Pengertian Klausa

2 min read

Pengertian Klausa – Kombinasi kata-kata yang terdiri dari setidaknya subjek serta predikat. Klausa kadang-kadang dapat dilengkapi dengan pelengkap, objek, atau keterangan.

Pengertian-Klausa

Karena strukturnya, klausa dapat dibagi menjadi klausa terikat dan klausa bebas. Kategori ini dapat berkaitan dalam kemungkinan bahwa klausa adalah kalimat.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Pengertian Klausa, ciri-ciri, dan fungsi beserta penjelasan lainnya. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Klausa ?

Pengertian Klausa merupakan adanya sebuah unit dalam bahasa yang terdiri atas beberapa kata, setidaknya dalam satu subjek dan satu predikat, serta mungkin terhadap kalimat.

Klausa harus memiliki potensi untuk menjadi sebuah kalimat karena pada pandangan pertama itu terlihat seperti sebuah kalimat, perbedaannya hanya dengan tidak adanya sebuah intonasi dan tanda baca dalam sebuah klausa.

Secara teoritis, elemen atau kalimat inti kalusai merupakan Predikat (P) dan Subjek (S). Dalam praktiknya, bagaimanapun sebuah elemen subjek sering dihilangkan hingga tidak dicatat, tetapi masih dapat ditemukan dengan cara eksplisit.

Contoh:
Ihsan datang dengan saya, Ihsan datang dengan membawa semua bukti tersebut.

Ada tiga klausa dalam kalimat ini:
Bersama dengan saya (Tanpa Subjek).
Ihsan Datang
Bawa semua bukti (tidak ada masalah, tapi kami mengerti bahwa orang yang membawa semua sebuah bukti ialah Ihsan).

Jenis Klausa

Berikut ini akan menjelaskan klasifikasi jenis klausa, ialah:

Baca Juga :  Teks Exsplanasi

1. Jenis Klausa Berdasarkan Strukturnya

a. Klausa Terikat

Klausa terikat ini adalah sebuah klausa yang tidak dapat berpotensi menjadi kalimat, meskipun diawali dengan huruf kapital dan kemudian diakhiri dengan tanda baca. Biasanya itu merupakan tambahan dalam suatu kalimat.

Contoh:

  • Agar kita sadar
  • Saat ibu sedang tidur
  • Dekat kantor desa

b. Klausa Bebas

Klausa bebas tersebut adalah sebuah klausa yang dapat menjadi suatu kalimat. Jika font dimulai dengan huruf kapital dan juga diakhiri dengan tanda baca, klausa dengan menjadi suatu kalimat. Sebagai aturan, inti dari sebuah kalimat adalah dalam bentuk klausa bebas.

Contoh:

  • Anda harus pergi
  • Dia sedang menangis
  • Saya sangat marah

2. Jenis Klausa Berdasarkan Fungsinya

a. Klausa Subjek

Klausa Subjek adalah sebuah klausa yang dapat berdomisili dengan subjek terhadap suatu kalimat. Misalnya, ternyata sang ibu sedang memasak.

b. Klausa Keterangan

Klausa Keterangan adalah sebuah klausa yang dapat digunakan sebagai penjelasan dalam satu kalimat. Misalnya, karena dia sakit, Aliyah tidak pergi bekerja.

c. Klausa Objek

Klausa Objek tersebut adalah klausa yang merupakan sebuah objek dalam suatu kalimat. Misalnya, Mama membuat catatan buku.

d. Klausa Pelengkap

Klausa Pelengkap adalah sebuah klausa yang telah merupakan tambahan dari sebuah kalimat tersebut. Misalnya, Saya telah dianggap sudah meninggal.

3. Jenis Klausa Berdasarkan Kelengkapan Unsurnya

a. Klausa Tidak Lengkap

Klausa tidak lengkap ini merupakan sebuah jenis klausa yang hanya berisi sebuah elemen Predicate (P) tanpa subjek tersebut.

Contoh:

  • Terpaksa melakukan kebohongan
  • Ditinggalkan semenjak tadi sore
  • Sedang memasak makanan

b. Klausa lengkap

Klausa dengan elemen Subjek (S) dan Predikat (P). Jika subjek awalnya disebut sebagai klausa lengkap susun biasa, itu disebut klausa lengkap susun terbalik (inversi) ketika subjek berada di belakang predikat.

Baca Juga :  Jenis - Jenis Majas

Contoh:

  • Kita sedang berenang
  • Adik sedang memasak
  • Rani berangkat sekolah kemarin

4. Jenis Klausa dengan Berdasarkan Kata Negatifnya

a. Klausa Positif

Klausa positif adalah sebuah klausa yang tidak mengandung sebuah kata negatif, sehingga dalam predikat tersebut ialah positif.

Contoh:

  • Saya telah melakukan pekerjaan itu
  • Kita sudah menjalin hubungan

b. Klausa Negatif

Klausa negatif adalah sebuah klausa yang telah berisi kata-kata yang negatif seperti jangan, bukan, tidak, dan lain sebagainya yang memiliki sifat negatif.

Contoh:

  • Willy belum pergi sekolah
  • Saya tidak melakukannya

5. Berdasarkan Fungsi Predikatnya

a. Klausa Verbal

Klausa verbal adalah sebuah klausa predikat yang berada dalam suatu bentuk pada kata kerja.

Contoh:

  • Kita lari
  • Saya memasak

b. Klausa Numeral

Klausa numerik atau numeral adalah sebuah klausa yang dalam predikatnya ykani berupa kata atau frasa (angka).

Contoh:

  • Dua juta dalam setengah hari
  • Dua hari sehari

c. Klausa Adjektival

Klausa Adjektival merupakan sebuah klausa yang terdiri dari sebuah kata sifat.

Contoh:

  • Pakaian mahal
  • Sangat cerdas

d. Klausa Preposisional

Klausa Preposisional adalah sebuah klausa yang predikatnya ialah sebuah frasa preposisi.

Contoh:

  • Dari pasar Jum’at
  • Dalam perjalanan ke sekolah

e. Klausa Nominal

Klausa nominal adalah sebuah klausa yang dalam predikatnya adalah dalam bentuk suatu kata benda.

Contoh:

  • Kakaknya adalah seorang guru.
  • Dia adalah Siswa SMK

Dalam klausa ialah kombinasi kata-kata yang terdiri dari setidaknya subjek serta predikat. Klausa dapat dibagi menjadi klausa terikat dan klausa bebas. Kategori ini dapat berkaitan dalam kemungkinan bahwa klausa adalah kalimat.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Pengertian Klausa. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.

Baca Juga :  Kalimat Tunggal

Pengertian Diksi

Ika Evitasari
2 min read

Pengertian Teks Ulasan

Ika Evitasari
2 min read