Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Kebudayaan Dongson

2 min read

Kebudayaan Dongson – Budaya Zaman Perunggu di sebuah lembah Hông Hông di Vietnam. Budaya ini berkembang di Asia Tenggara, termasuk dalam kepulauan, dari sekitar 1000 SM hingga 1 SM.

Dalam masyarakat Dongson merupakan komunitas peternak dan petani yang dapat diandalkan. Dia berpengetahuan, menanam kerbau dan babi dan bisa memancing. Dia sepertinya tinggal di pantai.

Dalam pembahasan ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Kebudayaan Dongson. Untuk itu, ikutalh pembahasan selengkapnya sebagai berikut.

Apa itu Kebudayaan Dongson ?

Pengertian Kebudayaan Dongson merupakan adanya sebuah budaya Zaman Perunggu yang telah tumbuh di lembah Sông Hồng dari Vietnam. Budaya ini berkembang di Asia Tenggara, termasuk dalam kepulauan, dari kurang lebih 1000 SM hingga 1 SM.

Budaya Dongson mulai berkembang di wilayah Indocina selama transisi dari Zaman Batu Tengah serta Neolitik ke Zaman Megalit kemudian. Pengaruh dalam budaya Dongson telah tumbuh di kepulauan yang dikenal dengan Zaman Perunggu.

Kebudayaan-Dongson

Budaya Dongson umumnya bisa digambarkan sebagai karya kelompok Austronesia, terutama terletak di pantai Annam, pada abad ke-5 SM. SM Dan mekar di hadapan Kristus. Culture sendiri mengambil nama Dongson pada Tanh hoa.

Komunitas Dongson termasuk dalam komunitas peternak dan petani yang dapat diandalkan. Dia berpengetahuan, menanam kerbau dan babi dan bisa memancing. Dia rupanya dalam badai petir, terlindung dari risiko banjir.

Di rumah-rumah besar di lantai dengan atap melengkung yang menghadap ke teras. Selain pertanian, komunitas Dongson juga dikenal sebagai komunitas laut, tidak hanya oleh nelayan tetapi juga oleh pelaut yang menyeberangi Laut Cina dan pantai selatan terhadap perahu.

Baca Juga :  Sejarah Menhir

Asal Asul kebudayaan Dongson

Asal usul budaya ini terletak pada perkembangan budaya Austronesia. Asal usul geng-geng ini adalah Yue-che, yang barbar yang muncul di barat daya Cina pada abad ke-8 SM. Tetapi pandangan mereka mirip dengan hubungan Dongsaon dengan budaya Halstatt, yang masih dipertanyakan.

Diyakini bahwa benda-benda perunggu itu ditemukan di Yunnan di Dongson. Meskipun jelas bahwa barang itu dibuat oleh kelompok dari Barat dan sejak pembuatannya, dapat ditentukan apakah barang itu adalah model untuk Dongson atau hanya sebuah klon. Jika klaim itu benar, ini bisa menjelaskan penyebaran dalam budaya Dongson di wilayah dataran tinggi yakni Burma.

Pengaruh Cina yang telah berkembang pesat memengaruhi budaya Dongson, terutama karena ekspansi pendudukan Cina ke perbatasan Tonkin menurun. Ini muncul dari motif dekoratif Dongson yang memodelkan benda-benda perunggu Tiongkok selama Kerajaan Pendekar.

Itu termasuk dalam adanya sebuah sumber penting untuk seni Dongson, yang berkembang sampai Dinasti Han diduduki, Tonkin 111 SM. BC menaklukkan. Namun, budaya Dongson kemudian memengaruhi budaya Indocina selatan, terutama dalam seni Cham.

Ada beberapa yang berpendapat bahwa budaya ini dipengaruhi oleh Hellenisme melalui model selatan dan Fu-nan, yang merupakan kekaisaran Indocina besar pertama di bawah pengaruh India. Akan tetapi, pendapat tersebut yakni tidak bisa dibalik.

Latar Belakang

Budaya Dongsong yakni telah berasal dari wilayah Dongson, yang juga termasuk lokasi di Teluk Tonkin di Vietnam. Karena masa konstitusi, budaya Dongson menghasilkan alat-alat logam.

Tradisi perunggu kembali ke 2.500 SM. SM Kembali. Budaya Dongson untuk Indonesia adalah pandangan yang ditanggung oleh sekelompok Melayu Deutro (Melayu Muda) di Indonesia kurang lebih 500 SM.

Contoh-Kebudayaan-Dongson

Ia sering menyebut Dong Son. Peradaban lebih tinggi dari Proto-Melayu. Dia bisa membuat alat kuningan. Peradaban ditandai dengan keterampilan pengerjaan logam yang sempurna.

Baca Juga :  Bangunan Taj Mahal

Perpindahan ke kepulauan Indonesia dapat dilihat dalam distribusi peralatan yang ditinggalkan di beberapa pulau Indonesia dalam bentuk kapak persegi. Peradaban ini dapat ditemukan di Malaka, Sumatra, Kalimantan, Filipina, Sulawesi, Jawa, dan Nusa Tenggara Timur.

Persaingan Peradaban Melayu kedua lebih cenderung memiliki kemajuan pengiriman daripada ayah karena petualangan sebagai pelaut didukung oleh aturan astrologi. Tempat kedua trek balap Melayu dan penggunaan angkutan laut.

Penyebaran Kebudayaan Dongson

Budaya-budaya yang tumbuh di Dong Son, lokasi Dong Son juga karya-karya yang ditemukan menemukan budaya di selatan Semenanjung Indochina (Samrong, Battambang di wilayah Kamboja).

Terinspirasi oleh Malaya (Sungai Tembeling di Pahang dan Klang di Selangor) Nusantara (Indonesia). Dengan gaya hidup nomaden, dalam mata pencaharian berburu manusia mengarah pada budaya Paleolitik dan kemudian ke migrasi dalam melanesoid dari Teluk Tonkin.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Kebudayaan Dongson. Dalam kebudayaan tersebut yakni termasuk dalam budaya Zaman Perunggu yang telah tumbuh di lembah Sông Hồng dari Vietnam.

Ika Evitasari
Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru