Pengertian Elastisitas Fisika

2 min read

Pengertian Elastisitas Fisika – Ada berbagai bentuk elastisitas, yaitu elastisitas perusahaan, elastisitas sumber mata dan energi pegas potensial. Contoh benda plastik adalah lumpur, plastisin, dan tanah liat.

Mata tidak hanya elastis, tetapi juga bisa menjadi plastik jika ditarik dengan kekuatan besar di luar batas elastis. Jika pegas itu plastik, Anda harus tahu bahwa pegasnya rusak.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Elastisitas Fisika. Untuk ulasan selengkapnya, yyuukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Elastisitas Fisika ?

Pengertian Elastisitas merupakan adanya sebuah sifat dari suatu objek untuk kembali ke bentuk aslinya segera setelah gaya dalam objek tersebut dihapus. Objek yang dapat kembali ke bentuk aslinya setelah melepas gaya yang diberikan disebut sebagai objek elastis.

Jika Anda menarik pegas, pegas akan kembali ke ukuran aslinya segera setelah tarikan dihapus. Sebaliknya, benda yang tidak dapat kembali ke bentuknya setelah kekuatan tertentu disebut sebagai benda plastik. Contoh benda plastik adalah lumpur, plastik, dan tanah liat.

Fleksibilitas yang sempurna hanya masalah pembenaran dan beberapa bahan tetap elastis bahkan setelah cacat yang sangat kecil. Dalam bidang ini, tingkat elastisitas material ditentukan oleh dua jenis parameter material.

Pengertian-Elastisitas-Fisika

Tipe pertama dari parameter material disebut sebagai modulus, yang mengukur jumlah gaya per satuan luas (tegangan) yang diperlukan untuk mencapai cacat. Unit modul adalah pascal (Pa) atau kekuatan pound per inci persegi (psi, serta lbf/in 2).

Modul yang lebih tinggi yakni biasanya telahmenunjukkan bahwa materi tersebut sulit diubah. Tipe parameter kedua mengukur batas elastis. Keterbatasan ini bisa membuat stres di luar jika bahan tidak menekuk, atau luar berubah jika elastisitasnya telah hilang.

Baca Juga :  Rumus Energi Potensial

Ketika menggambarkan fleksibilitas relatif dari 2 bahan, pembatasan modulasi dan elastisitas harus diperhitungkan. Karet biasanya mempunyai modulus rendah dan cenderung lebih lama (yaitu batas tekukan tinggi) dan tampak lebih fleksibel setiap hari daripada logam (modulus tinggi dan batas elastis rendah). Dari dua bahan karet dengan batas elastis yang sama, satu dengan modulus rendah yakni tampak lebih elastis.

Hukum Hooke

Dalam tahun 1678, Robert Hooke menyatakan bahwa jika bulu ditarik dengan paksa tanpa melebihi batasnya, bulu bertindak sebagai kekuatan penyembuhan yang sesuai dengan penyimpangan objek dari titik yang seimbang, tetapi dalam arah yang berbeda dari pergerakan objek. Pernyataan tersebut telah dikenal sebagai teorema Hooke. Secara matematis, hukum Hooke mengatakan:

Tanda negatif dari hukum Hooke adalah bahwa gaya pemulih pegas berlawanan dengan arah deviasi pegas. Konstanta pegas (k) menunjukkan ukuran gaya pegas. Mata padang rumput mempunyai sebuah nilai k yang besar, sedangkan beberapa sumber memiliki nilai k.

Besaran-Besaran

Terdapat berbagai jenis besaran dalam elastisitas ini, berikut ialah penjelasannya:

a. Tegangan (δ)

Tegangan merupakan adanya sebuah besarnya gaya yang telah bekerja terhadap objek di area penampang tertentu. Secara matematis, ketegangan dirumuskan sebagai berikut:

Tegangan-Elastisitas

b. Modulus Elastisits (Modulus Young)

Modulus elastisitas merupakan adanya sebuah ukuran gaya yang bekerja pada area penampang tertentu untuk mencegat suatu objek. Dengan kata lain, mddulus Young adalah perbandingan antara stres dan ketegangan pada suatu objek.

Nilai modul muda menunjukkan tingkat fleksibilitas objek. Semakin besar nilai modul yang lebih muda, semakin banyak ketegangan yang diperlukan untuk mengurangi objek. Modulus elastisitas dibentuk:

Modulus-Elastisits

c. Regangan (e)

Regangan merupakan adanya sebuah perubahan relatif dalam ukuran objek di bawah beban. Peregangan dihitung dengan membandingkan panjang objek dengan panjang aslinya. Batang dibentuk secara matematis, yakni:

Regangan-Elastisitas

d. Batas Elastis

Fleksibilitas objek dibatasi oleh kekuatan tertentu. Jika gaya yang diberikan kurang dari batas lengkungan, objek akan kembali ke bentuk aslinya ketika pria gay dilepaskan.

Baca Juga :  Rumus Beda Potensial

Namun, jika gaya melebihi batas elastisitas objek, objek tidak dapat kembali dari bentuk semula. Objek tersebut yakni akan terus berubah bentuk.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Elastisitas Fisika. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.

Konversi Satuan

Ika Evitasari
2 min read

Pengertian Kompos

Ika Evitasari
3 min read

Penginderaan Jauh

Ika Evitasari
2 min read