Pengertian Kompensasi

2 min read

Tahukah anda Pengertian kompensasi? Secara umum, pengertian Kompensasi berkaitan dengan imbalan finansial atau yang biasa disebut imbalan finansial yang diterima oleh orang-orang melalui hubungan kerja mereka dengan perusahaan.

Bentuk kompensasi finansial ini diberikan karena pengeluaran uang oleh perusahaan. Kompensasi dapat diberikan langsung kepada karyawan secara langsung atau tidak langsung.

Di mana karyawan menerima kompensasi dalam bentuk non-moneter. Menurut Hasibuan, kompensasi iyalah semua pemasukan dalam bentuk uang, serta barang langsung dan tidak langsung yang diterima oleh karyawan untuk imbalan dari layanan yang diberikan kepada perusahaan.

Lalu, apa sebenarnya tujuan kompensasi yang ditetapkan oleh perusahaan untuk karyawannya? Untuk memahaminya dengan jelas, berikut ini merupakan pengertian kompensasi yang harus anda ketahui.

Apa itu kompensasi?

Pengertian kompensasi Bentuk, Jenis, Tujuan, dan Faktornya

Pengertian kompensasi adalah semua tunjangan yang diterima oleh pekerja atas jasa atau hasil pekerjaannya dalam suatu organisasi / perusahaan di mana tunjangan dapat berupa uang atau barang, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kompensasi dalam bentuk uang, artinya pekerja dibayar sejumlah mata uang untuk pekerjaannya. Sedangkan kompensasi dalam bentuk barang, berarti pekerja dibayar dengan barang tertentu untuk jasanya.

Istilah kompensasi terkait erat dengan imbalan finansial (imbalan finansial) yang diberikan kepada seseorang berdasarkan hubungan kerja.

Umumnya kompensasi diberikan dengan bentuk uang karena pengeluaran moneter yang dikerjakan oleh sebuah organisasi.

Memberi kompensasi yang baik kepada pekerja / karyawan akan berdampak positif pada organisasi, termasuk:

  • Mendorong karyawan untuk berprestasi dan bekerja lebih keras
  • Perusahaan mendapat pekerja berkualitas baik
  • Memfasilitasi proses administrasi dan aspek hukum
  • Menjadi daya pikat bagi pencari kerja yang berkualitas
  • Perusahaan memiliki kelebihan sendiri dibandingkan dengan pesaing
Baca Juga :  Pengertian Audit Manajemen

Bentuk Kebijakan Kompensasi dalam Bisnis

Bentuk Kebijakan Kompensasi dalam Bisnis

Dalam suatu perusahaan dan bisnis, kompensasi diartikan sebagai bentuk pendapatan dengan bentuk uang yang secara langsung diberikan pada anggota bisnis atau karyawan dengan imbalan jasa yang telah diberikan kepada perusahaan.

Kompensasi sering dikaitkan dengan gaji, tetapi tidak semua jenis kompensasi dapat dianggap sebagai gaji. Ada beberapa ketentuan kompensasi dalam bisnis atau perusahaan, yaitu:

1. Gaji atau Upah

Upah / gaji adalah pembayaran wajib yang diterima oleh karyawan dari perusahaan.

Upah / gaji terkait dengan tarif per jam, sehingga semakin lama kerjanya dalam hitungan jam, semakin besar upah atau disebut upah lembur di luar jam kerja.

2. Tunjangan

Umumnya disebut tunjangan yang dasarnya diberikan pada karyawan perusahaan dengan bentuk asuransi kesehatan dan jiwa, program pensiun atau lainnya.

3. Insentif

Perusahaan biasanya memberikan gaji insentif sebagai bentuk upah di luar gaji pokok. Umumnya diberikan ketika perusahaan mendapat untung lebih banyak atau karena upaya pemotongan biaya lainnya.

4. Fasilitas

Fasilitas perusahaan juga dapat dikatakan sebagai bentuk kompensasi dalam bentuk kenikmatan dan kenyamanan bagi karyawannya, seperti mobil, gym di kantor, area parkir khusus untuk karyawan tertentu dan lain-lain.

Tujuan Kompensasi

Tidak sedikit kasus Sumber Daya Manusia yang akan dikualifikasikan setelah akan diperoleh dengan susah payah karena sistem kompensasi yang tidak menarik.

Sehingga kompensasi tersebut akan bertujuan tidak untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas, tetapi juga untuk dapat mempertahankan sumber daya manusia ( SDM).

Menurut Singodimejo, tujuan memberikan kompensasi meliputi:

  • Dapat menjamin penghidupan karyawan dan keluarga mereka
  • Dapat Meningkatkan kinerja kerja,
  • dapat meningkatkan harga diri karyawan,

Jenis Kompensasi

Komponen program gaji keseluruhan umumnya diklasifikasikan ke dalam kompensasi finansial langsung, tidak langsung dan non-finansial.

Baca Juga :  Pengertian Struktur Modal

Berikut ini akan menjelaskan jenis kompensasi yang diberikan perusahaan kepada karyawan mereka.

1. Kompensasi Keuangan Langsung

Kompensasi ini dalam bentuk pembayaran dasar (gaji dan upah), biaya pencapaian, pembayaran insentif (bonus, komisi, pembagian keuntungan dan opsi saham), dan pembayaran yang ditangguhkan (program tabungan dan anuitas pembelian saham).

2. Kompensasi Non-finansial

Kompensasi dalam bentuk pekerjaan (tugas menarik, tantangan, tanggung jawab, pengakuan, dan rasa prestasi).

Lingkungan kerja (kebijakan yang sehat, pengawasan yang kompeten, kerabat yang menyenangkan, lingkungan kerja yang nyaman).

3. Kompensasi Keuangan Tidak Langsung

Kompensasi dalam bentuk program perlindungan (asuransi kesehatan, asuransi jiwa, pensiun, asuransi tenaga kerja), jam tidak bekerja (liburan, liburan, cuti tahunan dan cuti hamil) dan fasilitas seperti kendaraan, ruang kantor dan tempat parkir.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kompensasi

Sistem pemberian kompensasi oleh organisasi kepada karyawan juga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor sebagai tantangan bagi setiap organisasi dalam menentukan kebijakan kompensasi bagi karyawannya.

Adapun beberapa faktor yang akan mempengaruhi kompensasi adalah sebagai berikut:

  • Produktivitas. Organisasi yang ingin dapat memperoleh keuntungan dalam bentuk material dan non-material.
  • Kemampuan Membayar. Kompensasi ini akan tergantung pada kemampuan membayar. Organisasi tidak akan dapat memberikan kompensasi tidak melebihi kemampuannya.
  • Kesediaan untuk membayar. Kesediaan ini akan sangat mempengaruhi kebijakan pemberian kompensasi kepada karyawan.
  • Pasokan atau Permintaan Tenaga Kerja. Jumlah pekerja di pasar tenaga kerja juga dapat memengaruhi pemberian kompensasi.
  • Organisasi Karyawan. Keberadaan organisasi karyawan ini akan sangat mempengaruhi kebijakan kompensasi.
  • Regulasi dan Legislasi. Ini akan membantu bidang perburuan. Peraturan tersebut jelas mempengaruhi sistem kompensasi untuk setiap organisasi, baik pemerintah maupun sektor swasta.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Pengertian kompensasi: Bentuk, Jenis, Tujuan, dan Faktornya, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Baca Juga :  Pengertian Green Marketing

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga: