Macam-Macam Ideologi

2 min read

Macam-Macam Ideologi – Ideologi yakni sebuah ide atau gagasan yang dapat diajukan kepada masyarakat. Terdapat juga visi dan misi yang begitu ditata sangat komprehensif dan diterapkan dengan secara langsung.

Dalam ideologi, terdapat 10 macam secara umum yang pengertiannya sangat berbeda-beda. Yuukk… Simak ulasannya untuk mengetahui penjelasan tentang macam-macam ideologi, berikut adalah penjelasan nya.

Apa itu Ideologi ?

Pengertian Ideologi merupakan sebuah kumpulan ide-ide mendasar, gagasan, kepercayaan dan keyakinan yang secara sistematis sejalan dengan arah dan tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan bernegara dan berbangsa.

Beberapa orang, dapat memahami pengertian ideologis sebagai visi yang komprehensif, sebagai pandangan tentang semua hal secara umum, dan sebagai seperangkat instruksi filosofis yang telah ditujukan kepada kelas penguasa kepada semua anggota masyarakat.

Pengertian-Ideologi

Istilah pada ideologi terkait erat pada berbagai bidang dalam kehidupan manusia, yakni:

  • Politik (Pertahanan, Hukum, dan Keamanan)
  • Secara Sosial
  • Budaya
  • Agama

Dengan demikian, makna ideologi dapat di definisikan untuk seperangkat ide yang mempunyai bentuk dalam rasa kepercayaan dan pemahaman untuk mewujudkan cita-cita manusia.

Macam-Macam-Ideologi

Macam – Macam Ideologi

Masing-masing pada sebuah kumpulan masyarakat tentunya mempunyai sebuah ideologi yang dapat dipegang masing-masing untuk dasar dalam memandang yakni dengan berbagai hal yang akan terjadi pada lingkungan tersebut. Berikut merupakan beberapa macam ideologi yang ada pada kalangan masyarakat:

1. Kapitalisme

Ideologi kapitalisme merupakan adanya keyakinan bahwa pemilik modal dapat melakukan dengan berbagai usaha sebagai meraih keuntungan yang begitu besar. Tokoh besar dalam adanya berkembangnya dalam ideologi tersebut ialah Adam Smith yang telah menyerang dalam merkantilisme melalui para psiokrat karena dianggap kurang mendukung adanya perekonomian pada masyarakat.

Baca Juga :  Pengertian Struktur Sosial

Pemerintah dapat bertugas sebagai mengawasi semua pekerjaan yang akan dilakukan oleh rakyatnya. Beberapa negara yang menganut akan paham adanya kapital ialah Spanyol, Australia Portugis, Belanda, dan Perancis.

2. Liberalisme

Ideologi liberal ini dapat didasarkan pada pemahaman akan kebebasan merupakan sebuah nilai politik yang paling utama. Pada dasarnya, terdapat harapan dari perkembangan dari ideologi ialah sebagai mencapai tujuan masyarakat yang bebas dengan ciri utamanya ialah dalam kebebasan berpikir untuk setiap individu.

Liberalisme akan menginginkan adanya kebebasan bertukar gagasan, ekonomi pasar yang dapat mendukung dalam sebuah usaha pribadi, penolakan adanya sebuah pembatasan secara individu dan mempunyai suatu pemerintahan yang transparan. Argentina Yunani, Amerika Serikat, dan Rusia menjadi penganut paham liberalisme tersebut.

3. Komunisme

Berasal dari tokoh Friederich Engels dan Karl Marx, yakni akan fokus pada tujuan utama dari sebuah ideologi merupakan sebagai untuk memperjuangkan hak semua dalam berbagai jenis kelas sosial yang ada pada kalangan masyarakat yakni dapat menjadi sebuah kelas sosial yang sama tanpa adanya sebuah yang perbedaan sesuai dengan kewajiban warga negara dan hak masyarakat.

Dalam komunisme mempunyai nama lain yakni Leninisme atau Marxisme, karena adanya sebuah kedua tokoh inilah yang dapat melahirkan sebuah ideologi pada dunia. Dalam sebuah ideologi komunis akan tumbuh karena adanya sebuah pertentangan terhadap ideologi kapitalisme di mana tani dan buruh tidak dapat di apresiasi dengan baik dan hanya dianggap untuk salah satu faktor pada produksi.

4. Sosialisme

Definisi pada sosialisme hampir sama dengan sebuah konsep nya adanya pemahaman dalam ideologi komunisme karena terdapat prinsip yakni dapat mengutamakan kepemilikan dalam segala sesuatu yakni dengan secara bersama tidak ada yang namanya hak kepemilikan dalam individu. Istilah sosialisme, muncul pada abad ke 19 di negara prancis dan kemudian dapat terpengaruh yakni menyebar ke berbagai kalangan oleh dunia.

Baca Juga :  Sistem Politik Otoriter

Para tani dan buruh hanya akan dijadikan untuk faktor produksi dan tidak dapat dilihat lagi dengan gaji yang mereka dapatkan. Tingkat dalam kelayakan terhadap hidup mereka begitu sangat kurang hingga akan muncul bahwa dengan negara yakni harus melindungi kepada rakyat sehingga tanpa adanya perbedaan dari satu orang ke orang lainnya sehingga terjadi dalam kesejahteraan yang utuh di dalam suatu negara.

5. Anarkisme

Anarkisme adalah suatu tatanan politik yang dapat dianjurkan dengan tidak perlu adanya negara dan merupakan sebuah tindakan dalam sukarela yang dapat mengatur dirinya sendiri. Namun, terdapat juga beberapa orang yang telah mengartikan sebagai beberapa tatanan tanpa terdapat pada hierarki yang ada di dalamnya hingga semuanya dianggap sama.

Terkadang para orang yang akan dalam menganut anarkisme ini akan menggunakan kekerasan menjadi penyebab terjadinya sebuah penyalahgunaan dalam kewenangan mencapai dalam tujuannya dalam berusaha untuk menyampaikan ide yang diinginkan.

Akan tetapi, dalam adanya ideologi dapat menjadikan dengan berbagai pertentangan pada kalangan masyarakat karena tidak adanya aturan yang jelas dan menjadikan negara kacau karena tidak ada patokan antara benar dan salah. Negara yang telah menganut anarkisme berada pada bagian negara spanyol namun usianya tidak lama.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang dapat kami sampaikan untuk Anda, mengenai Macam-Macam Ideologi. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan dapat membantu Anda.

Sejarah Sumpah Pemuda

Ika Evitasari
2 min read

Sejarah Pancasila

Ika Evitasari
3 min read