Iklim Schmidt Ferguson

2 min read

Iklim Schmidt Ferguson – Dapat mengkalsifikasikan pada sebuah iklim yang berdasarkan pada jumlah rata-rata bulan basah dan pada rata-rata bulan kering. Berdasarkan pada sebuah iklim dalam ukuran dan bentuk yakni misalnya bulan lembab atau bulan yang basah.

Dalam artikel ini kami akan membahas secara ringkas dan jelas mengenai iklim schmidt. Langsung saja …

Apa itu Iklim Schmidt Ferguson?

Pengertian Iklim Schmidt Ferguson merupakan jenis iklim yang hanya menggunakan siklus sebuah data dalam curah hujan pada suatu daerah untuk memberikan kriteria yang disebut bulan lembab, bulan kering, dan bulan basah.

Bahwa sistem tersebut dapat diklasifikasikan sebagai Koppen atau Thornwaite, sehingga sistem tersebut memenuhi kondisi teknis dalam curah hujan.

Iklim-Schmidt-Ferguson

Dapat dikembangkan pada tahun 1950 dengan para peneliti Ferguson dan Schmidt, yang pada waktu itu adalah profesor dan pejabat dari Institut Geofisika dan Meteorologi dari Fakultas Pertanian Universitas Indonesia.

Jadi iklim ini dapat digunakan sebagai menentukan bulan-bulan diantaranya adalah:

  • Bulan Basah (BB)
    Curah hujan lebih buruk dari 100 mm/bulan.
  • Bulan Lembab (BL)
    Curah hujan mencapai 60-100 mm/bulan.
  • Bulan kering (BK)
    Curah hujan sekitar 60 mm/bulan.

Langkah Menentukan Iklim Schmidt Ferguson

Langkah-langkah yang tersedia sebagai cara menentukan sebuah iklim di antaranya adalah:

  • Tipe C pada Q = 33,3% – 60% Tipe G pada Q = 300% – 700%
  • Tipe A pada Q = 0% – 14,3%. Masukkan E jika Q = 100% – 167%.
  • Tipe B pada Q = 14,3% – 33,3% Tipe F pada Q = 167% – 300%
  • Tipe D pada Q = 60% – 100% Masukkan H jika Q = lebih dari 700%
Baca Juga :  Pengertian Neraca Saldo

Ini dapat ditentukan berdasarkan pada sebuah ukuran rasio Q dan jenis endapan pada masing-masing kelompok.

Hitungan Jumlah Bulan Hujan

  • Januari = 130 mm
  • Februari = 220 mm
  • Maret = 40 mm
  • April = 34 mm
  • Mei = 67 mm
  • Juni = 50 mm
  • Juli = 32 mm
  • Agustus = 23 mm
  • September = 78 mm
  • Oktober = 80 mm
  • November = 189 mm
  • Desember = 200 mm

Dalam sebuah hitungan dalam bola dunia, ada delapan kelompok iklim yang berdasarkan rasio bulan kering, yang dapat dilambangkan sebagai Q, sebagai menentukan rotasi yang terjadi di bola dunia.

Kelompok-kelompok iklim berikut ditunjukan kepada Ferguson dan Schmidt:

  • Iklim A, Q <14,3, daerah yang sangat lembab.
  • Iklim B, 14,3 = <Q <33,3, hutan tropis dan hutan tropis basah.
  • Iklim C, 33.3 = <Q <60.0, lahan hutan dan basah.
  • iklim D, 60.0 = <Q <100.0, iklim sedang.
  • Iklim E, 100.0 = <Q <167.0, padang rumput dan area kering.
  • Iklim F, 167.0 = <Q <300.0, area kering di sabana.
  • Iklim G, 300.0 = <Q <700.0, area sangat kering.
  • Iklim H, Q> = 700.0, daerah memiliki iklim yang sangat kering.

dalam sebuah pembagian iklim di atas, para ahli Ferguson dan Schmidt lebih menekankan pada sifat dan klasifikasi individu.

Kategori Iklim Schmidt Ferguson

Kategori yang terdapat akan diklasifikasikan menurut Ferguson dan Schmidt atau sering disebut dengan model Q. Model Q ini adalah yang menentukan nilai Q sehingga dapat diperoleh sebagai penentuan iklim.

Ferguson dan Schmidt diketahui termasuk dalam kategori pada bulan-bulan keringyang terjadi titik-titik tertentu.

Model Q berikut Formula yang dikategorikan sebagai model untuk menghitung iklim adalah:

Kategori Iklim Schmidt Ferguson

Dengan model Q ini dapat menentukan jumlah rata-rata pada bulan-bulan lembab dan kering dapat ditentukan dengan iklim itu sendiri, sehingga perhitungan hanya terjadi dalam periode waktu tertentu.

Baca Juga :  Suku Baduy

Iklim Menurut Junghuhn

Junghuhn dapat mengklasifikasikan sebuah iklim berdasarkan ketinggian dan merujuk iklim pada spesies yang sesuai dengan jenis tanaman yang tumbuh dan berproduksi secara optimal dan sesuai dengan suhu pada habitatnya. Junghuhn membagi iklim menjadi empat area.

Pembagian wilayah iklim tersebut di antaranya adalah:

1. Daerah Tropis atau Panas

  • Ketinggian = 0-600 m di atas permukaan laut.
  • Suhu = 22 ° C – 26,3 ° C
  • Tumbuhan = jagung, permen karet,beras, tembakau, kopi, tebu, dan kelapa.

2. Daerah Sejuk

  • Ketinggian = 1500-2500 m di atas permukaan laut.
  • Suhu = 11.1 ° C – 17.1 ° C
  • Tanaman = Teh, kopi, sayuran, dan kina.

3. Daerah Sedang

  • Ketinggian = 600 m – 1500 m di atas permukaan laut.
  • Suhu = 17.1° C – 22° C
  • Tanaman = Kopi, beras, kina, tembakau, teh, dan sayuran.

4. Daerah Dingin

  • Ketinggian = lebih dari 2500 m di atas permukaan laut.
  • Suhu = 6.2° C – 11.1° C
  • Tanaman = Tidak terdapat tanaman.

Iklim ini dapat mengkalsifikasikan sebuah iklim berdasarkan dengan jumlah rata-rata yakni bulan basah dan bulan kering. berdasarkan pada iklim mempunyai ukuran dan bentuk.

Baca Juga :

Demikian artikel yang dapat kami sampaikan, yaitu tentang Iklim Schmidt Ferguson. Semoga dapat bermanfaat dan dapat membantu Anda.

Pengertian Bisnis

Ika Evitasari
2 min read

Hukum Bisnis

Ika Evitasari
2 min read

Pengertian Budaya

Ika Evitasari
3 min read