Fungsi Oviduk

Posted on

Fungsi Oviduk – Dalam sebuah anatomi, khususnya pada manusia, adalah sepasang ovarium (dua ovarium) yang terletak di dalam dan di sebelah kiri dan kanan pinggul wanita. Ini berbeda dari hewan lain.

Oviduk tersebut yakni merupakan adanya sebuah saluran yang menghubungkan ovarium atau telur yang berada dalam wanita atau hewan yang nantinya akan menuju ke rahim. Tuba artinya saluran.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Fungsi Oviduk. Untuk ulasan selengkapnya, yuukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Oviduk ?

Pengertian Oviduk adalah salah satu organ reproduksi bagi manusia, terutama wanita dan hewan. Sistem dalam sebuah reproduksi oviduk tersebut yakni mempunyai sebuah nama yang berbeda, yang disebut sebagai tuba fallopi.

Banyak orang yakni telah menyebut saluran tuba sebagai kolam rahim. Saluran tuba itu sendiri adalah garis yang menghubungkan ovarium atau telur wanita atau hewan bersama dalam rahim.

Tuba artinya kelanjutan. Dari titik sudut pandang anatomi, oviduk atau tuba falopii dapat didefinisikan sebagai adanya sebuah bagian yang melengkung dari citra anatomi terhadap sebuah sistem reproduksi wanita.

Fungsi-Oviduk

Termasuk dalam sel telur atau indung telur di bagian atas tuba falopii, dan ujung tuba falopii menyebabkan rahim. Ada sel atau tabung bersilia di tuba falopi yang mengangkut telur ke rahim dan kemudian tumbuh menjadi janin dalam embrio.

Tuba fallopi memiliki sebuah berperan dalam kontraksi halus dan otot (yaitu tekanan) yang menyebabkan peristaltik yang menyebabkan sel telur bergerak ke dalam rongga rahim.

Gerakan-gerakan ini sering dipengaruhi oleh sistem hormon estrogen, progesteron dan prostaglandin dan dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal. Tuba falopii memiliki silia. Ini adalah struktur yang berbentuk seperti rambut yang sangat halus dan mendukung dalam pergerakan telur.

Baca Juga :  Pengertian Makluk Hidup

Bagian-Bagian Tuba Fallopi

Panjang rata-rata adalah 8-14 cm. Diameternya 3-8 mm dan ujungnya dekat dengan tulang belakang. Semakin jauh dari rahim, semakin besar ampul, dan akhirnya turun untuk akhirnya menjadi simpatik. Salah satu jumbai (fimbria) menempel pada ovarium.

Tabung rahim ditutupi dengan suatu peritoneum. Lantai peritoneum adalah lapisan otot yang terdiri dari serat longitudinal dan melingkar. Lapisan dalam terdiri dari epitel bersilia.

Akhirnya, tabung uterus menunjuk ke peritoneum, membentuk jalur dari vagina melalui uterus dan tuba fallopi ke rongga peritoneum, sehingga wanita dalam peritoneum dapat membuka dan tidak bisa menutup.

Dinding dalam otuba fallopi terdiri dari 4 lapisan utama, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Lapisan Serous, merupakan lapisan yang berada di luar.
  • Lapisan Mucosa, lapisan sel epitel dan sel yang disekresikan.
  • Lapisan Propria, secara umum lapisan ini adalah pembuluh darah, oleh karena itu sering disebut vena.
  • Lapisan Otot atau Lapisan Subserosa, yang meliputi pembuluh darah, pembuluh limfatik, otot longitudinal dan sirkuler. Otot-otot pada lapisan ini menyebabkan tuba falopi mengangkut telur dari ovarium ke rahim.

Saluran tuba dapat dibagi menjadi empat bagian utama:

  • Fimbriae, termasuk dalam sebuah struktur seperti jari bersilia. Bagian ini digunakan sebagai mengekstraksi telur dari ovarium.
  • Ampula, merupakan termasuk bagian di luar tuba falopii biasanya merupakan tempat pembuahan “untuk memukul sperma terhadap sel telur”.
  • Infundibulum, tempat yang menempel pada fimbriae.
  • Isthmus, ialah adanya sebuah saluran sempit yang terhubung ke ampul melalui rongga uterus “uterus”.
Contoh-Bentuk-Oviduk

Fungsi Oviduk

Oviduk atau tuba falopii adalah saluran ke sel telur atau sel telur dan ke sperma. Ketika sel telur atau sel telur bergerak melalui tuba fallopi, sperma juga memasuki tuba fallopi, yang merupakan proses pembuahan. Pada dasarnya, saluran tuba sebagai saluran melalui sel sperma melewati proses pembuahan atau pembuahan.

Fungsi utama ociduk atau ruba fallopi ialah sebagai memindahkan telur keluar dari ovarium.

Proses tersebut yakni telah terjadi dengan melalui gerakan peristaltik di tuba fallopi. Sel telur yang telah dibuahi kemudian akan keluar dan menjadi apa yang kita kenal sebagai menstruasi atau haid atau datang bulan.

Baca Juga :  Pengertian Protista

Ketika sel telur yang dibuahi melewati rahim, ia berkembang menjadi embrio dan janin. Proses pengiriman telur atau telur ke rahim bisa memakan waktu lama, yang bisa memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu.

Selain itu, fungsi tuba falopii adalah garis yang mengangkut sel-sel ovarium dari ovarium ke rahim (uterus). Ampul sering menjadi titik temu sel sperma dan sel telur (pembuahan). Tuba fallopi memainkan peran atau fungsi melalui kontraksi otot polos, yang mengarah ke peristaltik (gerakan tekanan). Gerakan ini dapat mengangkut sel telur di dalam rongga rahim.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Fungsi Oviduk. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.