Fungsi Laring

3 min read

Fungsi Laring – Organ di leher mamalia yang dapat melindungi dalam sebuah trakea dan terlibat dalam produksi suara. Lare adalah saluran pernapasan yang membawa udara ke trakea: fungsi utama laring ialah sebagai melindungi saluran udara.

Di bagian saluran udara, peran laring ialah bahwa adanya saluran antara rongga mulut dan trakea menghubungkan dan mengontrol saluran udara, masuk, dan minuman untuk masuk ke jalan napas yang telah benar.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Fungsi Laring. Untuk ulasan selengkapnya, yyuukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Laring ?

Pengertian Laring merupakan adanya suatu organ di leher mamalia yang melindungi trakea dan terlibat dalam produksi suara. Laring merupakan adanya suatu saluran udara yang membawa udara ke bagian trakea.

Fungsi utama laring ialah sebagai melindungi saluran pernapasan bagian bawah dengan mematikan stimulasi mekanis dan dengan demikian mencegah benda asing memasuki saluran pernapasan. Larynx yakni telah berisi pita suara.

Fungsi-Laring

Laring terletak di depan faring yang mengarah ke kerongkongan dan terletak secara vertikal antara trakea dan lidah di bagian atas dan depan leher.

Bidang vertikal sesuai dengan tulang belakang leher keempat, kelima dan keenam, tetapi sama-sama tinggi pada wanita dan di masa kanak-kanak. Struktur laring umumnya terdiri dari tulang rawan, yang dibentuk dengan ligamen dan otot.

Laring terdiri dari 3 kartilago tidak berpasangan (krikoid, epiglotis, tiroid) 3 kartilago kecil berpasangan (arytenoid, cuneiform, corniculate) dan beberapa otot intrinsik.

Tonjolan di laring adalah karakteristik seksual sekunder pada pria, atau lebih dikenal sebagai jakun. Peradangan atau infeksi pada laring disebut sebagai laring.

Baca Juga :  Fungsi Serviks

Fungsi Laring

Berikut beberapa fungsi laring pada manusia berikut penjelasannya.

1. Menghasilkan Suara

Ada pita suara di laring yang memainkan peran kunci dalam pembentukan bahasa manusia. Beberapa organ terlibat dalam menghasilkan suara. Perangkat pernapasan manusia yang terlibat dalam generasi suara adalah:

  • Paru-paru
  • Rongga hidung
  • Faring
  • Rongga mulut
  • Laring
  • Tenggorokan

Proses dalam suatu pembuatan suara harus mencakup tiga hal, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Sumber Suara

Sumber suara yakni telah berasal dari udara yang keluar. Ketika dihirup, tulang rusuk dan fungsi diafragma bawah meluas dan mendorong udara ke paru-paru.

Saat Anda bernapas, udara yakni telah keluar dari paru-paru dan menciptakan aliran udara ke trakea. Aliran udara menggetarkan kaset-kaset di pita suara pada laring. Memindahkan berkas ligamen menghasilkan suara atau suara.

b. Resonator

Suara yang dibuat oleh pita suara itu sendiri sangat keras, hampir tidak dirangkai seperti suara yang dibuat oleh mulut terompet. Organ-organ yang memainkan peran penting dalam pembentukan suara adalah hidung, leher, dan mulut, yang termasuk kedalam sebuah bagian dari sistem resonansi suara.

Suara yang dihasilkan oleh getaran suara bervariasi dengan bentuk resonator, yang membuat suara manusia berbeda. Jika kita sehat, ketiga hal di atas akan bekerja sama untuk menghasilkan suara tanpa gangguan ketika kita berbicara dan bernyanyi.

c. Vibrator

Kaset suara, termasuk pita lentur. Pita itu ada di faring, yang terbuka saat Anda bernapas dan menutup saat Anda menelan dan mengeluarkan suara. Ketika suara dihasilkan, aliran udara mengalir melalui rantai suara dan menutup pita elastis.

Dalam suatu pita suara ini, yakni dapat bergetar pada kecepatan 100-1000 kali per detik, tergantung pada nada yang dipancarkan. Nada yang dihasilkan ditentukan oleh berapa lama dan berapa lama pita suara dikontrol oleh otot-otot di laring.

Contoh Laring

2. Melindungi Saluran Pernapasan

Peran paling penting dari paru-paru setelah generasi sehat adalah untuk melindungi saluran udara dari masuknya benda asing yang dapat merusak saluran udara. Benda asing yang memasuki saluran udara dapat merusak saluran udara.

Baca Juga :  Fungsi Plastida

Paparan air yakni bisa menyebabkan terhadap simpanan air di paru-paru dan menyebabkan sesak napas. Di dasar laring adalah epiglotis yang bertindak sebagai katup laring. Fungsi katup laring adalah untuk membuka dan menutup trakea.

Epligottis ialah dapat terbuka saat bernafas. Selama makan dan minum, epligotis menutup trakea untuk mencegah makanan dan minuman masuk ke saluran udara. Jika epligotis terbuka atau tidak sepenuhnya telah tertutup, makanan dan minuman dapat masuk ke bagian trakea.

Jadi akhirnya tersedak akibt merokok. Terdesak adalah alarm ketika benda asing masuk ke saluran udara. Selama mati lemas, kami mencoba untuk menghapus objek dengan batuk atau refleks yang lainnya.

Batuk atau pembersihan sederhana tenggorokan dilakukan dengan menarik napas dalam-dalam, diikuti dengan menurunkan laring dan menutup pita suara, diikuti dengan gerakan atau menyemprotkan udara.

Tekanan udara yang kuat memaksa tali membuka dan mengeluarkan benda asing dari leher. Batuk atau sekadar membersihkan tenggorokan adalah langkah penting dalam membersihkan saluran udara.

3. Mengarahkan Makanan Masuk ke Esofagus

Fokus pada makanan yang Anda makan di kerongkongan. Jadi ketika orang ingin menelan makanan yang mereka makan, epiglotis menutup di laring sehingga makanan yang mereka makan masuk ke kerongkongan segera.

Ini melindungi saluran udara dalam tubuh manusia dari beberapa makanan yang masuk. Dinding di saluran udara tubuh manusia tidak dapat menyerap nutrisi yang masuk ke dalamnya.

4. Melindungi Tabung Trakea

Hal ini, yakni dapat melindungi tabung trakea dari memasuki makanan. Dengan demikian, epiglotis, yang merupakan bagian dari laring laring, memiliki fungsi yang berguna dalam melindungi masuknya ialah air dan makanan-makanan yang Anda masukkan saat makan.

Baca Juga :  Fungsi Rahim

Epiglotis dengan cara otomatis menutup trakea ketika makanan masuk, sehingga tabung pernapasan menutup. Epiglotis hanya bisa dilihat saat kita minum. Pada saat makan, kita tidak diperbolehkan berbicara, tidak hanya makan, tetapi juga minum. Juga dilarang untuk berbicara.

5. Menghubungkan Faring dan Trakea

Itu akan menghubungkan faring dengan trakea. Ketika mulut minum epeclottis yang makan ke dalam laring, ia menutup trakea sehingga makanan yang dimakannya tidak bisa masuk ke trakea, tetapi ke kerongkongan. Anda perlu mengetahui fungsi ini untuk memahami fungsi mana yang ada dalam tubuh manusia.

6. Tidak Makan Sambil Berbicara

Makan sambil berbicara dengan laring tidak bekerja dengan sempurna karena ia makan dan berbicara melalui dua saluran yang berbeda, pernapasan dan pencernaan.

Meskipun kedua saluran harus berubah. Ketika saluran udara dibuka, beberapa makanan tidak sengaja masuk ke saluran udara dan akhirnya mencekik kita.

  • Makan dalam posisi duduk.
  • Makanan Chewa berjalan dengan baik.
  • Jangan memberi mereka makanan atau minuman saat anak-anak mereka menangis atau tertawa.
  • Pada bayi dan balita, duduk 10 menit setelah makan untuk melepaskan gas dan udara dari perut, mengurangi risiko muntah, dan memasuki saluran udara.
  • Hindari makan berlebihan karena ada risiko muntah dan muntah.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Fungsi Laring. Laring terdiri dari 3 kartilago tidak berpasangan (krikoid, epiglotis, tiroid) 3 kartilago kecil berpasangan (arytenoid, cuneiform, corniculate) dan beberapa otot intrinsik.

Jaringan Gabus

Ika Evitasari
2 min read

Pengertian Stomata

Ika Evitasari
2 min read

Fungsi Rahim

Ika Evitasari
2 min read