluruh kepulauan. Ayam lokal tidak asing dengan masyarakat Indonesia.

Daur Hidup Ayam

Siklus hidup adalah adanya sebuah proses siklus hidup biatide dari tahap suatu telur sampai kelahiran hingga dewasa, ketika ia berpasangan dan menghasilkan generasi berikutnya sehingga siklus itu berulang.

Daur-Hidup-Ayam

Terdapat beberapa fase atau tahapan dalam daur ulang terhadap ayam, diantaranya ialah sebagai berikut:

Baca Juga :  Pengertian Kromosom

1. Telur atau Zigot

Telur ayam samaerupakan mirip dengan kelompok reptil yakni secara umumnya, telur merupan wadah atau tempat organik yang dapat mengandung zigot di mana embrio dapat berkembang hingga dapat bertahan hidup sendiri, dan kemudian menetas ketika mencapai waktu yang telah ditentukan setelah melewati proses inkubasi.

Secara umum, proses atau masa inkubasi telur ayam memakan waktu 21 hari. Tentu saja, biasanya menggunakan sebuah metode inkubasi konvensional (diinkubasi dengan induk ayam) saat menggunakan intervensi karena manusia menggunakan sebuah metode yang jenisnya inkubator.

2. Anak Ayam

Setelah fase telur ayam sudah menetas, yakni ayam tersebut membutuhkan sebuah tempat dengan suhu yang dapat menahan panasnya. Karena itu, saat ini tidak sulit saat menemukan pemanas buatan dari ayam. Adanya sebush perkembangan anak ayam yang baru saja menetas dan dapat dikenali sejak umur 3 hari.

Pada anak ayam jantan, bulu biasanya cenderung sangat lebih lambat dari pada anak ayam betina. Kutu berusia 3 hingga 5 hari biasanya memiliki bentuk bulu yang terlihat seperti jarum kasar.

3. Ayam Dewasa

Setelah ayam dewasa telah melewati fase anak ayam, biasanya memasuki sebuah tahapan atau fase dalam reproduksi awal hidupnya. Pada umumnya, induk ayam memulai pembuahan dan mempunyai cukup telur dalam tubuh pada usia kira-kira dalam 7 hingga 8 bulan.

Karakteristik ayam dewasa yang begitu sangat sehat yakni akan terlihat jelas di dalam bola mata yang menjulur menjadi kaki dan jari kaki yang bersih dan kering, serta pada permukaan bulu yang beracahaya dan mengkilap.

Proses-Daur-Hidup-Ayam

Cara Berkembang Biak Ayam

Dalam adanya sebuah perkembang biakan terhadap hewan ayam biasanya dapat dimulai dengan adanya sebuah pembuahan, di mana hasil dari kebetulan sel telur dan sel sperma akan membentuk sebuah zigot, yang kemudian akan berubah dengan menjadi sebuah telur. Hasil dalam pertemuan ini yakni dapat disimpan di dalam tubuh induk sang betina.

Baca Juga :  Simbiosis Komensalisme

Zigot, yakni dapat disimpan dan diproduksi dalam bentuk tubuh dalam sebuah induk betina, kemudian akan menjadi sebuah embrio dan dalam akhirnya ditutupi dengan cangkang, kemudian sekarang disebut telur. Prosesnya bisa memakan waktu antara 24 dan 26 jam.

Ketika ayam bertelur, mereka dapat bertelur atau dapat mengambil telur setiap hari selama mereka masih mempunyai sebuah telur di dalam tubuhnya. Setelah telur keluar, ia diinkubasi dengan selama sekitar 20 hari sebelum ayam akhirnya menetas dan menjadi sebuah individu yang baru. Biasanya dalam hewan ini, mempunyai hingga 8 sampai 10 telur dan mereka semua mempunyai suatu peluang besar yakni sebagai meretas.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Daur Hidup Ayam, beserta cara berkembang biak terhadap hewan ayam. Semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda.

Ika Evitasari
Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru