Pengertian Arthropoda

Posted on

Pengertian Arthropoda – Arthropoda ini dapat menghasilkan secara seksual atau genetik atau tidak, sistem saraf adalah sistem puncak saraf, sistem peredaran darah, sistem pencernaan, organ utama dari sistem ekskresi.

Arachnida (dalam bahasa Yunani Arachno = laba-laba) juga disebut kelompok laba-laba, meskipun anggotanya bukan laba-laba. dari 0,5 mm hingga 9 cm.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Arthropoda. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.

Apa itu Arthropoda ?

Pengertian Arthropoda adalah salah satu filum pada hewan, yang merupakan filum terbesar saat mengumpulkan materi. Anggota suku arthropoda membentuk 80% dari semua benda duniawi.

Dalam bahasa itu, kata arthropoda berasal dari kata Yunani, di mana “arthro” berarti bagian dan kaki podos. Karena itu arthropoda juga dikenal sebagai hewan.

Arthropoda mempunyai suatu nama lain yang merupakan hewan akuntansi. Arthropoda ditemukan di lautan, air tawar, daratan dan di udara. Arthropoda bisa menjadi parasit. Phylumarthropod adalah spesies terbesar dan menyumbang 75% dari semua hewan di bagian seluruh dunia.

Pengertian-Arthropoda

Ciri-Ciri Arthropoda

Terdapat berbagai ciri-ciri dalam Arthropoda, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Arthropoda hewan ini ialah tubuh besar dengan banyak kaki.
  • Arthropoda memiliki tubuh yang terbagi menjadi tiga bagian utama, termasuk kepala dan dada (dada) dan perut (perut).
  • Arthropoda memiliki exoskeleton, kulit luar yang menonjol atau sulit terbuat dari kitin.
  • Habitat arthropoda sangat besar atau dapat ditemukan di hampir semua lokasi.
  • Arthropoda ini dapat menghasilkan secara seksual atau genetik atau tidak, sistem saraf adalah sistem puncak saraf, sistem peredaran darah, sistem pencernaan, organ utama dari sistem ekskresi adalah tubuh ganas dan juga sistem pernapasan (tergantung pada jenisnya).
  • Ada 4 jenis arthropoda, yaitu Crustacea (udang-udangan), Myriapoda (kaki banyak), Arachnida (Laba-laba), dan insecta (serangga).
Baca Juga :  Pengertian Bioma

Klasifikasi Arthropoda

Arthropoda dibagi menjadi 20 kelas berdasarkan struktur tubuh dan kaki. Berikut ini dijelaskan dalam empat kelas, termasuk yang paling umum, kelas Arachnoidea, Crustacean, Myriapoda, dan Insecta.

a. Myriapoda

Myriapods (dalam bahasa Yunani Myria = banyak, Podos = kaki) adalah hewan dengan berbagai ukuran. Misi hewan adalah salah satu dari beberapa kali kita melihat diri kita sendiri di lingkungan sekitar kita.

Myriapods hidup di tanah di tempat-tempat lembab, misalnya di bawah dedaunan, karang atau tumpukan kayu. Bagian tubuh Myriapoda sulit dibedakan antara dada dan perut. Tubuh itu seperti cacing.

Contoh-Arthropoda

b. Arachnida

Arachnida (dalam bahasa Yunani Arachno = laba-laba) juga disebut kelompok laba-laba, meskipun anggotanya bukan laba-laba. dari 0,5 mm hingga 9 cm. Arachnoidea adalah hewan darat (tanah) yang hidup bebas atau parasit. Arachnoidea yang hidup bebas termasuk karnivora.

Sistem Organ Arthropoda

Terdapat berbagao jenis sistem dalam arthropoda, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Sistem Reproduksi Arthropoda

Reproduksi arthropoda ini mungkin aktif atau tidak secara seksual atau aseksual. Itu adalah melalui proses pedogenesis seksual, yaitu dengan pembuahan oleh pembiakan pria dan sebagian besar terjadi pada orang muda. Aseksual bereproduksi melalui partenogenesis tanpa pembuahan dengan suatu hewan jantan.

b. Sistem Saraf Arthropoda

Sistem saraf arthropoda ialah sepasang saraf tangga yang terletak di sisi perut tubuh. Arthropoda ini memiliki alat perasaan dalam bentuk antena.

c. Sistem Sirkulasi (Peredaran Darah) Arthropoda

Sistem peredaran darah dari arthropoda adalah sistem peredaran darah terbuka yang terdiri dari jantung dengan pembuluh darah pendek. Darah berwarna hijau dan disebut hemolmph.

d. Sistem Pencernaan Arthropoda

Sistem arthropoda pencernaan adalah sistem pencernaan sempurna yang meliputi mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan dubur. Mulut diberkahi dengan berbagai suplemen gizi yang mungkin atau mungkin tidak memfasilitasi pencernaan. Salah satu contohnya adalah memanggang rumput.

Baca Juga :  Metamorfosis Lalat

e. Sistem Pernapasan Arthropoda

Sistem pernapasan pada arthropoda bervariasi tergantung pada jenisnya. Ada nafas yang menggunakan insang, paru-paru, trakea atau bahkan melalui pori-pori di permukaan tubuh.

f. Sistem Eksresi Arthropoda

Organ dalam suatu ekskretoris utama dari arthropoda adalah kelenjar hijau, sering disebut sebagai tubulus Malpighi. Sisa metabolisme tubuh ada di kelenjar.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Arthropoda. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfat bagi Anda semuanya.