Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-

Pengertian Pasar Bebas

4 min read

Tahukah anda Pengertian Pasar Bebas? Pasar merupakan salah satu istilah yang akrab di telinga kita. Karena, pasar menjadi salah satu tempat paling penting dalam kehidupan kita sehari-hari.

Dalam kehidupan sehari-hari, pasar memiliki banyak jenis, dan salah satunya akan kita bahas pada kesempatan ini, Pasar Bebas.

Apa itu pasar bebas? Mengapa disebut Pasar Bebas? Sekarang, untuk mendapatkan jawaban itu, mari kita lihat penjelasan di bawah ini. Berikut ini merupakan Pengertian Pasar Bebas yang harus anda ketahui.

Apa itu pasar bebas?

Pengertian Pasar Bebas Sejarah, Fungsi, Jenis, Kelebihan dan kekurangan

Pengertian Pasar Bebas adalah bentuk pasar, di mana segala sesuatu yang terkait di dalamnya tidak memiliki batasan atau standarisasi yang ditentukan oleh pasar atau pemerintah, baik dari harga atau yang lain.

Nah, sesuai dengan namanya yang Free, maka semua pihak yang terlibat di pasar memiliki kebebasan untuk melakukan semua aktivitas mereka, menetapkan kebijakan dan lain-lain.

Perlu Anda ketahui, bahwa harga di pasar bebas sangat tergantung pada aspek penawaran dan permintaan yang terjadi antara pembeli dan penjual.

Sejarah Singkat Pasar Bebas

Era globalisasi saat ini telah menjadi kenyataan yang harus dihadapi oleh setiap negara, termasuk Indonesia.

Proses interaksi dan pengaruh timbal balik, bahkan gesekan antara kepentingan negara terjadi dengan sangat cepat dan melibatkan masalah yang semakin kompleks.

Batas-batas wilayah negara sekarang tidak lagi menjadi batasan untuk kepentingan masing-masing negara.

Di bidang ekonomi dan politik persaingan terjadi seperti pasar bebas yang semakin ketat, sehingga semakin sulit bagi posisi negara-negara miskin.

Perdagangan bebas adalah suatu proses kegiatan ekonomi yang dilakukan tanpa adanya hambatan buatan (hambatan yang diberlakukan oleh pemerintah) dalam perdagangan antara individu dan perusahaan di berbagai negara.

Baca Juga :  Pengertian Audit Internal

Dengan tidak adanya hambatan yang diberlakukan oleh pemerintah dalam melakukan perdagangan, tentu saja ada kebebasan aturan, metode, dan jenis barang yang dijual.

Dengan demikian, akan ada persaingan perdagangan yang intens antara individu dan perusahaan di berbagai negara, yaitu yang kita kenal sebagai ekspor dan impor, atau proses penjualan dan pembelian antar negara.

Sebagai anggota komunitas dunia, Indonesia tentu saja tidak dapat dan tidak akan mengisolasi diri dari asosiasi internasional itu, terutama dalam perdagangan bebas.

Sekalipun terasing, tentu saja Indonesia tidak akan mampu memenuhi semua kebutuhannya sendiri.

Yang berarti, bahwa dalam hubungan internasional ada hubungan dan ketergantungan antara satu negara dengan negara lain.

Dalam hal ini, Indonesia tentu saja memberikan tekanan global pada negara-negara berkembang seperti Indonesia pada khususnya. Yang akan memiliki efek atau dampak positif atau negatif.

Dan dari dampak ini diperlukan antisipasi agar keadaan ekonomi politik Indonesia mengalami stabilitas dan tidak mengalami kemunduran lebih lanjut.

Oleh karena itu, penulis akan membahas dan meneliti efek dari perdagangan bebas terhadap ekonomi politik dan bagaimana mengantisipasinya.

Di mana cara atau upaya antisipatif telah direalisasikan untuk diterapkan dan beberapa tidak, dalam sebuah makalah berjudul “Pasar Bebas”.

Fungsi Pasar Bebas

Pasar bebas memiliki fungsi dalam perekonomian negara sebagai berikut:

  • Berfungsi untuk memberikan informasi dan juga lebih tepat tentang harga dan juga jumlah permintaan barang.
  • Berfungsi untuk merangsang pengusaha sehingga mereka dapat mengembangkan bisnis mereka.
  • Berfungsi untuk memberikan insentif bagi pengusaha sehingga mereka bisa mendapatkan keahlian modern.
  • Berfungsi untuk menyediakan dan juga merangsang penggunaan barang dan faktor produksi dengan cara yang lebih efisien.
  • Berfungsi untuk memberikan kebebasan penuh kepada masyarakat sehingga mereka dapat melakukan kegiatan ekonomi.

Ciri-ciri Pasar Bebas

  • Sumber dan alat produksi dapat dimiliki dan diatur oleh seseorang, komunitas, atau perusahaan.
  • Ada pembagian kelas dalam masyarakat, yaitu kelas pekerja dan kelas pemilik modal.
  • Ada persaingan antar pengusaha untuk mendapatkan laba yang optimal atau sebanyak mungkin (motif laba).
  • Tidak ada gangguan dari pemerintah di pasar. Kemudian gangguan dari negara terbatas pada berbagai hal yang tidak dapat dilakukan oleh sektor swasta, tetapi menjadi syarat bagi penerapan pasar bebas, misalnya keamanan negara.
Baca Juga :  Pengertian strategi Pemasaran

Jenis Pasar Bebas

Jenis Pasar Bebas

Ada beberapa jenis pasar bebas di negara-negara di seluruh dunia, termasuk yang berikut:

1. CAFTA (China – ASEAN Free Trade Area)

CAFTA adalah perjanjian perdagangan antara Cina dan negara-negara anggota ASEAN, yang saling berkomitmen untuk menukar tarif impor gratis untuk produk-produk dari Tiongkok atau ASEAN.

Tepatnya pada tahun 2001, Perdana Menteri Cina menyatakan pada KTT ASEAN ke-7 di Bandar Sri Begawan Brunei Darussalam, yang diadopsi di Vietnam pada bulan November 2008, bahwa ia akan memulai kerja sama komersial dengan ASEAN.

2. MEA (Masyarakat Ekonomi Asia)

MEA adalah Pasar Bebas yang dibentuk di Asia Tenggara pada tahun 2015 dan tentu saja anggotanya berasal dari negara-negara anggota ASEAN.

Di pasar bebas ini, semua negara anggota diberikan kebebasan untuk menjual barang dan jasa yang telah mereka hasilkan kepada anggota lain tanpa bea masuk.

3. NAFTA (North America Free Trade Area)

Organisasi ini adalah salah satu contoh perdagangan bebas di Amerika Utara, yang meliputi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Organisasi yang dibentuk pada tahun 1994 bertanggung jawab untuk mengoordinasikan kegiatan ekonomi suatu negara, termasuk hubungan perdagangan, mengkomunikasikan kegiatan budaya menggunakan visa dan paspor.

Markas NAFTA tersebar di beberapa ibu kota, yaitu Amerika Serikat, Washington DC, Ottawa dan juga Mexico City.

4. EU (European Union)

Uni Eropa adalah perjanjian perdagangan bebas yang melibatkan negara-negara di Wilayah Eropa dan terdiri dari 28 negara anggota.

Keuntungan yang diperoleh oleh negara-negara yang tergabung dalam organisasi ini adalah bahwa barang yang masuk dan keluar dari masing-masing negara anggota UE akan bebas dari berbagai kendala.

Dampak Pasar Bebas

Namun, dalam sistem pasar bebas itu akan memiliki beberapa efek samping atau efek samping.

Baca Juga :  Pengertian Perusahaan Perseorangan

Dampak ini memerlukan intervensi pemerintah untuk mengatasi dampak buruk yang ada. Dampaknya adalah sebagai berikut:

  • Jika dalam sistem pasar bebas, pemerintah sepenuhnya “lepas tangan” maka kebebasan tak terbatas akan hadir. Ini akan menekan ekonomi yang lemah, terutama jika itu terjadi pada bahan-bahan dasarnya.
  • Aktivitas ekonomi yang tidak stabil dan ketidakpastian. Dalam sistem pasar bebas yang sempurna tanpa campur tangan pemerintah, kemakmuran dapat dengan cepat dicapai tetapi juga dapat mengalami kemerosotan serius dengan segera. Hal ini dilakukan untuk mengubah harga barang dan jasa sehingga produsen dan pemilik pasar dapat meningkatkan keuntungan mereka berkali-kali lipat.
  • Sistem mekanisme pasar bebas akan memunculkan kekuatan monopoli yang dapat mengakibatkan kerugian bagi semua pihak kecuali pihak yang melakukan monopoli. Namun, orang-orang kecil akan mengalami kesulitan.
  • Dalam menyediakan beberapa jenis barang secara bersamaan, mekanisme pasar bebas tidak dapat bekerja secara efisien. Kegiatan konsumen dan produsen akan menghasilkan eksternalitas yang bisa baik atau buruk tetapi masih menimbulkan efek buruk.

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Bebas

1. Kelebihan Pasar Bebas

  • Setiap orang bebas memiliki kekayaan dan sumber daya produksi.
  • Kreativitas dan inisiatif dari masyarakat dapat dikembangkan.
  • Ada persaingan antara produsen yang menghasilkan penciptaan berbagai jenis produk berkualitas.
  • Efisiensi dan efektivitas tinggi karena tindakan mereka selalu didasarkan pada prinsip ekonomi.

2. Kekurangan Pasar Bebas

  • Terjadinya eksploitasi terhadap orang-orang yang ekonominya lemah oleh mereka yang ekonominya kuat.
  • Dapat menghasilkan monopoli yang dapat membahayakan masyarakat.
  • Munculnya kesenjangan ekonomi antara kelompok ekonomi yang kuat dan ekonomi yang lemah.
  • Ketidakstabilan ekonomi dapat muncul.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Pengertian Pasar Bebas: Sejarah, Fungsi, Ciri, Jenis, Dampak, Kelebihan, kekurangan, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Saya adalah lulusan terbaik Program Studi Manajemen Informatika Amik Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung tahun 2019, Saya juga pernah menjabat sebagai Presiden BEM di kampus tersebut pada tahun 2017-2019. -"For More info You Can Search My Name on Google"-