Daur Hidup Lalat

2 min read

Daur Hidup Lalat – Serangga ini terdapat dalam urutan klasifikasi dari kelas serangga berdasarkan sayap, yang mempunyai sifat yang menggunakan satu pasangan dalam sayap.

Lalat, merupakan serangga yang mengalami suatu metamorfosis sempurna dalam siklus hidupnya. Kesamaan yang paling jelas dari lalat dengan serangga lain.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan mengenai daur hidup terhadap hewan lalat. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak penjelasan nya sebagai berikut.

Apa itu Lalat ?

Lalat merupakan sebuah binatang yang termasuk dalam jenis serangga. Dalam adanya sebuah perbedaan yang paling jelas antara lalat dan spesies serangga yang lainnya adalah lalat di Metatorax mempunyai sebuah sepasang sayap terbang dan sepasang dumbel yang berasal dari sayap belakang.

Seperti serangga lain yang telah mengalami adanya sebuah metamorfosis, lalat juga mengalami metamorfosis dalam kehidupan mereka. Lalat adalah hewan yang menularkan semua penyakit karena lalat suka menetap di tempat yang kotor dan kemudian turun pada benda atau makanan.

Tentu saja, ketika benda-benda dan makanan diserang oleh lalat, ia terkontaminasi dengan kotoran yang dapat menyebabkan virus (penyakit) pada lalat. Jadi, jika akan memperhatikan dalam suatu kebersihan, rumah tersebut secara alami terlindung dari semua penyakit oleh lalat.

Daur Hidup Lalat

Daur-Hidup-Lalat

Terdapat beberapa metamorfosis atau daur hidup terhadap hewan lalat yang akan dijelaskan secara lengkap sebagai berikut:

1. Telur

Dalam sebuah fase pertama metamorfosis terhadap hewan lalat ialah telur. Dalam sebuah tahap ini, telur yakni dapat dihasilkan dari adanya sebuah proses kawin antara lalat jantan dan betina. Bisa jadi telur jika terdapat pada sebuah proses pembuahan dengan sperma yang dapat berhasil.

Baca Juga :  Pengertian Hewan Ovovivipar

Jika mereka sudah kawin, tetapi dalam sebuah sel sperma tidak membuahi dalam sebuah sel ovarium betina, tidak ada sel telur yang bisa terbentuk. Telur dalam hewan lalat secara umum, yakni dapat ditempatkan dengan cara berkelompok dengan si betina, biasanya dalam tempat-tempat kotor misalnya terhadap sampah, kotoran manusia atau bangkai hewan.

2. Larva

Setelah sebuah telur terhadap hewan lalat akan menetas, larva keluar atau atau dapat disebut sebagai Siggat. Dalam bentuknya, yakni sangat begitu menjijikkan dan dalam memakan banyak kotoran yang ada dalam sekitarnya. Bahkan larva ini tumbuh serta akan mengalami dengan beberapa perubahan terhadap kulit (Instar). Seiring dengan waktu, tubuh larva tumbuh lebih besar dan lebih keras.

3. Fase Pupa

Setelah tahap terakhir dari larva, fase dalam selanjutnya ialah akan menjadi sebuah pupa. Dia akan menemukan perlindungan yakni untuk bermeditasi dan melalui dalam fase pupa.

Tempat-tempat yang biasanya dipilihnya adalah tempat-tempat gelap dan terlindung dari sinar matahari langsung. Larva yang menjadi lunak pada fase ini menjadi keras dan berwarna coklat. Struktur dalam tubuhnya yakni dapat berubah seperti kepompong atau kokon.

4. Imago (Lalat Dewasa)

Setelah melewati dalam sebuah fase pupa, yakni dalam proses akhir metamorfosis terhadap lalat ialah imago atau lalat dewasa. Lalat dewasa yang telah berhasil keluar dari kerudung pupa yakni akan terbang bolak-balik untuk mencari sebuah makanan. Makanan biasanya terdiri dari zat-zat organik yang terurai dan biasanya akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Cara Berkembang

Metamorfosis terhadap hewan lalat dimulai dengan adanya sebuah tahap dalam pembuahan telur. Lalat yakni mempunyai sebuah tingkat dalam adanya reproduksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan serangga lain. Selain itu tingkat produksinya serta lebih banyak dari berbagai jenis serangga yang lain.

Baca Juga :  Siklus Hidup Capung

Ini karena adanya sebuah kemampuan mereka untuk kawin dengan sangat efisien dan menjadi sangat efektif selama musim kawin. Setelah dalam sebuah proses dalam pembuahan, yakni pada induk terhadap lalat, akan bertelur. Biasanya ia akan membawa dalam telur ke dalam sebuah sumber makanan seperti bangkai hewan bahkan buah-buahan yang hampir busuk.

Dalam adanya sebuah penetasan terhadap larva, yakni akan terjadi pada titik di mana induk bertelur. Larva dalam sebuah hewan lalat, yakni dapat disebut sebagai belatung. Dalam sebuah tahap ini, larva muda tidak berhenti untuk makan dan bersiap untuk fase metamorfosis berikutnya, yakni postembrionik.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Daur Hidup Lalat. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.

Siklus Hidup Capung

Ika Evitasari
2 min read

Metamorfosis Lebah

Ika Evitasari
2 min read

Metamorfosis Kumbang

Ika Evitasari
2 min read