Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-

Pengertian DNS

3 min read

Ruangguru.co – Hai teman kembali lagi bersama kami web paling baik untuk anda mendapatkan ilmu, nah pada kesempatan kali ini kami akan menyampaikan tentang Pengertian DNS.

Ketika kita ingin mengakses situs atau situs web di internet, biasanya kita akan menghentikan nama domain yang ingin kita akses.

Misalnya, ketika kita ingin mengakses halaman Facebook, tentu saja kita akan mengetikkan www.facebook.com di kolom pencarian di browser yang kita gunakan.

Tapi tahukah Anda, bahwa di balik alamat domain yang anda tulis, sebenarnya berisi alamat IP yang menentukan lokasi suatu halaman.

Alamat IP dapat diterjemahkan oleh domain menggunakan DNS. Sekarang apakah itu DNS?

Berikut ini merupakan pengertian DNS (Domain Name System) yang harus anda ketahui.

Apa itu DNS (Domain Name System)

PENGERTIAN DNS

Pengertian DNS atau Domain Name System adalah sistem yang mampu menyimpan informasi tentang nama host dan nama domain dalam bentuk database terdistribusi atau Database Terdistribusi pada jaringan komputer.

DNS akan menetapkan alamat IP untuk setiap nama host dan kemudian merekam setiap server transmisi surat atau Server Exchange Mail yang menerima email atau surat elektronik untuk setiap domain.

Tidak hanya itu, Domain Name System juga memiliki makna yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi setiap komputer sebagai titik dalam jaringan internet yang menggunakan bantuan sistem protokol.

Alamat internet yang digunakan untuk memetakan domain ke alamat IP atau sebaliknya.

Domain Name System atau DNS adalah sistem alternatif atau hierarkis yang akan didistribusikan ke komputer, layanan, atau sumber daya yang terhubung ke internet dan jaringan pribadi.

Baca Juga :  Pengertian NFC

Secara umum, DNS digunakan oleh layanan nama domain untuk menyelesaikan permintaan untuk mengubah nama situs web menjadi alamat IP untuk tujuan menemukan layanan komputer dan perangkat yang ada di seluruh dunia.

Perlu Anda ketahui, bahwa Nama Domain adalah salah satu komponen terpenting dalam fungsi internet yang sering Anda gunakan.

Dilansir dari Blogger Ecgalery, sebelum keberadaan DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS yang berisi file informasi nama komputer dan alamat IP.

Di internet file akan dikelola secara terpusat dan di setiap lokasi harus menyalin versi terbaru dari file HOSTS.

Sehingga Anda dapat membayangkan betapa merepotkan dan rumitnya jika ada penambahan komputer baru di jaringan, maka kita harus menyalin yang terbaru versi file ini ke semua lokasi.

Karena semakin luas jaringan internet, maka ini akan semakin merepotkan.

Jadi pada akhirnya ditemukan solusi di mana DNS digunakan untuk menggantikan fungsi file HOSTS, karena DNS memiliki keunggulan ukuran basis data yang tidak terbatas dan memiliki kinerja yang lebih baik.

Domain Name System adalah aplikasi layanan di internet yang dapat menerjemahkan nama domain ke alamat IP.

Misalnya, www untuk digunakan di internet, kemudian diikuti oleh nama domain, misalnya google.com akan dipetakan ke alamat IP misalnya 8.8.8.8.

Jadi kita bisa membayangkan bahwa penggunaan DNS serta penggunaan buku telepon, di mana ketika kita ingin memanggil orang yang kita kenal, maka kita harus mengetikkan nomor telepon di telepon.

Tidak berbeda dengan komputer host yang akan mengirimkan permintaan yang berisi nama komputer dan server nama domain ke DNS, maka DNS akan memetakan ke alamat IP.

Fungsi DNS

  • Identifikasi alamat komputer dalam jaringan: setiap komputer yang terhubung ke internet harus memiliki alamat IP sendiri. Dengan DNS, jaringan internet kemudian dapat memetakan komputer sebagai bagian kecil yang terhubung ke jaringan.
  • Sebagai penyedia alamat IP untuk setiap host: pada dasarnya, setiap pengembang situs web membutuhkan host sehingga situs web dapat diakses oleh masyarakat umum. Dengan DNS, alamat IP masing-masing host akan diidentifikasi sehingga setiap host akan memiliki alamat IP sendiri.
  • Pengumpulan data server e-mail: Setiap kali server e-mail berfungsi untuk menerima atau meneruskan e-mail, data akan dipantau oleh DNS.
  • Transkripsikan nama domain menjadi alamat IP: setiap situs web di internet memiliki domainnya sendiri, seperti .com, .org, .id, dan sebagainya. Melalui browser apa yang biasanya dilihat adalah alamat situs dalam bentuk domainnya. DNS dapat menerjemahkan domain menjadi alamat IP dan sebaliknya.
  • Mempermudah pengguna untuk tidak perlu mengingat alamat IP: Jika tidak ada DNS, maka jaringan tidak akan dapat mengakses alamat yang diketik di browser web.
Baca Juga :  Cara Mendapatkan Jaringan 4G LTE

Prinsip Dasar DNS

Domain Name System atau DNS adalah Sistem Basis Data Terdistribusi yang dapat digunakan sebagai pencari nama komputer atau Resolusi Nama pada jaringan menggunakan protokol TCP / IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol).

Biasanya penggunaan DNS digunakan pada aplikasi yang terhubung ke internet seperti browser web atau email, yang mana DNS akan membantu memetakan nama host komputer ke alamat IP.

Selain bisa digunakan di internet, ternyata DNS juga bisa digunakan atau diimplementasikan di jaringan pribadi atau intranet.

DNS memiliki fungsi analog seperti buku telepon. Dimana setiap komputer di internet masing-masing memiliki nama host atau nama komputer dan alamat IP.

Biasanya jika komputer klien ingin menghubungkan komputer mereka dengan komputer lain itu akan menggunakan nama host.

Dan kemudian komputer Anda akan menghubungi server DNS untuk dapat memeriksa nama host yang Anda minta sehingga anda dapat mengetahui apa alamat IP itu.

Sekarang alamat IP ini yang dapat Anda gunakan untuk menghubungkan komputer Anda dengan komputer lain.

Bagaimana Cara Kerja DNS

Cara Kerja DNS
  • Penyelesai DNS melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari telah ditemukan dan diberikan, prosesnya selesai.
  • Penyelesai DNS mencari data cache yang telah dibuat oleh penyelesai untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Jika ada, maka disimpan dalam data cache dan hasilnya diberikan dan selesai.
  • Penyelesai DNS mencari alamat server DNS pertama yang ditentukan oleh pengguna.
  • Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain dalam cache-nya.
  • Jika nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file basis data (zona) yang dimiliki oleh server.
  • Jika masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika telah ditemukan kemudian disimpan dalam cache maka hasilnya diberikan kepada klien (melalui browser web).
Baca Juga :  Pengertian UPS

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Pengertian DNS: Fungsi, Perinsip Dasar dan Cara Kerjanya, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya Wassalamualaikum..

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-