Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-

Pengertian Bioma

4 min read

Pada kesempatan ini kita akan membahas Pengertian Bioma, fungsi, karakteristik, dan jenis bioma yang akan kita capai dalam artikel ini dengan cara yang singkat dan mudah dipahami.

Pertumbuhan makhluk hidup yang ada di alam semakin kompleks juga, dengan beragam dan berbagai bentuk ekosistem yang berkembang, baik ekosistem buatan maupun alami dengan perkembangan yang berbeda.

Berikut ini merupakan pengertian bioma yang harus anda ketahui.

Apa itu Bioma?

Pengertian Bioma Fungsi, Ciri-ciri Macam-macamnya Secara Lengkap

Pengertian Bioma adalah ekosistem besar dengan wilayah besar yang terdiri dari flora dan fauna khas. Bioma itu sendiri adalah ekosistem yang dibentuk oleh perbedaan lokasi geografis dan astronomi.

Pada dasarnya, bioma terdiri dari produsen, konsumen dan pengurai, di mana siklus dimulai dengan tanaman.

Pengertian lainnya Bioma adalah kumpulan organisme hidup yang mencapai klimaks di suatu area di permukaan bumi.

Bioma umumnnya tercipta karena pengaruh iklim pada suatu tempat. Biasanya terjadi karena akibat dari bedanya intensitas cahaya yang disebabkan oleh perbedaan lokasi geografis dan faktor ketinggian.

Dalam habitat darat, istilah Bioma dikenal sebagai area habitat yang mencakup skala luas.

Fungsi bioma

Biome sendiri adalah ekosistem terbesar yang dimiliki oleh flora dan fauna unik, yang pada dasarnya terdiri dari produsen, konsumen, dan pengurai (decomposers), di mana ada aliran materi dan energi yang selalu dimulai dari tanaman.

Ciri khas dari bioma itu sendiri adalah keberadaan vegetasi dominan tertentu di daerah yang dipengaruhi oleh kondisi iklim regional.

Dan oleh karena itu, perbedaan antara bioma yang berbeda tidak jelas dari jenis vegetasi yang terkandung di dalamnya. Fungsi Bioma adalah sebagai berikut

  • Memudahkan melakukan penataan populasi
  • Memudahkan mengelompokkan hewan dan tumbuhan yang baru ditemukan
  • Dapat mengetahui jenis-jenis tumbuhan dan hewan berdasarkan cara hidupnya untuk beradaptasi dengan lingkungan.
  • Memudahkan dalam melakukan pengumpulan jenis-jenis tumbuhan dan hewan
Baca Juga :  Fungsi Epiglotis

Ciri-ciri Bioma

Untuk fitur utama bioma itu sendiri adalah dominasi vegetasi tertentu di suatu daerah dengan pengaruh kondisi iklim regional. Jadi perbedaan antara bioma terbukti dari vegetasi yang tumbuh di dalamnya.

Bioma dibagi menjadi beberapa jenis yang ditentukan oleh iklim, curah hujan, lokasi geografis dan intensitas sinar matahari.

  • Pembentukan interaksi unsur-unsur lingkungan yaitu air, iklim, tanah dan organisme yang hidup di suatu daerah.
  • Ini adalah komunitas klimaks (kumpulan berbagai jenis populasi) sebagai penanda area di mana terdapat bentuk vegetasi dominan.
  • Komunitas yang cukup stabil, kecuali dalam peristiwa yang mengganggu stabilitas komunitas.
  • Dapat dikenali dengan melihat dominasi vegetasi.
  • Penamaan bioma umumnya didasarkan pada dominasi vegetasi.

Macam-macam Bioma

Macam-macam Bioma

Bioma dibagi menjadi enam jenis utama bioma, yaitu padang rumput, padang pasir, tundra, hutan hujan tropis basah, hutan hujan dan taiga. Berbagai jenis bioma adalah sebagai berikut.

1. Bioma Tundra

Bioma Tundra adalah bioma yang ada di sekitar kutub utara dan beberapa di selatan. Bioma Tundra tidak ditemukan pohon, tetapi hanya tanaman kecil seperti rumput dan lumut.

Lokasi area bioma berada di sekitar Lingkaran Kutub Utara, Greenland pada wilayah di Kutub Utara.

Berdasarkan pengelompokan iklim, jenis bioma tundra ada di area es yang abadi (ET) dan Iklim Tundra (ET). Karakteristiknya adalah sebagai berikut:

  • Hampir setiap area tertutup salju / es
  • Memiliki musim dingin yang panjang dan gelap dan musim panas yang panjang dan cerah.
  • Umur tanaman yang tumbuh sangat pendek, berkisar antara 30-120 hari (1-4 bulan)

2. Bioma Padang Rumput/Stepa

Distribusi bioma gurun ditemukan di banyak benua di Australia (Gibson), Indonesia (Parangtritis), Afrika Utara (Sahara), Asia (Takla Makan), dan Amerika Utara (Great Basin).

  • Curah hujan sangat rendah +/- 25 mm / tahun
  • Memiliki kelembaban udara yang sangat rendah
  • Penguapan (evaporasi) tinggi lebih cepat dari persiapan (hujan)
  • Tingkat deflasi yang tinggi
  • Tanah tandus karena tidak mengandung air
  • Suhu siang pada 45 derajat Celcius dan pada malam hari sekitar 0 derajat Celcius
Baca Juga :  Pengertian Hewan Ovovivipar

3. Bioma Gurun

Bioma gurun atau gurun dalam istilah geografis adalah daerah yang menerima curah hujan minimal 250 mm / tahun. Gurun dikatakan mempunyai sedikit kemampuan untuk menunjang kehidupan.

Jika kita dibandingkan pada daerah yang basah ini mungkin benar, meskipun jika Anda memperhatikan dengan seksama.

Gurun biasanya memiliki kehidupan yang umumnnya tersembunyi (terutama di siang hari) untuk dapat menjaga cairan tubuh. karena formasi gurun pada wilayah bumi adalah sekitar sepertiga .

Misalnya, Gurun Gobi di Asia dan Gurun Sahara di Afrika. Karakteristiknya adalah sebagai berikut:

  • Memiliki curah hujan sangat rendah +/- 25 mm / tahun
  • Penguapan (evaporasi) tinggi dan lebih cepat daripada curah hujan (hujan)
  • Tingkat deflasi yang tinggi
  • Memiliki perbedaan suhu yang sangat tinggi antara siang dan malam yaitu 45 derajat Celcius pada siang hari, 0 derajat Celcius pada malam hari.
  • Tanah sangat tandus karena tidak dapat menampung air
  • Memiliki kelembaban udara yang sangat rendah

4. Bioma Taiga

Taiga adalah hutan yang terdiri dari satu spesies seperti pinus, konifer, dan sejenisnya.

Sangat sedikit semak dan tanaman basah, sementara hewan termasuk rusa, beruang, ajag, rubah, beruang hitam, serigala dan burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur.

Taiga umumnya ditemukan di belahan bumi utara, seperti Rusia dan Kanada. Bioma taiga adalah bioma terluas dari semua bioma lain di bumi. Karakteristiknya adalah sebagai berikut:

  • Memiliki musim dingin yang cukup panjang dan musim kemarau yang sangat singkat yaitu hanya 1-3 bulan.
  • Selama musim dingin, air tanah akan berubah menjadi es yang mencapai 2 meter di bawah permukaan tanah.
  • Sangat sedikit spesies tanaman hidup, umumnya hanya terdiri dari dua atau tiga jenis tanaman

5. Bioma Hutan Gugur

Bioma hutan gugur adalah bioma yang terletak di kisaran 30-40 derajat lintang LU / LS dengan iklim sedang.

Bioma ini ditemukan di ujung selatan benua Amerika, Amerika Serikat bagian timur, Australia dan Kepulauan Inggris. Karakteristiknya adalah sebagai berikut:

  • Curah hujan merata antara 75 – 1.000 mm per tahun
  • Pohon yang ditandai dengan lebar, hijau di musim dingin, jatuh di musim panas dan memiliki kanopi yang rapat
  • Memiliki jumlah / spesies tanaman yang relatif kecil
  • Musim panas hangat dan musim dingin tidak terlalu dingin.
  • Terdiri dari 4 musim adalah musim panas, musim gugur, musim dingin, musim semi
Baca Juga :  Fungsi Kelenjar Cowper

6. Bioma Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis adalah biomassa dalam bentuk hutan basah atau lembab, yang ditemukan di daerah sekitar khatulistiwa, yaitu garis lintang sekitar 0-10 derajat Celcius di utara dan selatan khatulistiwa.

Hutan hujan tropis dapat diartikan sebagai hutan yang terletak di daerah tropis dengan curah hujan tinggi.

Contoh hutan hujan tropis adalah Afrika, Meksiko, Australia, Amerika Selatan, Kepulauan Pasifik, dan Amerika Tengah. Karakteristiknya adalah sebagai berikut:

  • Curah hujan sangat tinggi, lebih dari 2.000 mm / tahun
  • Pohon utama memiliki ketinggian antara 20-40 m.
  • Dapatkan cukup sinar matahari, tetapi sinar matahari tidak bisa menembus lantai hutan
  • Cabang pohon berdaun lebat dan lebar berwarna hijau sepanjang tahun
  • Memiliki iklim mikro di lingkungan sekitar permukaan tanah / di bawah kanopi (daun pada pohon besar membentuk tudung).

7. Bioma Sabana

Bioma sabana adalah padang rumput yang diselingi dengan semka dan pohon.

Berdasarkan jenis tanaman yang menyusunnya, sabana dibagi jadi dua jenis, yaitu campuran sabana (campuran jenis tanaman) dan sabana murni (satu jenis tanaman).

Distribusi bioma savana terjadi di Afrika, Amerika Selatan, Australia dan Indonesia (Nusa Tenggara). Karakteristiknya adalah sebagai berikut:

  • Ditemukan di garis katulistiwa (iklim tropis)
  • Memiliki curah hujan antara 100-150 mm / tahun
  • Curah hujan sedang dan tidak teratur
  • Porositas (air yang merembes ke tanah) dan drainase (pengarian) cukup baik

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Pengertian Bioma: Fungsi, Ciri-ciri & Macam-macamnya Secara Lengkap, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-

Sistem Endokrin

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read

Gerak Refleks

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read

Definisi Enzim

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read
SELAMAT DATANG
Semangat Belajar Generasi Milenial, Patuhi Protokol Kesehatan dan Semoga Artikel Bermanfaat, Untuk Kerjasama, Kritik, dan Saran Silahkan Dapat Melalui Kontak Kami