Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-

Pengertian Audit Manajemen

1 min read

Tahukah anda Pengertian Audit Manajemen? Bidang audit manajemen tidak terbatas hanya pada ruang lingkup dan bidangnya.

Karena audit manajemen ini sangat dipengaruhi oleh komitmen manajemen untuk memperbaiki segala kekurangan yang terjadi pada perusahaan di bawah manajemennya.

Bidang dan ruang lingkup audit bervariasi sesuai dengan kebutuhan perbaikan yang diinginkan oleh manajemen perusahaan. Berikut ini merupakan Pengertian Audit Manajemen yang harus anda ketahui.

Apa Itu Audit Manajemen?

Pengertian Audit Manajemen Manfaat, Tujuan dan Ruang Lingkupnya

Pengertian Audit manajemen adalah teknik yang mencakup sejumlah bidang luas mengenai prosedur, metode penilaian, kelayakan dan pendekatan.

Pemeriksaan manajemen dilakukan dalam menganalisis, mengevaluasi, meninjau, dan menimbang pekerjaan perusahaan dibandingkan dengan standar atau pedoman yang ditetapkan oleh perusahaan.

Tujuan dari pemeriksaan manajemen adalah untuk mengevaluasi efisiensi dan efektivitas perusahaan (Alexander Hamilton Institute, 1986: 1)

Arens dan Loebbecke (2003: 12) mengemukakan bahwa Audit Manajemen adalah evaluasi dari semua prosedur dan metode organisasi perusahaan, untuk mengevaluasi tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan.

Sementara Carmichael dan John Willingham (Konsep dan Metode Audit) menyarankan Panduan untuk teori dan praktik audit saat ini. 1996: 625).

Pengertian lain Audit Manajemen adalah tinjauan sistematis dari kegiatan organisasi tertentu dalam kaitannya dengan tujuan tertentu dengan pandangan untuk menilai kegiatan, mengidentifikasi peluang untuk perbaikan, mengembangkan rekomendasi untuk perbaikan atau tindakan lebih lanjut.

Manfaat Audit Manajemen

Manfaat audit manajemen adalah sebagai berikut:

  • Mengevaluasi tujuan, kebijakan, target, peraturan, prosedur struktur organisasi yang belum ditentukan sebelumnya.
  • Mengevaluasi kriteria pengukuran untuk mencapai tujuan organisasi dan menilai prestasi manajemen
  • Secara independen dan obyektif menilai pencapaian individu dan kegiatan unit organisasi tertentu.
  • Menilai efisiensi, efektivitas, dan efisiensi perencanaan manajemen dan sistem kontrol.
  • Temukan / identifikasi masalah organisasi yang muncul dan jika mungkin tentukan penyebabnya.
  • Menilai / percaya pada keandalan dan kegunaan dari beberapa laporan kontrol manajemen.
Baca Juga :  Pengertian Produk Domestik Bruto

Tujuan Audit Manajemen

Tujuan audit manajemen adalah sebagai berikut:

  • Evaluasi kontrol
  • Berkaitan dengan kontrol administratif (kontrol administratif) di perusahaan yang tujuannya adalah untuk menentukan apakah kontrol yang ada sesuai dan terbukti efektif dalam mencapai tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan.
  • Penilaian Implementasi
  • Auditor menyimpan informasi untuk menentukan apakah kegiatan perusahaan berjalan secara efektif dan efisien.
  • Memberikan Bantuan kepada Manajemen
  • Dengan memberikan rekomendasi untuk perbaikan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dan selaku auditor agar membantu manajemen lebih dahulu memahami prinsip-prinsip dari manajemen yang sedang diterapkan dan fungsi manajemen, yaitu perencanaan pengorganisasian, kepegawaian, memimpin dan mengendalikan.

Ruang Lingkup Audit Manajemen

Ruang Lingkup Audit Manajemen

Ruang lingkup audit manajemen mencakup semua aspek kegiatan audit manajemen.

Lingkup ini bisa dalam bentuk semua kegiatan atau bisa juga termasuk jenis program atau kegiatan tertentu yang dilakukan oleh perusahaan.

Periode audit manajemen juga bervariasi. Seringkali dalam satu minggu, beberapa bulan atau bahkan lebih dari satu tahun. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan.

Dalam menjalankan tugasnya, manajemen audit memiliki kriteria sebagai berikut:

1. Kriteria untuk Efektivitas dan Efisiensi

Efektivitas dan efisiensi digunakan sebagai standar untuk meminimalkan risiko yang dapat terjadi.

Efektivitas dan efisiensi suatu perusahaan harus dilihat dari keselamatan pekerja, bagaimana perusahaan memperhatikan para pekerjanya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi yang diinginkan.

2. Kasus sebagai penegasan suatu tindakan

Aktivitas yang serius dalam hal ini disebabkan oleh perusahaan tidak cukup memperhatikan keselamatan karyawannya sehingga diperlukan inspeksi dengan melakukan deteksi risiko dengan mengawasi karyawannya.

3. Efek sebagai pernyataan pada hasil suatu tindakan

Dengan penerapan standar dapat mengurangi kecelakaan bagi pekerja dan juga dapat meningkatkan risiko yang bisa terjadi dan masalah pelanggaran.

Baca Juga :  Pengertian Investasi Jangka Pendek

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Pengertian Audit Manajemen: Manfaat, Tujuan dan Ruang Lingkupnya, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-