Fungsi Epiglotis

2 min read

Fungsi Epiglotis – Adanya suatu susunan tulang rawan di bagian belakang lidah dan di depan laring (kotak suara). Epiglotis biasanya mempunyai suatu konformasi terbuka sehingga udara bisa masuk ke jalur yang berikutnya.

Epiglotis yakni mempunyai suatu daun mirip tulang rawan yang menempel pada batang di bagian posterior tulang rawan tiroid dan proyek posterosuperior dari mana ia dapat mencapai dalam suatu tulang rawan.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Fungsi Epiglotis. Untuk ulasan selengkapnya, yyuukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Epiglotis ?

Pengertian Epiglotis adalah adanya suatu susunan terhadap tulang rawan yang terletak di bagian belakang lidah dan di depan kotak suara (laring).

Epiglotis yakni biasanya mempunyai suatu konformasi terbuka sehingga udara dapat masuk ke jalur berikutnya. Jika makanan tertelan, epiglottis harus menutup jalan ke kotak suara untuk mencegah terhadap makanan dan alkohol masuk ke terhadap trakea.

Fungsi-Epiglotis

Peradangan terhadap epiglotis dapat terjadi pada semua usia. Namun, penyakit ini paling sering terjadi pada anak usia 2 hingga 5 tahun. Selain anak-anak, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah ketika mereka belajar tentang AIDS atau HIV atau kanker, serta epiglottitis yang mudah rusak.

Penyebab Epiglotis

Penyebab utama epiglotitis adalah infeksi bakteri. Haemophilus influenzae tipe B (Hib) atau streptococcus pneumoniae adalah termasuk dalam jenis bakteri yang sering menyebabkan peradangan terhadap epiglotis.

Bakteri ini telah menyebar dengan cara yang sama seperti flu melalui saliva dan semprotan ingus, yang tidak selalu terhirup. Infeksi menyebabkan epiglotis membengkak. Pembengkakan di epiglotis dapat menghalangi udara masuk dan keluar dari saluran udara dan menyebabkan kematian.

Baca Juga :  Cacing Tanah

Selain infeksi bakteri, epiglotitis dapat terjadi karena infeksi jamur atau virus. Epiglotitis juga dapat disebabkan oleh sakit tenggorokan, mis. B. dengan menelan bahan kimia atau benda yang keras, minum minuman panas, merokok atau tikus di tenggorokan.

Fungsi Epiglotis

Bentuk-Epiglotis

Epiglotis yakni biasanya dapat merujuk ke dalam suatu saluran udara terhadap bagian bawah faring. Ada kuncup rasa di epiglotis.

a. Menelan

Selama menelan, epiglotis yakni dapat membungkuk, melekat pada trakea dan mencegah makanan masuk. Punggung adalah gerakan yang kompleks dan penyebabnya tidak diketahui.

Ketika menyemprotkan tulang hyoid dan laring, dimungkinkan untuk bergerak bolak-balik, yang meningkatkan tekanan pasif lidah kembali karena kontraksi otot aryepiglottic, karena berat pasif dari makanan yang tertekan dan karena kontraksi laring dan karena kontraksi jaringan otot.

Akibatnya, ketika esofagus melengkung dihilangkan, trakea tersumbat, makanan dicegah masuk ke kerongkongan, dan kemudian turun dari kerongkongan.

b. Bicara Suara

Dalam begitu banyak bahasa, dalam epiglottis kurang penting sebagai generasi suara. Dalam beberapa suatu bahasa, epiglottis yakni dapat digunakan untuk menghasilkan suara bicara konsonan epiglottal, meskipun suara ini begitu sangat jarang.

Penyebab Epiglotis

Epiglottitis yakni biasanya akan disebabkan terhadap infeksi bakteri Haemophilus influenzae b (Hib) dan umumnya menyerang anak-anak antara usia dua dan tujuh tahun. Akan tetapi, epiglottitis dapat menyerang orang-orang dari segala usia.

Bakteri lain misalnya Streptococcus pneumoniae bisa menyebabkan adanya epiglottitis. Infeksi menyebabkan peradangan dan pembengkakan epiglott. Hal ini menyebabkan pembengkakan epiglotis, yang dapat mempengaruhi pernapasan. Ada juga penyebab epiglottitis tidak menular. Ini bisa berupa luka karena bahan kimia, cairan panas atau luka di leher.

Gejala Epiglotis

Fitur umum adalah sakit tenggorokan, kesulitan bernapas dan demam. Demam tinggi biasanya merupakan gejala pertama. Hal ini dapat menyebabkan obstruksi jalan napas parah dan mati lemas pada pasien. Beberapa orang sakit saat menelan dan mabuk. Karena sulit untuk menelan, air liur mungkin ada.

Baca Juga :  Simbiosis Mutualisme

Batuk sangat jarang, tetapi bisa juga ada. Bernafas bisa sangat menyenangkan saat mendengkur. Orang dengan epiglottitis lebih suka duduk dan berhenti menggerakkan lidah mereka.

Posisi ini membantu membuka saluran udara sehingga lebih banyak oksigen bisa masuk ke paru-paru. Dengan kekurangan oksigen di kulit, darah menjadi abu-abu atau biru. Ini disebut sebagai sianosis.

Karakteristik Epiglotis

Epiglotis mempunyai bentuk yakni sepeti daun mirip tulang rawan yang menempel pada batang di bagian posterior tulang rawan tiroid dan proyek posterosuperior dari mana ia mencapai tulang rawan.

Kepatuhan ini dapat terjadi karena ligamen tiroid-epiglotik di garis tengah laring dan tiroid lebih rendah. Bagian atas epiglotis ada di belakang bagian faring lidah. Selama proses pencernaan, pusat menelan menghentikan dua pusat pernapasan di otak.

Uvula diangkat untuk mencegah makanan masuk ke saluran udara. Lidah mencegah makanan memasuki rongga mulut. Epiglotis ditekan untuk menutupi glotis untuk mencegah makanan memasuki terhadap saluran udara.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Fungsi Epiglotis. Epiglotis biasanya mempunyai suatu konformasi terbuka sehingga udara bisa masuk ke jalur yang berikutnya.

Metamorfosis Belalang

Ika Evitasari
2 min read

Hewan Omnivora

Ika Evitasari
2 min read

Pengertian Ekosistem

Ika Evitasari
2 min read