Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Kerajaan Singosari

3 min read

Kerajaan Singosari – Kerajaan Singasari merupakan Kerajaan yang berada di Jawa Timur tahun 1222 dan didirikan oleh Ken Arok. Diperkirakan lokasi Kerajaan ini berada di daerah Singasari, Malang.

Nama Kerajaan yang sebenarnya adalah Kerajaan Tumapel dan beribukota di Kutaraja. Kerajaan ini pernah berjaya pada masa kepemimpinan Kertanagara yang sekaligus menjadi raja terbesar dalam sejarah Kerajaan.

Bagaimana sejarah Kerajaan ini? Yukk… Simak penjelasan selanjutnya yang akan dibahas secara singkat dan jelas serta tentunya dapat dengan mudah untuk dipahami. Berikut ialah penjelasan nya.

Bagaimana Sejarah Kerajaan Singosari ?

Contoh-Kerajaan-Singosari

Kerajaan ini mempunyai suatu nama lain, dalam Kerajaan Tumapel dan pertama kali didirikan sejak 1222. Awalnya, kerajaan ini adalah suatu bagian dari kerajaan Kediri sampai kemudian uang Iwu dan Tumapel bernama Tunggul Ametung dibunuh dengan Ken Arok dan kerajaan ini diperoleh dengan Ken Arok sendiri dengan imbalan yakni pada Tunggul Ametung.

Kerajaan Singosari atau Singasari merupakan kerajaan yang telah berhasil untuk mengendalikan dengan pulau Jawa dan bahkan di luar Jawa pada masa jayanya.

Kebutaan yang disukai Ken Arok membuat Ken Dedes membuatnya rela membunuh sang Tunggul Ametung, yang sebelumnya berbaik hati untuk menjadikannya pelayan yang setia dan mengabdi padanya.

Ken Arok harus jatuh cinta pada kecantikan Ken Dedes. Keinginan Ken Arok untuk membunuh Tunggul Ametung bahkan lebih besar ketika ia mengetahui bahwa Tunggul Ametung, suami Ken Dedes, akan menjadi raja yang hebat dan besar.

Baca Juga :  Latar Belakang Kerajaan Pajajaran

Pada saat itu, Ken Arok membuat keris di Mpu Gandring, yang seharusnya menjadi senjata yang hebat dan kuat. Namun, ketidaksabaran Ken Arok membuatnya tanpa sengaja membunuh Mpu Gandring dan mengutuknya di ujung nafas produsen belati ajaib MPU.

Ketika Ken Arok menjadi Akuwu yang baru, ia menikahi Ken Dedes dan mulai melepaskan Tumapel dan memutuskan untuk membangun kerajaannya sendiri. Perang antara kerajaan Kediri dan para Brahmana dan Ken Arok, yang kemudian dimenangkan oleh Ken Arok, tidak bisa dihindari.

Kerajaan-Singosari

Silsilah Kerajaan Singosari

Pada awal pendiriannya, Ken Arok adalah pendiri utama kerajaan ini, yang asalnya bahkan tidak jelas. Namun, kemudian, Ken Arok dirawat oleh pencuri dan dibesarkan dengan pendidikan yang penuh dengan kelicikan dan kejahatan dalam hidupnya.

Perkawinannya yang begitu kontroversial dengan Ken Dedes yakni telah melahirkan seorang empat anak, Mahisa Wongga Teleng, Agnibaya, Panji Saprang, dan Dewi Rimbang. Terdapat anak tiri dari pernikahan Ken Dedes dengan Tunggul Ametung yakni bernama Anusapati. Dan empat anak lagi, anak-anak dari pernikahan Ken Umang dan Ken Arok.

Anusapati, kemudian menjadi penerus kekuasaan Ken Arok dan memerintah kerajaan Singosari untuk waktu yang lama dari tahun 1227 hingga 1248, tidak banyak diperbarui, karena dia suka ayam ayam.

Pada generasi berikutnya, kekuasaan jatuh ke Tohjaya, putra Ken Arok dan Ken Umang. Pertarungan ini dilakukan dengan membunuh Anusapati. Tohjaya tidak memerintah kerajaan Singasari terlalu lama, karena Ranggawuni, putra Anusapati, membalas dendam. Sampai akhirnya dia menjadi raja di 1248-1268.

Peningalan Kerajaan Singosari

Ada banyak peninggalan dari sebuah kerajaan Singosari, berikut merupakan beberapa peninggalan nya, diantaranya ialah:

1. Candi Singosari

Candi ini terletak di Kabupaten Singasari, Malang. Terletak di lembah antara Tenggergebirge dan Arjuna. Kuil ini sebelumnya digunakan untuk tempat terkenal dengan Raja Kertanegara yang begitu terkenal.

Baca Juga :  Sejarah Bola Voli

2. Candi Jago

Candi ini mempunyai sebuah bentuk yang dapat menyerupai teras yang bertingkat. Dalam sisa bangunan karena akibat tersambar kilat atau petir. Bagian ini dapat menampilkan suatu relief Pancatantra dan Kunjakarna. Secara keseluruhan, Candi Cago terbuat dari andesit.

3. Prasasti Manjusri

Prasasti Manjusri adalah suatu peninggalan dalaam kerajaan Singosari, yang sebelumnya bertempat di Kuil Jago. Sekarang keberadaannya telah dilestarikan di tempat Museum Nasional Jakarta sebagai naskah yang terletak di belakang Archa Manjusri.

4. Candi Sumberawan

Candi Sumberawan, 6 km dari Candi Singasari. Yakni dapat terletak di dekat danau dengan air jernih dan karenanya menyandang nama Kuil Rwan. Sebelumnya, candi ini juga digunakan sebagai stupa dan oleh umat Buddha.

5. Prasasti Singosari

Prasasti Singasari tanggal kembali ke 1351 dan pertama kali ditemukan di Singasari Malang. Saat ini prasasti ini telah disimpan di tempat Museum Gajah.

6. Arca Dwarapala

Arca Dwarapala memiliki bentuk yang menyerupai monster dan begitu sangat besar. Arcs ini adalah tanda memasuki wilayah Kotaraja dan peninggalan reruntuhan Singosari, yang penuh rahasia karena lokasi Kotaraja yang sebelumnya tidak diketahui.

Pembangunan candi pemakaman di bawah arahan Gajah Mada. Masih ada beberapa peninggalan Kerajaan Singosari yang masih dapat dilihat sampai sekarang, seperti Kuil Kidal, Prasasti Wurare, Kuil Jawi, dan Kuil Songgoriti.

Raja Kerajaan Singasari

Kerajaan Singasari dipimpin dengan seorang raja dan tentunya memiliki pengaruh yang begitu sangat besar kepadaa kerajaan ini. Sehingga dalam kerajaan ini mempunyai sejarah yang pasti akan diingat oleh masyarakat di wilayah Indonesia. Inilah raja-raja Singasari, diantaranya ialah:

1. Ken Arok

Ken Arok dapat memerintah tahun 1222 Masehi. Kerajaan Singasari, yang dia buat saat itu saluran air dari akuwu Tumapel. Ia telah berhasil menjadi seorang raja dalam kerajaan Singasari karena dia memenangkan perang dan kemudian telah mendirikan suatu kerajaan Singasari.

Baca Juga :  Suku Asmat

2. Tohjaya

Tohjaya kemudian menjadi sebuah raja dalam Kerajaan Singasari setelah berhasil untuk membunuh Anusapati pada 1248. Dalam kepemimpinan Tohjaya hanya bertahan dalam beberapa bulan ketika Mahesa Cempaka dan Ranggawuni telah melancarkan dalam sebuah pemberontakan. Dalam serangan itu Tohjaya terluka parah dan akhirnya meninggal.

3. Anusapati

Anusapati telah memerintah pada sekitar 1227-1248 M. Sedikit yang telah diketahui tentang Anusapati, tetapi dia telah dibunuh dan Anusapati dibunuh dengan Tohjaya, yang ingin membalas dendam kematian ayahnya, yakni Ken Arok.

4. Ranggawuni

Setelah membunuh Tohjaya, takhta kerajaan telah jatuh ke tangan seorang Ranggawuni. Ia telah memimpin Ranggawuni dari tahun 1248 hingga 1268 dan ditemani oleh Mahesa Cempaka. Kerajaan pada waktu itu sangat aman dan terjamin selama kepemimpinan Ranggawuni.

5. Kertanegara

Raja Kertanegara menjadi raja terakhir kerajaan Singasari dan pada saat yang sama raja, yang membuat Singasari menjadi menang. Ia telah menjadi seorang raja pada saat dia muda. Tujuan raja Kertanegara merupakan sebagai melaksanakan ekspedisi Pamalayu serta menaklukkan Jawa Barat dan Bali. Selain itu, pada cita-cita Raja Kertanegara dapat menguasai Tanjung Pura dan Pahang.

Kerajaan Singasari adalah salah satu kerajaan di wilayah Jawa Timur dan telah berhasil pada waktu itu dan berhasil melakukan perubahan di Nusantara.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini yang dapat kami sampaikan mengenai Kerajaan Singasari. Semoga ulasan kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.

Ika Evitasari
Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Sejarah Musik

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read
SELAMAT DATANG
Semangat Belajar Generasi Milenial, Patuhi Protokol Kesehatan dan Semoga Artikel Bermanfaat, Untuk Kerjasama, Kritik, dan Saran Silahkan Dapat Melalui Kontak Kami