Fungsi Daun Pada Tumbuhan

3 min read

Fungsi Daun Pada Tumbuhan – Pada dasarnya fungsi utama terhadap daun pada tanaman tersebut ialah sifatnya sama, yaitu pabrik pengolahan makanan. Fotosintesis merupakan proses pengolahan makanan pada zat daun. Fotosintesis membutuhkan air dan karbon dioksida.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara ringkas dan jelas mengenai fungsi daun terhadap tumbuhan, yakni terdapat 6 fungsi yang dimiliki oleh daun pada tumbuhan. Untuk penjelasan lebih lanjut, simak artikel ini sebagai berikut.

Apa yang dimaksud dengan Tumbuhan ?

Pengertian Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang ada di bumi yaitu memiliki klorofil yang bertanggung jawab untuk fotosintesis.

Tumbuhan dapat memasak makanan mereka sendiri dengan bantuan dari sebuah sinar matahari. Tidak seperti hewan, ketika hewan tanpa tanaman hidup tidak dapat menyiapkan makanan mereka sendirian hewan hidup bertergantungan pada tanaman.

Gambar-Terhadap-Tumbuhan

Tumbuhan hanya hidup di kolam, meliputi di hutan, gunung, ladang, dan lain-lain. Tumbuhan juga tergantung pada hewan. Perbedaannya adalah bahwa ketika air dan sinar matahari hadir, tanaman akan mengarah pada pertumbuhan yang sehat.

Tumbuhan juga mati saat tidak ada air. Dan tanaman tidak bisa hidup jika berada di tempat yang gelap. Matahari merupakan salah satu dari pengaruh kuat terhadap sebuah pertumbuhan tanaman.

Tanaman harus memiliki daun, karena ada zat hijau dan lengket yang disebut klorofil dalam daun. Klorofil menggunakan sinar matahari untuk merebus air dan gas karbon dioksida menjadi makanan yang disebut dengan gula.

Baca Juga :  Pengertian Zygomycota

Proses memasak makanan dapat disebut dengan fotosintesis. Fotosintesis memiliki cara tersendiri bagi tanaman untuk memasak makanan pada daun dengan bantuan dari sebuah sinar matahari.

Fungsi Daun Pada Tumbuhan

Selain berfungsi sebagai organ memasak dan memproduksi makanan pertumbuhan, daun mempunyai berbagai fungsi penting lainnya untuk menjaga metabolisme tanaman.

Fungsi-Daun-Pada-Tumbuhan

Fungsi daun pada tanaman ini adalah, yakni penyimpanan makanan, penguapan air (transpirasi), konsumsi makanan (penyerapan), pengolahan makanan (asimilasi), pernapasan (pernapasan), organ reproduksi vegetatif, induksi bunga, organ untuk menangkap serangga dan daun untuk mengangkat.

1. Fotosintesis

Pada dasarnya fungsi utama daun pada tanaman ini adalah sama, yaitu memiliki sebuah fungsi sebagai pabrik pengolahan makanan. Fotosintesis merupakan sebuah proses pengolahan makanan di daun.

Fotosintesis membutuhkan air dan karbon dioksida. Sinar matahari membantu air dioksida dan karbon yang di konversi oleh klorofil untuk senyawa organik, serta karbon dioksida dan oksigen.

Karbon dioksida adalah nutrisi bagi tanaman. Karbon dioksida digunakan sebagai material dan sumber energi untuk membuat senyawa lain yang dibutuhkan oleh tanaman. Beberapa karbon dioksida disimpan sebagai cadangan makanan.

Jadi definisi fotosintesis adalah proses pembentukan karbohidrat dari H20 (air) dan CO2 (karbon dioksida) dengan bantuan dalam sinar matahari. Tumbuhan dapat berfotosintesis karena mempunyai sel yang mengandung bahan daun hijau (klorofil).

Dalam fotosintesis, memiliki klorofil menyerap energi matahari dan mengubah menjadi energi kimia, yang disimpan yang membentuk senyawa organik dab karbohidrat lainnya. Karbohidrat pada tanaman dapat diubah menjadi vitamin, protein, senyawa atau lemak lainnya.

Sejumlah senyawa yang sejenis organik ini tidak hanya digunakan oleh tanaman, tetapi juga bermanfaat bagi manusia dan hewan herbivora.

2. Sebagai Organ Pernapasan

Stomata pada dua permukaan daun berfungsi sebagai tempat pertukaran gas (respirasi). Stomata menyerap karbon dioksida dari udara ke dalam fotosintesis dan melepaskan O2 ke dalam fotosintesis. Selain stomata, ada juga tanaman yang nafasnya mengalir melalui lentisel pada batangnya.

Baca Juga :  Sistem Saraf Pada Hewan

Proses terhadap fotosintesis sistem pernapasan tanaman hanya dapat terjadi jika tersedia cukup sinar matahari dan klorofil. Selain klorofil terhadap daun, ia juga terjadi pada batang tanaman. Terutama daunnya, yang telah dimodifikasi fungsi dan bentuknya, seperti kaktus dan pinus.

Fotosintesis melibatkan banyak reaksi sejenis kimia yang membentuk daun untuk media. Mengingat sejumlah unsur yang terlibat dalam sebuah proses fotosintesis, kita dapat mengetahui berbagai kondisi di mana proses fotosintesis berlangsung dengan sempurna:

  • CO2 (karbon dioksida) dari tanaman berasal dari udara melalui stomata (mulut daun).
  • Memiliki cukup sinar matahari.
  • Air dari tanah, yang di hisap terhadap akar dan kemudian dialirkan melalui pembuluh kayu (xilem) ke daun.
  • Zat hijau daun (klorofil) adalah penerima energi yang berasal dari sinar matahari untuk melakukan sebuah proses fotosintesis.

3. Tempat Proses Transpirasi

Jika tanaman memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit air, kutikula atau zat lain yang ada pada permukaan daun dapat menyebabkan jaringan tanaman menguap melalui stomata.

Transpirasi yang terjadi di setiap tanaman dan umumnya kehilangan jumlah air terbesar yang mengalir melalui serangkaian daun.

Ada dua jenis transpirasi melalui tanaman, yaitu:

a. Aspirasi Kutikula

Ialah penguapan yang telah melewati kutikula yakni epidermis.

b. Pernafasan Stomata

Adalah hilangnya air yang terjadi langsung melalui stomata dan bahkan hingga 97% air di pabrik hilang melalui stomata transpirasi.

4. Alat Perkembangbiakan Vegetatif

Mirip dengan tunas daun tanaman kelapa bebek dapat dibentuk pada daun, yang disebut sebagai Adventivtriebe.

Faktor eksternal atau internal dapat mempengaruhi fotosintesis. Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi fotosintesis, di antaranya adalah:

a. Konsentrasi

CO2 (karbon dioksida) di udara semakin tinggi konsentrasi di udara, semakin tinggi proses fotosintesis.

Baca Juga :  Fungsi Alveolus

b. Cahaya

Diperlukan intensitas yang cukup agar proses fotosintesis berjalan dengan efisien.

c. Suhu

Secara umum, fotosintesis meningkat dengan meningkatnya suhu dan sebaliknya. Namun, ketika suhunya terlalu tinggi, fotosintesis dihentikan karena beberapa enzim yang bertanggung jawab untuk fotosintesis telah rusak.

Oleh karena itu, tanaman memerlukan suhu optimal (tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah) agar proses fotosintesis berjalan dengan efisien.

d. Air

Ketersediaan air dapat mempengaruhi fotosintesis, karena air ialah bahan awal dalam fotosintesis.

5. Klorofil

Jika ada lebih banyak klorofil dalam daun, fotosintesis akan lebih cepat. Pembentukan klorofil membutuhkan sinar matahari, sehingga kecambah yang tumbuh di tempat gelap tidak dapat sepenuhnya menghasilkan klorofil.

Kecambah diisolasi, yang tumbuh yang sangat cepat, lebih lama atau lebih tinggi dari yang sebenarnya, dan batang dan daun tampak berwarna pucat karena tidak mengandung klorofil.

6. Usia Daun

Usia daun juga dapat mempengaruhi proses fotosintesis. Saat daun bertambah tua, kemampuan untuk berfotosintesis menurun. Ini terjadi karena klorofil sudah ketinggalan zaman dan fungsi kloroplas berkurang.

Daun muda menjadi lebih hijau karena distribusinya pada daun. Daun usia itu cenderung mendapatkan lebih banyak nutrisi.

Daun yang lebih tua ini mengandung begitu banyak klorofil. Meningkatnya usia tanaman menyebabkan penurunan kondisi tanaman, yang menyebabkan kematian organ dan organisme.

Baca Juga :

Demikian artikel yang dapat kami sampaikan mengenai Fungsi Daun Pada Tumbuhan. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda.

Daur Hidup Katak

Ika Evitasari
2 min read

Daur Hidup Nyamuk

Ika Evitasari
2 min read

Daur Hidup Belalang

Ika Evitasari
2 min read