Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Fungsi Serviks

2 min read

Fungsi Serviks – Dalam bagian rahim yang telah sempit dengan ujung bawah (inferior) menyebabkan vagina dalam sistem reproduksi wanita. Fungsi saluran serviks adalah jalur yang dilalui sperma selama kehamilan dan bayi selama persalinan.

Serviks termasuk dalam suatu bagian bawah rahim yang terhubung ke vagina. Salah satu fungsi serviks adalah menghasilkan lendir atau lendir. Lendir membantu sperma mengalir dari vagina ke rahim saat berhubungan intim.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Fungsi Serviks. Untuk ulasan selengkapnya, yuukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Serviks ?

Pengertian Serviks atau Leher Rahim merupakan termasuk kedalam bagian sempit dari rahim, dengan ujung bawah (inferior) dalam sistem reproduksi wanita memanjang ke dalam vagina. Leher rahim memiliki panjang 2,5-3,5 cm dan berbentuk silinder dan disebut sebagai saluran serviks.

Serviks termasuk kedalam sebuah struktur yang menghubungkan serviks dengan vagina. Fungsi saluran serviks adalah jalur yang dilalui sperma selama kehamilan dan bayi selama persalinan.

Serviks terdiri dari cincin fibrosa yang kuat dengan kandungan kolagen yang tinggi, yang terus menutup di rahim dan janin tetap utuh selama kehamilan. Serviks terdiri dari dua bagian, vagina (atau ektoserviks).

Fungsi-Serviks

Ini mengarah ke vagina dan bagian supraaginal di atas vagina. Bagian supravaginal dibungkus dengan viskositas pelvis (parametrium). Pada fasia ini, arteri uterin mempercepat ureter di setiap sisi serviks.

Saluran mukosa di saluran serviks disebut endokrin, sedangkan mukosa serviks adalah ektoserviks. Batas antara endoserviks dan ektopik disebut sambungan squamocolumnar, atau tautan squamocolumnar, yang merupakan tempat lesi kanker serviks. Selaput lendir serviks mempunyai suatu ketebalan kurang lebih 2-3 mm. Lapisan lendir serviks terdiri dari kelenjar yang menghasilkan lendir (lendir).

Baca Juga :  Pengertian Zat Aditif

Struktur Serviks

Tinggi serviks 2,5-3,5 cm dan dibagi menjadi dua endokrin dan ektopik. Ektoserviks adalah bagian dari serviks yang terjadi selama pemeriksaan ginekologi. Kanal serviks atau serviks adalah struktur yang membentang dari pembukaan uterus ke uterus.

Struktur serviks biasanya terletak di vagina dan melekat pada bagian atas tubuh yang disebut vagina. Ada empat, dua di bagian lateral, satu di bagian depan dan satu di bagian belakang. Bagian dari bibir atau bagian dari serviks yang biasanya milik vagina disebut layanan vagina.

Penempatan serviks bagian dalam merupakan sebuah ligamentum pubocervical, bagian lateral adalah ligamentum servikal transversal, yang melekat pada lengkung forniks serviks dan lateral, didefinisikan posterior dengan ligamentum sakral uterus, dan tidak ada pada pubovaginalis dan puborectalis dari otot levator ani.

Serviks dibentuk dengan saraf sensorik dari cabang bawah pleksus hipogastrik dan saraf otonom (sistem saraf simpatis dan sistem saraf parasimpatis). Permukaan bagian dalam sindrom berasal dari daerah T5-L2 (vertebra toraks 5 sampai vertebra lumbar 2), di mana serabut saraf di pleksus saraf di bagian belakang atau dinding panggul disinkronkan.

Bentuk-Serviks

Asal parasimpatis paling dalam terletak pada S2-S4 (dua vertebra sakral ke vertebra sakral), yang serabut sarafnya melewati ganglion Frankenhauser. Frankenhauser ganglion adalah pleksus utama pelvis dan terletak di dekat ligamentum cruciate. Vaskularisasi atau suplai darah ke serviks terjadi dengan melalui arteri uterin.

Sistem vena mengalir ke vena vena untuk terus memasukkan dirinya ke vena iliaka interna. Kelenjar getah bening yang bertanggung jawab untuk serviks adalah kelenjar getah bening di daerah iliac (bagian dari ilium atau usus), vertebra suci, aorta dan pangkal paha (pangkal paha).

Baca Juga :  Pengertian Fosfolipid

Fungsi Serviks

Serviks bertindak sebagai penghalang fisik ke rahim, mencegah aborsi terkait infeksi dengan mengisolasi janin dari lingkungan luar. Mukosa serviks juga menghasilkan lendir, yang membentuk lendir untuk menutup saluran serviks selama musim subur dan selama persalinan.

Ini mengandung lisozim yang menghancurkan beberapa jenis bakteri. Jumlah lendir yang diproduksi bervariasi pada setiap tahap siklus menstruasi, tergantung pada kadar hormon yang diproduksi oleh ovarium. Di tengah siklus menstruasi, lendir yang diproduksi oleh serviks bisa meningkat sepuluh kali lipat.

Lendir biasanya tidak kental pada saat ini dan menyediakan lingkungan yang cocok untuk migrasi sperma. Di lain waktu selama siklus menstruasi, sifat-sifat mukosa serviks sangat kuat, yang membatasi pergerakan sperma. Kondisi lendir serviks juga menentukan kesuburan wanita.

Kanalis servikalis termasuk kedalam sebuah jalur yang diambil sperma kembali selama hubungan seksual dan lapisan uterus rusak selama siklus menstruasi. Selain itu, serviks adalah bagian dari rahim, yang merupakan parameter prediksi selama dalam persalinan.

Selama persalinan, pelebaran serviks yang disebabkan dengan sebuah tekanan janin yakni telah memicu refleks neuron dan meningkatkan Kontraksi rahim, hingga bisa membantu dalam sebuah proses terhadap pergerakan bayi yang akan keluar.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Fungsi Serviks. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.

Ika Evitasari
Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Metamorfosis Nyamuk

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read

Tumbuhan Dikotil

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read