Yolanda Medya Saputra Selagi masih ada kopi, berarti masih ada harapan!!!

Pengertian Ideologi Fasisme

2 min read

Apa itu ideologi fasisme? Untuk lebih memahaminya, kita akan membahas tentang pengertian pengertian ideologi fasisme, Tujuan, Ciri-ciri, Unsur, Kelebihan & Sifatnya secara lengkap.

Apa Itu Ideologi Fasisme?

Pengertian Ideologi Fasisme Tujuan, Ciri-ciri, Unsur, Kelebihan Sifatnya

Pengertian Ideologi fasisme adalah pemahaman politik yang menjunjung tinggi kekuasaan absolut tanpa demokrasi.

Ada juga yang menafsirkan bahwa ideologi Fasisme adalah pemahaman yang menempatkan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain.

Dalam pemahaman ini, nasionalisme yang sangat fanatik dan otoriter juga sangat terlihat.

Fasisme sebenarnya adalah ideologi yang dibangun sesuai dengan hukum rimba, fasisme juga bertujuan untuk membuat individu dan masyarakat berpikir dan bertindak secara seragam.

Demi tercapainya tujuan ini fasisme memakai kekerasan dan kekuatan bersama dengan semua strategi propaganda dan bahkan genosida (pemusnahan reguler) suatu kelompok atau bangsa).

Itu karena menurut ideologi fasis, Negara bukanlah ciptaan rakyat melainkan ciptaan orang yang kuat.

Jika orang yang kuat telah membentuk organisasi Negara, maka negara akan menggembleng / memaksa dan mengisi jiwa rakyat.

Fasisme sebagai ideologi yang berkembang pada abad ke-20 menyebar dengan cepat ke seluruh dunia selama perang dunia.

Tujuan fasisme

Tujuan fasisme secara umum adalah membuat individu dan masyarakat berpikir dan bertindak secara seragam.

Fasisme menggunakan kekuatan dan kekerasan bersama dengan semua strategi propaganda dan bahkan genosida untuk mencapai tujuannya.

Ciri-ciri Ideologi Fasisme

Ciri-ciri Ideologi Fasisme

Adapun fitur-fitur ideologi fasisme yang meliputi:

  • Pemerintah otoriter dan totaliter.
  • Sistem pemerintahan satu partai.
  • Negara dijadikan alat permanen untuk mencapai tujuan negara.
  • Percayalah bahwa ada perbedaan antara mereka yang memerintah dan mereka yang diperintah antara elit dan massa.
  • Benci kebebasan berbicara dan berkumpul.
  • Tidak rasional.
  • Tidak mengakui kesetaraan manusia.
  • Tidak mengakui oposisi.
Baca Juga :  Pengertian Vulkanisme

Unsur Ideologi Fasisme

Pionir dan tokoh Ideologi Fasisme adalah Nazisme Hitler dengan bukunya Mein Kampft, dan Mussolini dengan Doktrin Fasisme. Ada tujuh elemen utama fasisme, yaitu:

  • Ketidakpercayaan terhadap kemampuan akal.
  • Penolakan kemanusiaan.
  • Kode perilaku berdasarkan kekerasan dan kebohongan.
  • Pemerintahan oleh kelompok elit.
  • Totalitarianisme.
  • Rasisme dan imperialisme.
  • Fasisme memiliki unsur yang menentang hukum dan ketertiban internasional.

Kelebihan ideologi fasisme

  • Memiliki rasa persatuan nasional,
  • Memiliki tingkat pengawasan dan disiplin yang tinggi,
  • Dapat membuat keputusan pemerintah dengan cepat,
  • Pemerintah dipegang oleh para ahli.

Sedangkan kelemahan ideologi fasisme ini adalah berhadapan dengan tekanan dan kekerasan, sehingga membuat orang gemetar ketakutan.

Negara-negara yang mengadopsi Ideologi Fasis adalah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Italia, dan Jerman.

Ciri-ciri Fasisme

Ideologi fasisme memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu:

1. Militerisme

Militerisme adalah pemerintah yang didasarkan pada jaminan keamanan yang terletak pada kekuatan militernya dan mengklaim bahwa pengembangan dan pemeliharaan militernya untuk memastikan bahwa kapabilitas adalah tujuan terpenting masyarakat.

Sistem ini memberikan prioritas lebih dalam pertimbangan militer pada kebijakan dari pada kekuatan politik yang lainnya. Mereka yang terlibat dalam dinas militer juga menerima perlakuan khusus.

2. Rasisme

Rasisme didefinisikan sebagai pemahaman yang menerapkan klasifikasi atau diferensiasi fitur fisik (seperti warna kulit) dalam masyarakat.

Rasisme juga dapat diartikan sebagai memahami diskriminasi etnis, agama, ras, kelas atau karakteristik fisik umum untuk tujuan tertentu.

3. Imperialisme

Imperialisme adalah politik untuk memerintah (dengan paksa) seluruh dunia untuk kepentingan diri sendiri yang dibentuk sebagai kerajaannya (hak untuk memerintah).

“Menguasai” di sini tidak selalu berarti merebut dengan kekuatan senjata, tetapi dapat dilakukan dengan kekuatan ekonomi, budaya, agama dan ideologis, selama itu dipaksakan.

Baca Juga :  Suku Batak

4. Ultra Nasionalis

Ultra Nasionalis adalah sikap kebanggaan suatu negara (negaranya sendiri) secara berlebih hingga sangat meremehkan negara lain. Jadi sangat mudah untuk memancing pertarungan / perang.

Keempat karakteristik ideologi fasisme menyebabkan ideologi fasisme ini dapat menghambat Multikulturalisme, yang merupakan pandangan seseorang tentang berbagai kehidupan seperti budaya, agama, ras.

Evriza (2008: 106) berkata jika fasisme sebenarnya lebih sama dengan gaya politik, dari pada sebuah ideologi sebagai perangkat gagasan mengenai kebijaksanaan bersama.

Pemahaman ini adalah jenis nasionalisme romantis dengan semua kemegahan dari upacara serta simbol yang mendukung untuk tercapainya kebesaran Negara.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Pengertian Ideologi Fasisme: Tujuan, Ciri-ciri, Unsur, Kelebihan & Sifatnya, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra Selagi masih ada kopi, berarti masih ada harapan!!!