Pengertian Kromosom

Pengertian Kromosom – Kromosom biasanya sulit untuk diamati, tetapi mereka dapat dilihat dengan jelas pada kromosom yang telah melakukan banyak replikasi. Kromon terikat pada zat khusus yang disebut matriks.

Chromomer terlihat jelas pada kromosom politik (kromosom dengan DNA yang diulang tanpa pemisahan dan ditempatkan berdampingan sampai kromosom terhubung).

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Kromosom. Untuk ulasan selengkapnya, yuukk… Simak sebagai berikut.

Apa yang di maksud dengan Kromosom ?

Pengertian Kromosom adalah struktur dalam bentuk benang sensitif yang membawa informasi gen (gen). Kromosom hadir di setiap sel sel hidup. Gen adalah bahan genetik yang memiliki informasi tentang sifat-sifat yang diwariskan dari orang tua terhadap keturunannya.

Gen disimpan pada kromosom di daerah khusus yang disebut lokus. Tempat yang terikat ke tempat itu disebut alel. Tubuh kromosom terdiri dari rantai kromatin yang terdiri dari asam nukleat (DNA dan RNA) dan protein. Komposisi terdiri dari 60% protein, 35% DNA dan 5% RNA.

Pengertian-Kromosom

Struktur Bagian Kromosom

Terdapat berbagai struktur dalam kromosom ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Sentromer

Bagian tengah kromosom biasanya berbentuk lingkaran. Centromer kinetokor memainkan peran penting dalam pembelahan sel. Di bagian ini, ulir sekrup dimasukkan ke setiap kutub yang berlawanan.

b. Kromatid

Chromatid adalah salah satu dari dua tangan pada kromosom. Ada kromosom di lengan kromosom, yang merupakan pita spiral. Chromonem dapat terlihat tebal dalam bentuk mutiara yang disebut chromomer.

Baca Juga :  Pengertian Ascomycota

Kromosom biasanya sulit untuk diamati, tetapi mereka dapat dilihat dengan jelas pada kromosom yang telah melakukan banyak replikasi. Kromon terikat pada zat khusus yang disebut matriks. Chromatid menempel pada centromer.

c. Telomer

Telomer termasuk dalam sebuah istilah yang menunjukkan akhir dari kromosom. Fungsi telomer adalah untuk melindungi DNA pada akhir proses dan untuk mencegah lengan dari kontak dengan kromosom lain. Telomer juga melindungi kromosom dari suatu ancaman terhadap lingkungan.

d. Kromomer

Kromomer merupakan adanya suatu struktur berbentuk mutiara yang merupakan akumulator bahan kromatin yang kadang-kadang terlihat di antarmuka.

Chromomer terlihat jelas pada kromosom politik (kromosom dengan DNA yang diulang tanpa pemisahan dan ditempatkan berdampingan sampai kromosom terhubung).

e. Satelit

Satelit adalah adanya suatu bagian terhadap kromosom bola di bagian belakang kromatid. Satelit terbentuk karena dalam struktur sekunder di bagian wilayah tersebut.

Bentuk-Kromosom

Susunan Kromosom

Terdapat beberapa susunan dalam kromosom ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Lengan

Lengan ini adalah bagian utama dari kromosom, yang berisi kromosom dan gen. Ada dua lengan kromosom, tetapi ada yang tepat di leher. Lengan dibungkus dengan selaput tipis dan ada matriks bening berisi cairan yang mengisi seluruh area lengan.

Cairan ini mengandung benang halus yang disebut bengkok. Bagian pembagi kromonom disebut kromomer, yang melakukan sifat genetik, sehingga disebut genus dan kromomer adalah bahan protein yang terletak di kromosom.

b. Sentromer

Centromere adalah kepala kromosom, yang merupakan pusat kromosom dan membagi kromosom menjadi dua lengan. Bagian ini adalah daerah pertama yang menyempit pada kromosom tertentu dan tetap.

Daerah tersebut yakni telah dikenal sebagai Kinetochor atau pagar, yang dipasang pada spindle. Elemen-elemen ini berfungsi untuk memindahkan kromosom selama mitosis atau dalam sebuah fase mitosis.

Baca Juga :  Fungsi Laring

Jumlah Kromosom

Setiap spesies yang mempunyai beberapa kromosom spesifik. Spesies dengan kromosom multipel atau serupa menunjukkan apakah mereka memiliki banyak sifat yang sama atau kerabat dekat.

Misalnya, beras dan pinus memiliki 24 kromosom (12 pasang), tetapi keduanya memiliki sifat yang berbeda. Selain itu, kucing dengan kedua Hydra memiliki 32 kromosom. Terutama antara planaria dan bawang merah (cacing pipih), yang keduanya memiliki 16 kromosom.

Bentuk Kromosom

Berdasarkan dalam sebuah posisi kromosom pada kromosom, kromosom yakni bisa dibagi dengan menjadi empat jenis, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Kromosom Metasentris

Kromosom metasentris adalah adanya suatu kromosom pusat dengan centromer (median), sehingga kromosom dibagi menjadi dua lengan yang sama. Pada saat anafilaksis, kromosom metasentrik muncul berbentuk V ketika kromosom ditekuk ke arah kurva primer.

b. Kromosom Subtelosentris (Akrosentris)

Kromosom Subtelosentris (Akrosentris) adalah adanya suatu kromosom sentromer dekat ujung kromosom (subterminal). Kromosom ini biasanya dapat melengkung dan lurus.

c. Kromosom Submetasentris

Kromosom submetasentris adalah kromosom dengan sentromer di dekat pusat (submedian), sehingga kromosom dibagi menjadi dua lengan yang sama. Pada Dalam suatu saat anafase kromosom, hurufnya adalah J atau L.

d. Kromosom Telosentris

Kromosom Telosentris adalah kromosom yang memiliki sentromer dan merupakan salah satu ujung lengan kromosom (terminal), shingga kromosom hanya satu lengan.

Baca Juga :

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Kromosom. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.

/* */