Pengertian Otot Lurik

2 min read

Tahukah anda Pengertian Otot Lurik? Seperti tema di atas, kita akan membahas tentang pemahaman otot lurik, sifat, karakteristik, fungsi, bagian & cara kerjanya.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa otot terdiri dari beberapa jenis atau jenis otot, yaitu otot polos, otot lurik, dan jantung. Dalam diskusi kita pertama-tama akan membahas pengertian otot lurik.

Otot lurik adalah otot yang menempel pada kerangka tubuh yang digerakkan sesuai keinginan kita, sehingga disebut otot motorik.

Otot lurik juga dikatakan sebagai otot rangka dilihat dari pemahaman otot lurik yang melekat pada bingkai.

Otot lurik mampu bekerja keras dan kuat karena memiliki banyak inti sel, tetapi otot lurik dengan mudah berarti bahwa otot lurik perlu istirahat setelah bekerja.

Asal usul otot lurik adalah otot lurik yang menunjukkan kegelapan (aktin) dan cahaya (cahaya) bagian yang bergantian bila dilihat menggunakan mikroskop.

Berikut ini merupakan pengertian otot lurik yang harus anda ketahui.

Apa itu Otot Lurik?

Pengertian Otot Lurik Sifat, Ciri-ciri, Fungsi, Bagian dan Cara Kerjanya

Pengertian Otot lurik atau otot rangka adalah jenis otot yang menempel pada tubuh dan digunakan untuk gerakan.

Otot ini memiliki pigmen mioglobin dan mendominasi tubuh vertebrata. Otot ini disebut lurik, karena pada otot jenis ini terlihat area gelap (aktin) dan cahaya (myosin) intermiten intermiten.

Sementara itu, otot ini disebut otot rangka karena melekat pada kerangka dan juga otot sadar, karena ia bekerja di bawah kesadaran (sukarela).

Sifat Otot Lurik

  • Konduktivitas adalah otot yang memiliki kemampuan untuk melakukan potensi tindakan.
  • Iritabilitas yaitu ketika distimulasi, otot akan bereaksi.
  • Kontraktilitas adalah otot dapat mempersingkat atau menghasilkan ketegangan di antara ujung-ujungnya.
  • Relaksasi yaitu otot dapat kembali beristirahat setelah kontraksi.
  • Distensibility, yaitu otot dapat ditarik oleh kekuatan di luar otot itu sendiri, otot tidak sakit selama tidak meregang melewati batas fisiologis.
  • Elastisitas adalah salah satu otot akan menahan ekstensi dan akan kembali ke posisi semula setelah ekstensi pasif atau aktif. Elastisitas adalah kebalikan dari Distensibility.
Baca Juga :  Pengertian Sistem Imun

Ciri-ciri Otot Lurik

Ciri-ciri Otot Lurik
  • Bentuk silinder memanjang
  • Memiliki banyak inti sel (berinti banyak)
  • Bergerak tepat waktu dengan cepat dan cepat lelah
  • Bekerja di bawah kesadaran (sukarela)
  • Memiliki ribuan serat dan bentuk jaringan otot yang tersusun rapi
  • Memiliki diameter sekitar 50 mikron dan panjang 2,5 cm
  • Terlampir pada kerangka tubuh dan semua bagian memiliki kecepatan yang baik dalam berkontraksi (berkerut).
  • Lokasi Inti sel atau pusatnya ada di pinggiran (peripheral) dan di dalam tubuh manusia berada di otot paha, otot dada, otot betis dan semua kerangka tubuh manusia lainnya.

Fungsi Otot Lurik

Dari berbagai penjelasan yang telah dipaparkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa penggunaan otot lurik adalah untuk menggerakkan kerangka tubuh manusia.

Sehingga membuat kita mampu bergerak sesuai dengan kehendak dan mencocokkan kegiatan yang kita jalani dan membantu kita untuk melakukan kerja keras dan kilat.

Otot lurik atau juga diucapkan dengan otot rangka adalah jenis otot yang melekat pada kerangka tubuh dan digunakan untuk gerakan.

Sesuai dengan namanya, otot ini memiliki penampilan lurik antara hitam (aktin) dan cerah (miosin) dengan penampilan intermiten. tubuh ini dapat digerakkan oleh kehendak kita, sehingga diucapkan seperti otot motorik.

Otot lurik juga dapat bekerja keras karena memiliki banyak inti sel. Namun, otot ini juga membutuhkan istirahat setelah beraktivitas karena mudah lelah.

Bagian Otot Lurik

Bagian-bagian otot rangka adalah sebagai berikut:

  • Sarkoma, Sarkoma adalah membran yang melapisi sel otot yang berfungsi sebagai otot pelindung.
  • Sarcoplasma, Sarcoplasma adalah cairan sel otot yang memiliki fungsi untuk tempat di mana myofibrils dan myofilaments berada.
  • Miofibril, Miofibril adalah serat di otot. Miofibril dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
    • Myofilament homogen (ditemukan pada otot polos)
    • Myofilament heterogen (ditemukan pada otot jantung / otot jantung dan otot rangka / otot lurik)
  • Myofilament, Miofilament adalah benang halus atau filamen yang berasal dari myofibrils.
Baca Juga :  Pengertian Kromatid

Bagaimana Cara Kerja Otot Lurik?

Otot lurik yang ada di hampir totalitas tubuh manusia memiliki metode kerja dengan metode kontraksi dan relaksasi.

Adalah kontraksi ketika melakukan gerakan yang membutuhkan kekuatan dan kerja lebih keras, seperti ketika menaiki tangga dengan kaki atau berlari.

Relaksasi dilakukan oleh otot lurik setelah berakhir melakukan tugas berat dengan metode melenturkan bagian-bagian tubuh seperti peregangan tubuh yang dilakukan oleh manusia.

Mengenai hal itu untuk menghindari kram atau tekanan sepanjang waktu untuk memberikan istirahat.

Karena setelah manusia melakukan aktivitas seperti berlari dan aktivitas berat lainnya selalu membutuhkan waktu untuk istirahat pendek untuk memulihkan kekuatan sehingga bebas dari kram otot atau kelelahan yang bisa mempengaruhi fungsi tubuh lainnya.

Seluruh penggunaan gerak dikendalikan oleh bagian otak manusia yang mengendalikan sistem saraf pusat dengan mencerna perintah manusia.

Seperti berjalan atau berlari setelah itu merespons dengan kilat dan memohon otot-otot bagian tubuh yang diperlukan untuk bergerak mengeksplorasi keinginan manusia.

Metode kerja yang dicoba sepenuhnya terkait dalam pemahaman atau dikendalikan langsung oleh orang tersebut.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Pengertian Otot Lurik: Sifat, Ciri-ciri, Fungsi, Bagian & Cara Kerjanya, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Daur Hidup Katak

Ika Evitasari
2 min read

Daur Hidup Nyamuk

Ika Evitasari
2 min read

Daur Hidup Belalang

Ika Evitasari
2 min read