Daur Hidup Nyamuk

2 min read

Daur Hidup Nyamuk – Nyamuk merupakan salah satu dari berbagai spesies serangga dari sebuah kerajaan Animalia, yang termasuk dalam kelas serangga dan terdaftar dalam urutan lautan dengan Culicidae.

Nyamuk yakni telah melewati empat fase siklus hidup, rantai menyerupai siklus. Setiap tahap dalam suatu perkembangan nyamuk dapat menunjukkan perubahan tertentu.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menyampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai daur hidup terhadap nyamuk. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak penjelasan nya sebagai berikut.

Apa itu Nyamuk ?

Nyamuk merupakan salah satu dari berbagai spesies dalam suatu serangga dari kerajaan Animalia, atau dapat disebut kerajaan filum arthropoda, yang termasuk dalam kelas serangga dan diberi label Culicidae. Menurut penelitian, spesies nyamuk sampai sekarang yakni telah mencapai 2.700 spesies di seluruh dunia.

Bentuk nyamuknya panjang dan mempunyai sebuah sayap, moncong panjang beserta kaki panjang. Ukuran dalam biasanya tidak samapai 15 cm. Mosquito yakni berasal dalam bahasa Spanyol dan berarti lalat kecil, yakni karena hampir seperti lalat.

Hal pertama yang perlu dijelaskan adalah adanya sebuah proses kawin dengan nyamuk. Proses kawin yakni dapat dimulai dengan tanda nyamuk jantan di sarang, diikuti dengan sebuah nyamuk yang berjenis betina. Jika sang betina telah datang dari sarang sebagai mengisap darah, nyamuk jantan akan menikahi nyamuk yang berjenis betina.

Nyamuk betina yakni kawin hanya sekali seumur hidup. Siklus hidup terhadap nyamuk begitu sangat bergantung dalam adanya suatu ketersediaan air. Jika tidak ada air, yakni nyamuk akan mati karena nyamuk bertelur di genangan air setelah proses kawin.

Baca Juga :  Hewan Omnivora
Daur-Hidup-Nyamuk

Daur Hidup Nyamuk

Terdapat beberapa tahapan terhadap daur hidup nyamuk yang akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Telur

Siklus hidup terhadap nyamuk yakni sangat mudah untuk dikenali, dalam fase nyamuk mempunyai sebuah karakteristiknya sendiri. Terutama dalam hal bentuk tubuh, setiap tahap mempunyai sebuah bentuk yang sangat berbeda. Fase pertama dari siklus hidup nyamuk ialah dalam tahapan telur.

Nyamuk biasanya dapat bertelur di dalam air terbuka dan bersih. Telur nyamuk berenang di dalam permukaan air. Telur biasanya akan menempel pada kelompok atau berdiri sendiri. Sebagian besar dalam telur menetas yang berbentuk larva setelah dalam waktu sekitar 48 jam.

2. Larva

Fase dalam kedua terhadap suatu siklus hidup nyamuk ialah larva. Larva mempunyai habitat yang berada didalam air, tetapi seiring waktu mereka naik ke permukaan air sebagai mengatur napas. Beberapa spesies larva terhadap nyamuk menempel terhadap tanaman yakni sebagai menyerap oksigen.

Larva dengan berjenis nyamuk yakni dapat membuang kulit mereka dalam empat kali. Larva bertambah besar. Memberi makan larva nyamuk adalah mikroorganisme kecil yang ada di dalam air. Ketika telah melewati sekitar 4 kali kulit pengganti, larva akan berubah menjadi sebuah pupa.

3. Pupa

Setelah memasuki dalam sebuah tahap terhadap larva, fase selanjutnya dari siklus hidup nyamuk adalah tahap pupa. fase atau tahap ini, adalah fase istirahat dari siklus hidup nyamuk. Pada tahap ini, pupa nyamuk tidak dapat membutuhkan sebuah makanan sama sekali.

Ternyata pupa tersebut tidak berhenti dalam tahap ini saja. Bergerak ke arah sumber cahaya. Bergerak dengan ekornya untuk melindungi bagian bawah sumber cahaya.

Fase kepompong pada nyamuk sangat mirip dengan proses metamorfosis pada kupu-kupu. Bagi banyak spesies nyamuk Culex di benua Amerika Selatan, dalam sebuah fase terhadap kepompong yakni dapat berlangsung selama dua hari saat akan memasuki suatu musim panas.

Baca Juga :  Pengertian Dinding Sel

4. Nyamuk Dewasa

Setelah memasuki fase kepompong atau kepompong, fase berikutnya adalah nyamuk dewasa. Ketika pertumbuhan nyamuk dalam kepompong sempurna, nyamuk keluar dari kepompong dan memasuki fase nyamuk dewasa.

Dalam suatu nyamuk yang sudah dewasa, yakni dilakukan sementara di permukaan air dan mengeringkan terhadap tubuh dan dapat memperkuat bagian tubuh yang baru membentuk. Sayap nyamuk mengering dan melebar sebelum mereka bisa terbang. Pada awal fase ini, nyamuk tidak membutuhkan suatu darah untuk dimakan.

Cara berkembang Biak Nyamuk

Nyamuk dengan jenis betina yakni dapat bertelur di air atau di tempat lembab yang cocok untuk jenis nyamuk itu sendiri. Terdapat beberapa dalam sebuah jenis nyamuk yang dapat menyukai kadar air, tetapi terdapat beberapa yang menyukai tempat yang telah terkena sinar matahari secara langsung.

Terdapat beberapa spesies nyamuk yang dapat bertelur di air payau. Terdapat sebuah jenis nyamuk yang hidup di air kotor, tetapi ada juga nyamuk yang lebih suka air bersih. Karena spesies dan habitatnya yang berbeda, diperlukan metode yang berbeda untuk menghilangkan sarang nyamuk atau sebuah tempat dengan banyak nyamuk.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Daur Hidup Nyamuk. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.

Daur Hidup Katak

Ika Evitasari
2 min read

Daur Hidup Belalang

Ika Evitasari
2 min read

Daur Hidup Lalat

Ika Evitasari
2 min read