Yolanda Medya Saputra Selagi masih ada kopi, berarti masih ada harapan!!!

Macam Macam Topologi Jaringan

5 min read

Ruangguru.co – Hai teman kembali lagi bersama kami web paling baik untuk anda mendapatkan ilmu, nah pada kesempatan kali ini kami akan menyampaikan tentang Macam Macam Topologi Jaringan.

Ketika kita membangun jaringan komputer, topologi jaringan adalah aspek penting yang harus ditanggapi dengan serius.

Bukan tanpa alasan, hubungan geometris antara berbagai elemen dasar penyusun jaringan (tautan, simpul, dan stasiun) harus sesuai dengan kebutuhan sehingga setiap komputer dalam satu jaringan dapat terkoneksi dengan baik.

Pengertian Topologi Jaringan

Macam Macam Topologi Jaringan

Sederhananya, pengertian topologi jaringan pada komputer ialah metode atau cara yang dipakai untuk mengkoneksikan satu komputer dengan komputer lain.

Struktur atau jaringan yang dipakai untuk mengkoneksikan satu komputer dengan komputer lain lain dapat berupa kabel atau nirkabel (Tanpa Kabel).

Dalam praktiknya, ada beberapa jenis topologi pada jaringan komputer yang digunakan sesuai dengan skala jaringan, tujuan, biaya, dan pengguna.

Beberapa topologi ini adalah topologi cincin, topologi bus, topologi bintang, topologi mesh, dan topologi pohon.

Setiap jenis topologi mempunyai kekurangan dan kelebihan sehingga dalam penerapannya wajib memperhatikan peruntukannya.

Macam Macam Topologi Jaringan

Beragam komputer ada banyak macam topologi jaringan, kali ini kita akan membahas tuntas berbagai jaringan komputer beserta berbagai kelemahan dan kelebihannya.

1. Topologi Bus

Fungsi Topologi Bus

Topologi bus adalah jaringan yang hanya memakai satu kabel (coaxial) untuk media kabel dan media transmisi tersebut sebagai pusat atau inti dari semua server yang terkoneksi.

Masing-masing dari komputer dikoneksikan ke kabel utama menggunakan konektor jenis BNC, lalu diakhiri menggunakan terminator jika Konektor BNC sudah terkoneksi dengan Coaxial kabel.

Kelebihan & Kekurangan Topologi Jaringan Bus

Kelebihan:

  • Hemat dalam penggunaan kabel dan biaya karena cuma menggunakan satu kabel utama.
  • Lumayan sederhana.
  • Lumayan mudah apabila anda ingin menambah server baru, karena pemasangan tidak akan memutus seluruhan sambungan sehingga tidak akan mengganggu server yang lainya.

Kekurangan:

  • Apabila jarak jauh diperlukan repeater.
  • Jalur lalu lintas lumayan padat karena bolak-balik.
  • Bila kabel utama mengalami gangguan, maka semua jaringan juga mengalami gangguan.
  • Susah melacak tempat trouble.
  • Jika komputer banyak yang terhubung maka performa sinyal dan lalu lintas akan menurun.
Baca Juga :  Pengertian Access Point

2. Topologi Bintang

Karakteristik Topologi Star

Topologi bintang adalah suatu bentuk jaringan di mana ada satu tautan (Hub / Switch) sebagai pusat dan setiap komputer terhubung ke tautan itu.

Hub / sakelar ini berada di posisi tengah dan berfungsi untuk menghubungkan satu komputer ke setiap komputer yang terhubung dan juga menghubungkan komputer ke Server File.

Cara kerjanya adalah jika komputer mengirim data antara satu sama lain maka data harus mengalir ke Hub / Switch pertama dan kemudian pergi ke komputer tujuan.

Kelebihan & Kekurangan Topologi Bintang

Kelebihan:

  • Sangat mudah untuk menambahkan komputer baru yang ingin Anda sambungkan.
  • Tingkat keamanannya relatif tinggi.
  • Paling fleksibel di antara topologi jaringan lainnya.
  • Kemudahan kontrol karena sistem terpusat.
  • Jika ada kesalahan, mudah dideteksi.

Kekurangan:

  • Tergantung pada spesifikasi Hub, jika rendah maka kinerja sistem jaringan juga rendah
  • Biaya lebih mahal
  • Jika Hub / Switch rusak maka seluruh jaringan juga rusak
  • Cukup boros dalam penggunaan kabel
  • Hub sangat sensitif, karena mereka merupakan pusat jaringan

3. Topologi Jaringan Ring

topologi cincin

Topologi dering atau topologi cincin adalah topologi jaringan dalam bentuk serangkaian titik di mana setiap titik kanan dan kiri terhubung ke dua titik lainnya ke komputer pertama dan akhirnya membentuk cincin atau lingkaran.

Titik pada topologi cincin memperkuat sinyal di setiap seri atau sebagai pengulang. Cara kerjanya, yaitu: komputer 1 berencana mengirim file ke komputer 4? untuk dikirim, file harus melewati komputer 2 dan 3? hanya komputer 4 yang menerima file.

Dengan metode seperti itu, sinyal dan aliran data akan tetap stabil. Arah aliran data bisa searah atau berlawanan arah jarum jam, tergantung kebutuhan.

Kelebihan & Kekurangan Topologi Cincin

Kelebihan:

  • Kinerja sinyal dan aliran data stabil, bahkan lebih baik dari pada topologi bus, meskipun aliran data berat.
  • Mudah dirancang dan diproduksi.
  • Hemat biaya kabel.
  • Hemat biaya .
  • Jika terjadi masalah, mudah untuk mengkonfigurasi ulang atau menginstal pemasang baru.

Kekurangan:

  • Kinerja arus lalu lintas data tergantung pada jumlah komputer di jaringan
  • Jika ada satu komputer yang memiliki kesalahan, maka seluruh jaringan juga akan salah, solusinya adalah menggunakan topologi dering ganda

4. Topologi mesh

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh

Topologi mesh atau disebut topologi jaringan mesh ialah topologi jaringan berbentuk di mana seluruh workstation dapat dihubungkan satu dengan yang lain tidak teratur atau acak.

Karena Workstation terhubung langsung ke Workstation yang dimaksud, aliran data dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus melalui workstation lain.

Baca Juga :  Pengertian Topologi Cincin

Setiap Workstation memiliki setidaknya 2 jenis koneksi, yaitu kabel pertama yang terhubung dengan workstation lain dan akhirnya terhubung ke File Server.

Topologi jaringan mesh cocok untuk digunakan pada jaringan komputer kecil daripada yang besar. Alasannya selain koneksi berlebihan antara workstation tetapi juga sangat sulit untuk dikendalikan.

Kelebihan & Kekurangan Topologi Jaringan Mesh

Kelebihan:

  • Keamanan dan privasi terjamin karena akses langsung dapat dilakukan antara dua komputer tanpa melibatkan komputer lain.
  • Jika ada gangguan dalam satu koneksi jaringan, maka itu tidak mengganggu koneksi lain.
  • Kemudahan dalam mengidentifikasi titik masalah.
  • Arus lalu lintas data yang cepat di antara topologi jaringan lainnya karena mereka memiliki jalurnya masing-masing.
  • Kapasitas saluran komunikasi terjamin.

Kekurangan:

  • Dibutuhkan ruang yang cukup besar dalam membangun jaringan komputer.
  • Biaya yang dikeluarkan tinggi.
  • Boros dalam penggunaan kabel karena semua komputer atau workstation memiliki minimal dua tautan.

5. Topologi Jaringan Pohon

Cara Kerja Topologi Pohon

Topologi jaringan pohon adalah topologi dan hierarki jaringan multilevel di mana antara koneksi menggunakan Hub / Switch dan setiap Hub terhubung ke server file.

Topologi pohon sebenarnya merupakan kombinasi dari topologi bintang dan topologi bus, tetapi yang membedakan topologi pohon ini adalah bahwa ada banyak hub dalam jaringan dan sistem hierarkis.

Kelebihan & Kekurangan Topologi Pohon

Kelebihan:

  • Kemudahan dan keunggulan dalam manajemen data.
  • Kemudahan pengelompokan workstation serupa.
  • Mudah digunakan di jaringan yang luas.
  • Jika ada gangguan mudah dideteksi.

Kekurangan:

  • Kesalahan komputer tingkat tinggi kemudian komputer tingkat rendah juga kesalahan.
  • Jika hub error, komputer yang terhubung juga error.
  • Penggunaan biaya cukup besar.
  • Lalu lintas dan sinyal lambat karena terfragmentasi.
  • Karena banyaknya koneksi, lalu lintas dapat dianggap lambat.
  • Penggunaan kabel termasuk boros.

6. Topologi Peer to Peer

Topologi Peer to Peer

Ini adalah topologi paling sederhana dan paling dasar dari semua topologi yang tersedia. Topologi jenis ini hanya memiliki 2 komputer yang terhubung dengan satu kabel saja.

Tujuan topologi Peer to Peer adalah agar setiap komputer dapat terhubung satu sama lain tanpa harus melalui server lain sehingga setiap komputer dapat menjadi server sendiri.

Kelebihan & Kekurangan Topologi Peer to Peer

Kelebihan:

  • Proses instalasi mudah.
  • Sangat ekonomis dalam penggunaan kabel karena hanya satu kabel yang digunakan.
  • Setiap komputer bisa menjadi server.

Kekurangan:

  • Karena setiap komputer menjadi server, jika salah satu dari mereka memiliki kesalahan, maka akses data ke komputer kesalahan juga terganggu.
  • Dari segi keamanan sangat rendah, karena setiap komputer memiliki tingkat keamanan yang berbeda.
  • Sangat sulit untuk ditambahkan ke komputer lain.
Baca Juga :  Pengertian RDBMS

7. Topologi Linier

Topologi Linier

Topologi linear juga bisa disebut topologi bus yang berurutan. Kabel utama terhubung ke setiap komputer dengan menghubungkan T, kemudian terminator terpasang ke ujung.

Untuk jenis koneksi yang digunakan adalah koneksi BNC (British Naval Connector). Berikut 3 jenis konektor ditemukan dalam topologi linier:

  • BNC, konektor ini berfungsi untuk membawa kabel komputer ke koneksi T.
  • Sambungan T, berguna untuk mencocokkan kabel komputer dengan kabel utama Terminator, sebagai akhir dari topologi bus
  • Konektor BNC Barrel, Untuk menghubungkan 2 kabel BNC. Jumlah maksimum komputer yang dapat dihubungkan adalah 5-7 buah.

Kelebihan & Kekurangan Topologi Linier

Kelebihan:

  • Tata letak kabel peletakan cukup sederhana.
  • Mudah dikembangkan.
  • Terminator dapat dikurangi atau ditambahkan tanpa mengganggu lalu lintas data.
  • Hanya beberapa kabel yang digunakan.
  • Tidak ada kontrol pusat.

Kekurangan:

  • Kecepatan lalu lintas data sesuai dengan jumlah workstation, jika ada banyak maka akan menurunkan kecepatan.
  • Sangat sulit mendeteksi kesalahan yang terjadi.
  • kurangnya keamanan dan privasi karena ada pihak ketiga yang dilalui.
  • Lalu lintas data bisa sangat padat.

8. Topologi Hybrid

Topologi Hybrid

Topologi hibrid adalah topologi luas di mana topologi merupakan kombinasi dari 2 atau lebih jenis topologi lainnya. Topologi hibrida memiliki semua karakteristik dan sifat dari jenis topologi yang ada di dalamnya.

Pembuatan topologi hybrid bertujuan untuk memaksimalkan keunggulan dari masing-masing jenis topologi dasar di dalamnya.

Ketika jenis topologi dasar terhubung dengan berbagai jenis topologi dasar, tidak ada karakter yang ditampilkan di keduanya.

Kelebihan & Kekurangan Topology Hibrida

Kelebihan:

  • Kompatibel dengan jaringan skala besar.
  • Dapat mengurangi ruang jaringan yang terbuang.
  • Kelemahan dari masing-masing topologi dasar dapat diatasi.
  • Dapat diterapkan di lingkungan jaringan yang berbeda, karena fleksibel dalam desainnya.
  • ketika satu jaringan rusak, itu tidak mengganggu jaringan lain.
  • Kecepatan topologi konsisten dan stabil.

Kekurangan:

  • Kamar yang luas harus tersedia karena penggunaan banyak kabel.
  • Boros dalam penggunaan kabel karena di setiap jaringan ada kabel.
  • Proses instalasi dan pengaturannya cukup rumit.
  • Biayanya mahal karena merupakan kombinasi dari topologi lain.
  • Manajemen jaringan sulit.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Macam Macam Topologi Jaringan: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Selagi masih ada kopi, berarti masih ada harapan!!!