Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Kingdom Animalia

2 min read

Kingdom Animalia – Termasuk hewan organisme eukariotik, yakni sangat berbeda pada tumbuhan atau tanaman. Pada hewan, tidak mempunyai sebuah klorofil dan tidak mampu melakukan sebuah proses fotosintesis.

Dalam artikel ini akan membahas secara singkat dan jelas mengenai animalia atau hewan. Yuukk.. Simak ulasan nya sebagai berikut.

Apa yang di maksud dengan Kingdom Animalia ?

Hewan atau organisme selain Kingdom Animalia merupakan sebuah organisme dengan sel kompleks atau dapat disebut dengan organisme eukariotik multiseluler.

Berbeda dengan tanaman yang memiliki sebuah klorofil sehingga mereka dapat menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis.

Karena itu, satwa liar harus menemukan makanannya sendiri untuk mendapatkan energi yang dicerna dalam tubuh hewan tersebut.

Dalam sebuah proses pencernaan ini sangat membutuhkan oksigen untuk suplai utama dan kemudian dilepaskan sebagai limbah lagi yang berbentuk karbon dioksida.

Hewan mempunyai karakteristik yang dapat membedakan mereka dari hewan lainnya, di mana sel-sel hewan tidak memiliki suatu dinding sel.

Hewan mempunyai banyak sel otot untuk gerakan dan sel saraf yang mempunyai sebuah fungsi merespons setiap rangsangan yang akan datang.

Kingdom-Animalia

Ciri – Ciri Kingdom Animalia

Dalam jenis hewan ini memiliki sebuah ciri-ciri yang dapat membedakan dengan hewan lainnya, di antaranya adalah:

  • Memiliki sifat heterotrofik (tidak bisa membuat makanan sendiri).
  • Membutuhkan oksigen.
  • Memiliki sebuah organisme multiseluler (mempunyai banyak sel).
  • Secara umum reproduksinya seksual, tetapi hanya beberapa Phyla yang menggunakan reproduksi aseksual.
  • Memiliki sebuah bentuk yang dewasa dan selalu diploid (2n)
  • Mempunyai sebuah sel otot sebagi penggerak dan sel saraf untuk stimulasi
Baca Juga :  Pengertian Trakea

Sistem Organ Kingdom Animalia

1. Sistem Respirasi (Pernapasan)

Termasuk dari kelompok Vermes yang secara bernafas dengan permukaan pada tubuhnya. Pada sebuah sistem pada pernapasan hewan serangga dapat disebut dengan sistem penangkapan trakea. Sementara hewan laut dan ikan lainnya meliputi kepiting, cacing laut, udang, dan bintang laut yang bernafas dengan sistem insang.

Katak dewasa bernafas dengan paru-paru dan kulitnya. Larva katak atau disebut dengan berudu, akan menggunakan insang yang berada di luar. Pada salamander, insang luar akan dipertahankan hingga tumbuh dewasa. Burung mempunyai paru-paru dapat didukung oleh saccus pneumaticus yakni kantung udara.

2. Sistem Rangka

Sistem Rangka di Kingdom Animalia dapat dibagi menjadi dua bagian, yakni endoskeleton dan exoskeleton. Endoskeleton merupakan sebuah kerangka yang terkandung dalam tubuh binatang. Kerangka endoskopi ditutupi dengan daging dan kulit. Seperti dengan vertebrata.

Sedangkan Exoskeleton merupakan perancah terletak pada luar tubuh suatu hewan, yang dapat melindungi dan membungkus organ internal yang lembut atau lunak. Seperti invertebrata berasal dari strain Athropoda.

3. Sistem Reproduksi

Sistem reproduksi di Kingdom Animalia sungguh berbeda. Beberapa dapat berkembang biak secara seksual, seksual atau keduanya. Reproduksi aseksual merupakan reproduksi, yang terjadi melalui pertumbuhan, pembagian, dan regenerasi. Contoh hewan dengan sistem reproduksi aseksual merupakan hydra, amuba, dan lain-lain.

Reproduksi seksual merupakan sebuah reproduksi yang dapat terjadi melalui perpaduan gamet betina dan jantan, sehingga terjadi pembuahan dan individu-individu baru dapat dihasilkan. Pemupukan dibagi menjadi dua bidang pemupukan eksternal dan internal. Pemupukan internal merupakan pemupukan yang terjadi di dalam tubuh.

Contoh hewan termasuk anjing, kucing, kelinci, tikus, dan lain-lain. Sedangkan pembuahan luar yakni pembuahan yang terjadi di luar tubuh. Contoh binatang adalah kodok, katak dan berbagai jenis ikan lainnya.

Baca Juga :  Sistem Saraf Pada Hewan

Selain itu, terdapat organisme yang berkembang biak dengan partenogenesis (sel telur yang dapat berkembang menjadi individu baru tanpa dibuahi oleh sel sperma), seperti semut dan lebah.

4. Sistem Sirkulasi (Sistem Peredaran Darah)

Sistem peredaran darah terhadap sebuah organisme multiseluler dapat dibedakan dari sirkulasi darah tertutup dan terbuka. Darah tidak selalu mengalir di pembuluh darah di aliran darah terbuka. Sedangkan untuk sirkulasi darah tertutup, darah mengalir pada sebuah sistem pembuluh darah.

Jantung ikan mempunyai dua bilik atau ruang, yaitu ventikel dan atrium. Di Amfibia, jantung mempunyai tiga ruang yakni atrium kiri, atrium kanan, dan ventrikel. Jantung reptil mempunyai empat ruang, tetapi penghalang antara ventrikel kiri dan kanan tidak lengkap.

Di Aves dan Mamalia, jantung mempunyai empat kamar, sehingga tidak ada darah kaya O2 bercampur dengan kaya akan darah yang mengandung CO2.

Dalam jenis hewan ini, memiliki sebuah organisme dengan bentuk sel kompleks atau organisme eukariotik multiseluler. Tentunya sangat berbeda dengan tanaman yang mampu menghasilkan makanan sendiri yakni melalui sebuah fotosintesis.

Baca Juga :

Demikian artikel yang dapat kami ringkas untuk Anda mengenai Kingdom Animalia, semoga bermanfaat untuk Anda.

Ika Evitasari
Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru