Kata Sandang

2 min read

Pengertian Kata sandang – Untuk menjelaskan kata benda, dan dapat digunakan sebagai kata sandang yakni sebagai mendampingi sebuah kata benda. Mempunyai pendamping kata dan memiliki arti yang khusus.

Dalam artikel ini, akan membahas secara ringkas dan jelas mengenai Pengertian kata sandang, ciri-ciri, fungsi dan lainnya, yang akan dijelaskan sebagai berikut.

Apa itu Kata Sandang?

Pengertian Kata Sandang merupakan kata yang tidak mempunyai sebuah arti, tetapi dapat menjelaskan kata benda atau nomina.

Contohnya adalah sang, si, dan kaum. Kata sandang dapat digunakan sebagai menemani kata ganti, kata benda dasar, kata benda yang terdiri dari kata kerja, atau kata kerja pasif.

Kata ini adalah jenis variasi kata dalam bahasa Indonesia yang sering terdengar tetapi tidak mempunyai sebuah arti yang khusus. Dalam pengertian tidak dapat memiliki definisi dari arti kata tersebut.

Dalam KBBI (2016) kata ini hanya dideskripsikan sebagai “artikel”. Kata artikel yang dimaksud adalah kata yang bertindak sebagai mengikuti atau pengiring dalam suatu kata tertentu. Oleh karena itu, makna artikel yakni sama dengan kata benda tersebut. Dapat mengatakan apa yang ditentukan dan dibatasi oleh kata benda tersebut.

Di Indonesia, ada berbagai jenis kata pakaian yang terjadi dalam proses sebuah komunikasi. Artikula atau dikenal sebagai artikel (nama lain untuk kata sandang) adalah kata sandang memiliki fungsi sebagai mengekspresikan satu nomor atau jumlah tunggal.

Pada dasarnya tidak mempunyai sebuah makna, tetapi dapat menjelaskan yakni kata benda. Keunikan dari kata sandang ini adalah bahwa artikel ini dapat digunakan sebagai pengiring untuk kata kerja, kata benda dasar, kata kerja pasif atau kata ganti.

Pengertian-Kata-Sandang

Macam – Macam Kata Sandang

Kata sandang memiliki fungsi sebagai mengekspresikan satu nomor atau jumlah tunggal.

Baca Juga :  Pengertian Fonologi

1. Kata Sang

Biasanya dipanggil untuk memanggil seseorang, yakni benda mati atau makhluk lain yang bertujuan meningkatkan martabat atau intimasi.

Contoh:

  • Sang Baginda Raja telah mendukung keputusan dari pamannya pergi untuk berperang.
  • Sang Putri tidak ingin dijodohkan kepada pria yang tidak dicintainya.
  • Sang Ibu adalah wanita yang kuat dan tegar ketika merawat dan membesarkan anak-anaknya.
  • Sang Pangeran Kodok, telah dicium oleh gadis dan berubah menjadi sebuah Pangeran yang rupawan.
  • Dari hati Sang pemilik rumah tidak memperbolehkan anak-anak bermain didalam rumahnya.
  • Sang Ratu memberikan perhiasannya kepada rakyat itu.

2. Kata Dang

Penggunaan nya sama dengan kata “Hang”, tetapi hanya untuk kaum wanita saja, dan di khususkan pada wanita.

Contoh:

  • Dang Sicarla diperbudak oleh ibu tiri dan saudara-saudaranya.
  • Dikiranya, Dang Salsa memerintahkan untuk pergi mencari makanan dihutan bersama prajuritnya.
  • Dang Nisa hanya memerintahkan untuk pulang tetapi adiknya tidak mengikuti perkataan Nisa.
  • Setiap orang dikampung, sangat mengagumiku Dang Salimah.
  • Cantik dari Dang Anggun yang begitu murni, yakni membuat para lelaki menatapnya.
  • Dang Ilham, peri bergegas untuk melihat lomba itu.

3. Kata Yang

Merupakan sebuah kata sandang yang memiliki tujuan sebagai membentuk dan mengganti nama Tuhan.

Contoh:

  • Ferdian meminta ampun kepada Yang Maha Kuasa.
  • Lalila mengingat peristiwa itu, dan hanya Yang Maha Segala lah untuk memnghapus ingatan itu.
  • Serahkan semua urusan kepada Yang Mulia.
  • Sebagai umat manusia kita hanya bisa berdoa kepadabYang Maha Kuasa.
  • Tuhan Yang Maha melancarkan rizqi, lancarkan lah rizqi ku ini.
  • Yang Mulia Raya memberikan sebuah tanggung jawab terhadap Pangeran.

4. Kata Sri

Biasanya digunakan sebagai nama manusia dengan posisi lebih tinggi kedudukannya.

  • Sri Sultang Agung akan kembali ke rumahnya.
  • Sri Raden Kian Santang, akan hadir dalam film layar lebar.
  • Sri Putri Raja, akan segera menikah dengan kekasih pujaan hatinya.
  • Sri Raviah akan dijadwalkan akan berdebat dengan mereka.
  • Sri Qulsum, akan memerintahkan rakyatnya untuk berbaik hati terhadap sesama.
Baca Juga :  Pengertian Proposisi

5. Kata Hyang

Merupakan sebuah kata sandang memiliki khusus yang digunakan sebagai menyebut dewi atau dewa.

Contoh:

  • Sang Hyang Widhi akan melakukan tujuan dari sang pencipta.
  • Umat agama Hindu atau Bali ketika membakar jasat mayat tersebut, mereka akan berdoa kepada Hyang Widhi.
  • Semua kaum Hindu percaya Hyang Widhi selalu menjaga umatnya dengan aman, tentram, dan damai.

6. Kata Hang

Digunakan dalam sastra kuno yakni untuk menghormati seseorang.

Contoh:

  • Sangat berjasa sekali sosok Hang Jebat, mampu mengalahkan ratusan penjahat.
  • Dalam beberapa sebuah prajurit, ingin berkata bahwa Hang Bae dapat terbang dengan sendirinya.
  • Hang Hulun berada di awan yang tenang, aman, dan damai.

Baca Juga :

Demikian artikel yang dapat kami ringkas dengan jelas dan jelas mengenai Pengertian Kata Sandang. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Kata Majemuk

Ika Evitasari
2 min read

Kalimat Simpleks

Ika Evitasari
2 min read