Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Jaringan Ikat

2 min read

Jaringan Ikat –

Apa itu Jaringan Ikat ?

Pengertian Jaringan Ikat adalah jaringan yang fungsinya untuk mengikat, mendukung dan mengikat bagian atau organ lain. Struktur jaringan ikat adalah sel yang terdiri dari matriks ekstraseluler dan struktur difus.

Jaringan tersebut adalah jaringan yang ditemukan dalam tubuh yang memiliki array langka dan luas dalam matriks ekstraseluler. Jaringan itu terdiri dari mesenchymas, yang berasal dari mesoderm. Mesoderm adalah lapisan pusat dari embrio, jaringan itu juga disebut sebagai jaringan pendukung atau jaringan penyokong.

Jaringan-Ikat

Jaringan ikat atau jaringan konvensional bertanggung jawab untuk memberi dan mempertahankan bentuk tubuh. Karena memiliki fungsi mekanis. Mereka mengandung matriks yang menghubungkan dan mengikat sel dan organ dan akhirnya mendukung tubuh.

Ciri-Ciri Jaringan Ikat

Adapun berbagai ciri-ciri dalam jaringan ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Posisi sel jaringan ini tidak menutup hanya ketika terhubung ke ujung protoplasma.
  • Memiliki komponen intraseluler atau matriks.
  • Memiliki bentuk difusi atau tidak teratur, sitoplasma granular dan inti sel balon.

Fungsi Jaringan Ikat

Terdapat berbagai fungsi dalam jaringan ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Penyokong, Pengikat, dan Pengisi

Jaringan otot, jaringan epitel, dan jaringan saraf dihubungkan satu sama lain oleh jaringan ini. Selain itu, jaringan itu mengisi ruang antar sel. Tendo adalah jaringan itu yang mendukung atau menghubungkan jaringan otot dan tulang.

b. Penyimpanan

Dengan berbagai jenis lipid penting karena cadangan makanan disimpan dalam bentuk glikosaminoglikan berlemak. Jaringan konvensional bertindak sebagai cadangan air dan cadangan elektrolit, terutama sebagai ion Na +. Sepertiga dari protein plasma tubuh disimpan dalam ruang intraseluler jaringantersebut.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Bakteri

c. Pembungkus

Jaringan yang menutupi jaringan lain, biasanya membran atau kapsul yang mengelilingi organ, seperti kapsul dan ginjal dan meninges yang membungkus di sekitar otak.

Contoh-Jaringan-Ikat

d. Perbaikan (Reparasi)

Kemampuan untuk meregenerasi jaringan dengan konektivitas tinggi dapat dengan mudah memperbaiki jaringan yang rusak (rusak). Luka di jaringan di mana sel tidak dapat dibagi diisi dengan jaringan konvensional dan membentuk bekas luka.

e. Pertahanan

Peran jaringan itu dalam pertahanan tergantung pada komponen mRNA. Jaringan yang mengandung sel fagositosis yang disebut makrofag, yang dapat memakan partikel dan mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh. Sel plasma menghasilkan protein spesifik yang disebut antibodi.

Antibodi penting untuk pertahanan tubuh. Selain itu, komponen matriks jaringan ini adalah penghalang fisik yang mencegah penyebaran mikroorganisme yang menembus penghalang epitel. Limfosit dapat menembus kapiler darah dengan menyentuh kondisi tubuh dan memiliki peranan.

f. Nutrisi

Matriks jaringan jaringan adalah media di mana nutrisi dan sisa metabolisme dipertukarkan antara sel dan suplai darah yang kaya nutrisi.

g. Transportasi

Ada koneksi yang dekat dengan kapiler darah, pembuluh darah dan jaringan itu. Kedua pembuluh dikatakan terhubung ke jaringan ini, di mana nutrisi dari pembuluh darah masuk ke jaringan lain.

Jenis-Jenis Jaringan Ikat

Terdapat berbagai jenis jaringan beserta penjelasannya, ialah:

a. Jaringan Ikat Sejati

Jaringan ini nyata terdiri dari jaringan konvensional yang dihilangkan dan jaringan konvensional yang padat. Jaringan ini longgar mengandung komponen komponen sel selain serat atau serabut.

Fungsi jaringan konvensional menyelubungi organ tubuh, pembuluh darah, dan saraf. Contoh jaringan konvensional adalah mesentery, yaitu membran yang menutupi organ lambung.

b. Jaringan Ikat Penyokong

Jaringan ini pendukung adalah jaringan yang berperan dalam membentuk dan mendukung tubuh. Jaringan terdiri dari tulang rawan dan tulang kasar.

  • Jaringan Tulang Rawan, yakni telah dibentuk dengan sel kondrosit. Ada 3 jenis jaringan yang terancam punah, yaitu hyalin, elastin dan jaringan serat.
  • Jaringan Tulang Keras, yakni dibentuk dengan sel-sel osteosit. Dan itu mengandung tulang dan tulang yang kompak.
Baca Juga :  Pengertian Stomata

c. Jaringan Ikat Cair

Berbeda terhadap jaringan konvensional yang kuat, lapisan cairan terdiri dari darah dan jaringan getah bening. Jaringan darah yakni telah berperan dalam proses transportasi dan merupakan sistem kekebalan tubuh. Ketika kelenjar getah bening berperan terhadap suatu sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan kali ini, kami telah jelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Jaringan Ikat. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.

Ika Evitasari
Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Metamorfosis Nyamuk

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read

Tumbuhan Dikotil

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read