Kerajaan Islam di Indonesia

3 min read

Kerajaan Islam di Indonesia – Kerajaan Islam di wilayah Indonesia dimulai pada abad 13 hingga 15 Masehi. Bangkitnya pada Kerajaan Islam dapat disebabkan dengan hubungan dagang yang baik antara Indonesia dan negara-negara di Timur Tengah.

Terdapat banyak kerajaan Islam di Indonesia, dari Demak hingga Cirebon, ketika kerajaan Islam berarti bahwa raja dan mayoritas penduduknya juga Muslim.

Bagaimana sejarah Kerajaan Islam? Dalam pembahasan kali ini akan menjelaskan secara singkat dan jelas mengenai Kerajaan Islam. Untuk penjelasan lebih lanjut, yuukk… Simak penjelasan nya sebagai berikut.

Kerajaan Islam

Diperkirakan dalam kerajaan Islam di wilayah Indonesia memiliki ketenaran antara abad ke-13 dan ke-16. Munculnya kerajaan-kerajaan ini didorong oleh meningkatnya perdagangan laut dengan pedagang-pedagang Islam dari India, Persia, Arab, Cina dan sebagainya.

Kerajaan ini dapat dibagi menjadi beberapa daerah yakni berdasarkan pemerintah pusat, di Jawa, Sumatra, Maluku, dan Sulawesi. Islam dikenal di wilayah Indonesia pada abad pertama Hijriyah atau pada 7 M, meskipun ini tidak hanya umum dalam perdagangan dengan pedagang Muslim yang pergi ke Indonesia untuk berhenti selama beberapa waktu.

Pengenalan dalam Islam lebih intens, terutama di Semenanjung Melayu dan kepulauan, yang terjadi beberapa abad kemudian. Agama Islam pertama datang ke Indonesia melalui perdagangan, pendidikan dan proses lainnya.

Toko penyebar dalam agama Islam antara lain adalah Walisongo, diantaranya ialah:

  • Sunan Ampel
  • Sunan Gunung Jati
  • Sunan Kudu
  • Sunan Drayat
  • Sunan Bonang
  • Sunan Kalijaga
  • Sunan Giri
  • Sunan Muria
  • Sunan Gresik
Kerajaan-Islam-di-Indonesia

Sejarah Kerajaan Islam di Indonesia

Sejarah dalam masuknya Islam ke Indonesia didasarkan pada peran pedagang Arab yang menyebarkan agama Islam di Indonesia. Masuknya Islam awal ke Indonesia pada abad ke 7 M, tetapi pada saat itu tidak banyak yang mengadvokasi karena masih dipengaruhi oleh kekuatan agama Hindu di wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Politik Kerajaan Kalingga

Dalam penyebaran Islam itu panjang karena dimulai pada abad ke 7 hingga 13 M. Selama masa ini para pedagang memperkuat penyebaran Islam mereka. Penyebaran Islam tidak lepas dari peran dengan para pedagang Indonesia yang telah menerima Islam dan pengkhotbah.

Pengaruh Islam yakni lebih kuat pada orang yang tinggal di daerah pesisir. Akhir abad ke-12 Masehi dalam Kekuatan politik dan ekonomi Kerajaan Sriwijaya mulai menurun. Perkembangan agama Islam juga terkait erat dengan jatuhnya kerajaan Majapahit pada awal abad ke-15, dan banyak daerah akhirnya memisahkan diri dari Majapahit. Sekitar 1500, demak menjadi kerajaan Islam yang pertama di pulau Jawa.

Di luar wilayah Jawa, dalam perkembangan agama Islam juga tercermin dalam munculnya Kesultanan Ternaten, Kesultanan Banjar ke Kesultanan Gowa. Melalui dengan kerajaan-kerajaan Islam ini agama Islam tumbuh pesat dan menyebar ke seluruh wilayah Indonesia. Agama Islam tidak hanya diambil alih oleh penghuni panti asuhan, tetapi juga menyebar di daerah-daerah terpencil.

Kerajaan Islam di Indonesia

Contoh-Kerajaan-Islam

Berikut merupakan daftar kerajaan Islam yang ada dan ada di kehidupan masa lalu dari era kerajaan, ialah:

1. Kerajaan Demak

Kerajaan Demak adalah suatu kerajaan Islam yang pertama dan terbesar di wilayah Jawa. Menurut adat Jawa, pada kerajaan ini ialah turunan dari kerajaan Majapahit. Kerajaan Demak yakni didirikan pada 1475 dan runtuh pada 1554.

Di kerajaan ini dikatakan ada 5 raja yang perkasa, yaitu Sultan Trenggono, Sunan Prawata, Raden Fatah, Pati Unus, dan Arya Penangsang. Di masa jayanya, kerajaan ini menjadi kerajaan yang tak tertandingi, terutama di Pulau Jawa.

2. Kerajaan Banjar

Kesultanan Banjar didirikan pada 1520 dan bertahan sampai 1905. Sultan atau pemimpin pertama kerajaan Banjar ialah Sultan Suriansyah, yang diangkat pada 1526 dan memerintah hingga 1550.

Baca Juga :  Sejarah Walisongo

Pada zaman Keemasan Kesultanan Banjar dimulai pada periode 1526-1787, ketika kerajaan itu terkenal dengan kegiatan pertanian dan fasilitas militernya.

3. Kerajaan Cirebon

Kerajaan Cirebon atau Kesultanan Cirebon merupakan suatu kesultanan Islam yang cukup besar di daerah Jawa Barat pada abad ke 15 dan 16 M. Kesultanan Cirebon yang telah didirikan pada 1430 dan penguasa atau sultan pertama yang melayani di kerajaan adalah Pangeran Wal directsang sebagai Sultan Cirebon I, melayani 1430 – 1479.

4. Kerajaan Aceh

Kesultanan Aceh Darussalam adalah kerajaan Islam di pulau Sumatra dengan ibukota Banda Aceh. Kesultanan Aceh Darussalam telah didirikan pada 1496 setelah Sultan Ali Mughayat Syah pertama kali dinobatkan sebagai Sultan dan menjadi pemimpin pertama Kesultanan Aceh Darussalam.

Kerajaan ini telah terkenal karena perlawanannya dan penolakan terhadap imperialisme Eropa yang dibawa oleh penjajah kolonial di Nusantara.

5. Kerajaan Peureulak atau Perlak

Kesultanan Peureulak adalah kerajaan Islam yang didirikan pada 840-1292. Sultan pertama dan pendiri Kesultanan Peureulak adalah Sultan Alaiddin Syed Maulana Abdul Aziz Shah, yang mendirikan Kesultanan Peureulak pada 840 dan memerintah hingga 864.

Kesultanan telah tercatat dalam berbagai catatan Cina dan dalam catatan seorang pengembara yakni terkenal Marco Polo, yang menulis bahwa ia telah berhenti di sebuah negara bernama Ferlec (Peureulak), yang penduduknya telah bergabung dengan ajaran Islam.

6. Kerajaan Malaka

Kesultanan Malaka adalah kerajaan Islam Melayu yang berdiri di tanah Malaka. Kerajaan ini pertama kali didirikan pada 1405 oleh Parameswara. Kerajaan dikatakan mempertahankan hubungan baik dengan Cina, di mana ada banyak hubungan antara kedua pihak.

7. Kerajaan Mataram Islam

Mataram Islam atau Kesultanan Mataram Islam adalah kerajaan Islam di Jawa, di mana kerajaan itu awalnya hadiah untuk Ki Ageng Panahan karena mengalahkan Arya Penangsang.

Baca Juga :  Peninggalan Kerajaan Demak

Pemimpin Mataram Islam yang paling terkenal adalah Sultan Agung, yang tidak hanya terkenal karena kepemimpinannya, tetapi juga karena pekerjaannya dan para penemunya, yang mencakup kombinasi zaman Kristen dan Saka.

8. Kerajaan Banten

Kesultanan Banten atau Kerajaan Banten adalah kerajaan Islam di pulau Jawa, tepatnya di Pasundan, Banten pada 1526. Sultan pertama yang memimpin kerajaan ini adalah Sultan Maulana Hasanudin dan pemimpin terakhir Kesultanan Banten sebelum datang dari kekuatan kolonial Inggris terpaksa bubar, adalah Sultan Maulana Muhammad Syafiudin.

9. Kerajaan Pajang

Kerajaan Pajang adalah kerajaan di Jawa Tengah dengan raja pertama yang berkuasa, yaitu Hadiwijaya atau Joko Tingkir. Kerajaan ini didirikan pada 1548 setelah Hadiwijaya mengalahkan Arya Penangsang.

10. Kerajaan Pasai Samudera

Kesultanan Samudera Pasai, juga dikenal sebagai Samudera Darussalam, adalah kerajaan Islam di pantai pulau Sumatra. Setelah sejarah Kesultanan Pasai Samudera pertama kali didirikan pada 1267 oleh Marah Silu, yang kemudian mengambil gelar Sultan Malik as-Saleh. Kemuliaan Kesultanan Pasai datang ketika Ratu Naharsyiyah menjabat sebagai pemimpin.

Dalam sebuah kerajaan ini dapat dimulai pada abad 13 hingga 15 Masehi. Agama Islam pertama kali datang ke wilayah Indonesia melalui perdagangan, pendidikan dan proses lainnya.

Baca Juga :

Demikian oembahasan kali ini mengenai Kerajaan Islam di Indonesia. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Suku Asmat

Ika Evitasari
2 min read

Tari Serimpi

Ika Evitasari
2 min read

Tari Topeng

Ika Evitasari
2 min read