Yolanda Medya Saputra Selagi masih ada kopi, berarti masih ada harapan!!!

Pengertian Harddisk

3 min read

Ruangguru.co – Hai kawan kembali lagi dengan kami website terbaik untuk anda mendapat ilmu pengetahuan, nah di artikel kali ini kita akan membahas informasi mengenai Pengertian Harddisk.

Hard disk juga disebut hard disk drive (HDD), hard drive, disk drive atau disk tetap.

Anda tentu sudah tidak asing lagi ketika mendengar nama perangkat tersebut karena perangkat ini dapat dengan mudah ditemukan di semua jenis komputer dan server.

Dan pada kesempatan ini, kita akan membahas secara lengkap pengertian hard disk, Sejarah, Fungsi, Komponen dan Cara Kerjanya. Berikut pengertian Harddisk.

Apa itu Harddisk?

Pengertian Harddisk

Pengertian Harddisk adalah perangkat keras komputer yang menyediakan ruang penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan atau membaca data di komputer.

Hard disk merupakan jenis memori komputer yang memiliki properti memori non-volatil yang berarti bahwa data pada jenis memori ini tidak akan hilang bahkan jika perangkat telah dimatikan.

Berbeda dengan media penyimpan RAM yang hanya menyimpan data selama perangkat memiliki kekuatan.

Hard drive pertama kali diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1956, yang kemudian menjadi standar penyimpanan untuk penggunaan komputer umum pada 1960-an.

Hingga saat ini, perangkat hard disk masih dominan sebagai perangkat penyimpanan untuk komputer pribadi dan untuk server.

Pesaing utama dalam hard disk saat ini adalah perangkat penyimpanan yang disebut Solid-state drive (SSD) yang menawarkan penyimpanan data yang lebih cepat atau kecepatan membaca.

Penggunaan daya yang lebih rendah, dan banyak lagi keunggulan lainnya. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat membaca posting sebelumnya tentang pemahaman SSD dan kelebihan dan kekurangannya.

Baca Juga :  Cara Memindahkan Foto dari iPhone ke Laptop

Sejarah Singkat Hard Disk

Cara Bekerja Harddisk

Hard disk pertama kali diciptakan oleh insinyur IBM, Reynold Johnson pada tahun 1956.

Hard disk pertama terdiri dari 50 disk berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasi mencapai 1.200 rpm (rotasi per menit) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB.

Hard dsik saat ini hanya ada lebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB. Kapasitas hard disk terbesar saat ini mencapai 3 TB dengan ukuran standar 3,5 inci.

Jika Anda membukanya, Anda dapat melihat hard drive di ujung lengan tuas yang terpasang pada disk yang berputar.

Data yang disimpan di hard disk tidak akan menghilang saat tidak diberikan tegangan. Dalam hard disk, biasanya ada lebih dari satu disk untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.

Dalam perkembangannya sekarang hard disk secara fisik menjadi lebih tipis dan lebih kecil tetapi memiliki kapasitas data yang sangat besar.

Hard disk sekarang juga tidak hanya dapat diinstal di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat diinstal di luar perangkat (eksternal) menggunakan kabel FireWire atau USB.

Karena tidak bisa menahan guncangan dan sifatnya yang rapuh, Hard disk dapat dikelompokan pada barang pecah belah.

Fungsi Harddisk

Hard disk adalah memori kapasitas besar di komputer yang memiliki fungsi sebagai alat penyimpanan dan alat pembaca data pada komputer.

Data yang disimpan seperti sistem operasi Anda (Windows, Linux), perangkat lunak (browser, kantor, dll.) Dan data pribadi Anda (dokumen, foto, lagu, dll.).

Hard disk datang dengan berbagai ukuran kapasitas yang dapat menyimpan hingga miliaran byte. Umumnya makin besar ukuran dari kapasitas hard disk, makin rendah kecepatan dari RPM atau rotate per minute.

RPM di sini mengacu pada kecepatan rotasi dalam periode satu menit yang dilakukan oleh satu komponen hard disk yang disebut platter.

Baca Juga :  Pengertian Firewall

Setiap hard drive memiliki kecepatan putar yang bervariasi tergantung pada jenis hard drive, tetapi kecepatan yang banyak digunakan saat ini adalah 5.400 rpm.

Komponen Pada Hard Drive

Komponen Pada Hard Drive

Hard disk terdiri dari beberapa komponen yang membuatnya dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Komponen meliputi:

1. Platter

Platter terbuat dari bahan keras seperti aluminium, gelas atau keramik yang kemudian ditutup dengan bahan magnetik yang berfungsi untuk menyimpan data di komputer Anda.

Hard disk berkapasitas besar biasanya dilengkapi dengan banyak piringan, yang disusun bertumpuk di tengah gelendong.

2. Spindle

Spindle adalah komponen yang berfungsi untuk memegang platter agar tetap pada posisinya ketika platter diputar.

Selain spindle ada juga motor yang berfungsi untuk memutar platter dengan kecepatan tinggi.

3. Read/write Head

Write Head/Read merupakan komponen yang mempunyai fungsi untuk membaca, menghapus atau menuslis data di platter.

Ada satu kepala di setiap sisi piring, satu sisi di atas berfungsi untuk membaca dan satu sisi di bawah untuk menulis. Dalam hal menjalankan fungsinya, kepala baca / tulis dibantu oleh lengan aktuator.

4. Read/write Actuator Arm

Read/write Actuator Arm bertindak seperti lengan pada jenis pemutar musik yang dulu.

Lengan ini digunakan untuk mengatur posisi kepala baca / tulis sesuai dengan lokasi data yang akan ditulis ke pola.

Cara Bekerja Harddisk

Pada hard disk ada komponen yang disebut piring yang terdiri dari bahan magnetik yang dibagi menjadi miliaran area yang sangat kecil.

Masing-masing area ini dapat diberi gaya magnet (untuk menyimpan 1) atau tidak diberi gaya magnet (untuk menyimpan 0). Dengan menyatukan nilai-nilai ini akan menghasilkan informasi.

Sebagai contoh, satu kata mewakili 1 byte atau 8 bit. Gaya magnet digunakan dalam penyimpanan komputer karena dengan demikian data pada komputer dapat disimpan meskipun perangkat telah dimatikan.

Baca Juga :  Pengertian Gateway

Demikian pula, jika Anda memberikan daya magnet pada paku, maka paku akan tetap mengalir oleh gaya magnet hingga Anda melepaskan gaya magnet.

Ketika Anda menyimpan data pada hard disk, data tersebut tidak hanya ditulis langsung bertebaran di piring. Data tersimpan dengan rapi di pola platter.

Data bit disusun dalam bentuk konsentris dan bundar yang selanjutnya disebut sebagai trek. Setiap trek dipecah menjadi area yang lebih kecil yang disebut sektor.

Pada bagian hard disk ada sistem yang menyimpan peta informasi dari semua sektor data. Peta ini tahu sektor mana yang telah digunakan dan mana yang masih kosong.

Dalam sistem operasi Windows, peta ini disebut File Allocation Table atau FAT. Saat komputer mau menyimpan informasi yang baru, dia akan melihat peta lebih dahulu dan menemukan sektor kosong.

Kemudian perintahkan kepala baca / tulis untuk bergerak melintasi piring untuk menemukan lokasi yang tepat, lalu simpan di sana.

Untuk membaca informasi, proses yang sama dilakukan tetapi dengan cara yang terbalik, di mana sektor yang dicari adalah sektor yang berisi informasi terkait.

Begitu banyak informasi sehingga kita dapat menyimpan data di hard disk walaupun ukurannya relatif kecil.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Pengertian Harddisk: Sejarah, Fungsi, Komponen dan Cara Kerjanya, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Selagi masih ada kopi, berarti masih ada harapan!!!