Yolanda Medya Saputra Selagi masih ada kopi, berarti masih ada harapan!!!

Pengertian Pelaku Ekonomi

3 min read

Tahukah anda pengertian pelaku ekonomi? Pelaku ekonomi dapat didefinisikan sebagai individu atau kelompok yang terlibat dalam proses kegiatan ekonomi, baik itu produksi, distribusi, atau konsumsi.

Dalam kegiatan ekonomi ada pembagian beberapa peran, mulai dari lingkup kecil hingga luas. Jika Anda ingin tahu apa pengertian pelaku ekonomi, jenis dan peran pelaku ekonomi, lihat penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Pelaku Ekonomi?

Pengertian Pelaku Ekonomi Para pelaku, Peran, Interaksi dan Contohnya

Pengertian Pelaku Ekonomi adalah semua pihak yang melakukan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, dan konsumsi), baik individu maupun organisasi (pemerintah atau swasta).

Pihak-pihak yang bertindak sebagai pelaku ekonomi adalah rumah tangga, perusahaan manufaktur, pemerintah, lembaga keuangan, dan komunitas asing.

Semua pihak ini memiliki peran masing-masing dan saling mempengaruhi dalam perekonomian suatu negara.

Pelaku Ekonomi dan Perannya

Pelaku Ekonomi dan Perannya

Kehidupan manusia tidak pernah lepas dari kegiatan ekonomi setiap hari dimana semua yang terlibat memiliki peran masing-masing. Beberapa pelaku ekonomi adalah sebagai berikut:

1. Rumah Tangga Keluarga (Konsumen)

Rumah tangga keluarga adalah pelaku ekonomi yang ruang lingkupnya kecil, baik itu perorangan atau kelompok yang terdiri dari ayah, ibu, anak, paman, bibi, kakek, nenek, hingga pembantu rumah tangga.

Semua rumah tangga pasti membutuhkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Untuk memenuhi semua kebutuhan sehari-hari, rumah tangga keluarga membelanjakan pendapatannya untuk membeli berbagai barang / jasa yang dibutuhkan.

Untuk mendapatkan penghasilan, rumah tangga keluarga menggunakan faktor produksi mereka, yaitu tenaga kerja, untuk dijual ke rumah tangga perusahaan. Kegiatan utama rumah tangga adalah sebagai berikut:

  • Dapatkan penghasilan dari perusahaan / produsen dalam bentuk gaji, upah, bunga, keuntungan, dan sewa.
  • Dapatkan penghasilan dari lembaga keuangan dalam bentuk bunga atas simpanan mereka.
  • Belanjakan penghasilan mereka di pasar barang.
  • Menyimpan sebagian dari pendapatan mereka ke lembaga keuangan.
  • Membayar pajak kepada pemerintah.
  • Melakukan pembelian di pasar uang karena mereka membutuhkan uang tunai untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga :  Pengertian strategi Pemasaran

2. Pemerintah

Pemerintah adalah pihak yang memiliki peran penting dalam perekonomian di mana tugasnya adalah mengatur serta mengontrol perekonomian dari suatu negara dengan beragam kebijakan ekonomi untuk mensejahterakan warganya.

Beberapa kebijakan pemerintah di sektor ekonomi adalah sebagai berikut:

  • Membuat kebijakan fiskal, yaitu kebijakan yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran negara.
  • Membuat kebijakan moneter, yaitu kebijakan yang berkaitan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar untuk mengendalikan laju inflasi.
  • Membuat kebijakan keuangan internasional, yaitu semua kebijakan di sektor keuangan yang berkaitan dengan dunia internasional. Misalnya perdagangan internasional, kerja sama ekonomi dengan negara lain.
  • Beberapa kegiatan pemerintah dalam perekonomian adalah sebagai berikut:
  • Penarikan pajak langsung dan pajak tidak langsung.
  • Pengeluaran untuk semua kebutuhan pemerintah di mana dana berasal dari pendapatan negara.
  • Melakukan pinjaman dari luar negeri untuk membantu membiayai pembangunan domestik.
  • Menyewa tenaga kerja terampil untuk membantu berbagai tugas dan pekerjaan pemerintah.
  • Menyediakan kebutuhan mata uang untuk komunitas.

3. Lembaga keuangan

Lembaga keuangan adalah semua pihak yang melakukan kegiatan keuangan, baik bank maupun non-bank, untuk membantu meningkatkan ekonomi suatu negara.

Beberapa aktivitas kelompok keuangan adalah sebagai berikut:

  • Mengumpulkan dana dari berbagai pihak, baik konsumen rumah tangga maupun perusahaan.
  • Memberikan pinjaman modal ventura bagi perusahaan / produsen untuk meningkatkan kinerja produksinya.
  • Menyediakan giro untuk kegiatan transaksi keuangan.

4. Masyarakat Luar Negeri

Setiap negara memiliki kondisi geografis dan komunitas yang berbeda. Ini menghasilkan setiap negara memiliki sumber daya alam dan manusia yang berbeda.

Perbedaan dalam hasil sumber daya di setiap negara mempunyai ketergantungan dengan negara lain karena mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

Itu sebabnya setiap negara di dunia melakukan perdagangan luar negeri. Beberapa kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh komunitas asing adalah sebagai berikut:

  • Menyediakan kebutuhan barang-barang tertentu untuk diimpor oleh negara lain.
  • Melakukan kegiatan ekspor dan impor dengan negara lain untuk memenuhi kebutuhan masing-masing negara.
  • Investasi dengan memberikan kredit untuk membiayai kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah dan sektor swasta di negara ini.
  • Masuk ke pasar uang Indonesia sebagai distributor uang luar negara, meminta kredit, dan mata uang rupiah untuk keperluan semua cabang perusahaan yang mereka punya di dalam negeri.
  • Jadi media yang menghubungkan pasar keuangan domestik dengan pasar keuangan asing.
Baca Juga :  Pengertian Ekonomi Pasar

5. Perusahaan / Produsen

Perusahaan atau perusahaan rumah tangga adalah semua bentuk bisnis yang menjalankan bisnis yang permanen dan berkelanjutan untuk memperoleh manfaat ekonomi, dan didirikan, beroperasi dan berdomisili di wilayah negara Indonesia.

Beberapa contoh kegiatan kelompok produsen atau perusahaan iyalah sebagai berikut:

  • Memproduksi produk, baik barang dan jasa, dan bertindak sebagai entri di pasar barang / jasa.
  • Memanfaatkan berbagai faktor produksi yang ada dalam konsumsi rumah tangga untuk melaksanakan proses produksi.
  • Meminta pinjaman modal kerja dari lembaga keuangan untuk membangun atau mengembangkan bisnis mereka.
  • Menentukan pembelian berbagai barang modal dan stok barang lainnya.
  • Membayar pajak kepada pemerintah atas penjualan barang yang diproduksi.

Interaksi antara aktor ekonomi

Dalam menjalankan kegiatan atau kegiatan ekonomi, keempat pelaku ekonomi tersebut kemudian berinteraksi satu sama lain sesuai dengan semua jenis transaksi yang dilakukan.

Rumah tangga keluarga membeli barang dan jasa dari rumah tangga produksi (perusahaan) dan sebaliknya rumah tangga produksi (perusahaan) kemudian membeli faktor-faktor produksi dari rumah tangga keluarga.

Perusahaan kemudian membayar pajak kepada pemerintah dan sebaliknya pemerintah membangun semua jenis fasilitas dan infrastruktur publik untuk kepentingan rumah tangga keluarga dan juga rumah tangga produksi (perusahaan).

Rumah tangga keluarga kemudian memproduksi rumah tangga (perusahaan) serta pemerintah melakukan kegiatan ekspor ke luar negeri, dan sebaliknya dari komunitas asing kita dan kemudian mengimpor barang.

Contoh Pelaku Ekonomi

Berdasarkan penjelasan di atas, contoh pelaku ekonomi adalah sebagai berikut

  • Pelaku ekonomi keluarga / rumah tangga
  • Contohnya seperti masyarakat membeli makanan di warung
  • Pelaku ekonomi rumah tangga dari perusahaan / produsen
  • Contohnya seperti Produsen Keripik yang mengemas Keripik yang ingin mereka jual
  • Pelaku ekonomi rumah tangga pemerintah
  • Contohnya seperti penarikan pajak oleh pemerintah
  • Pelaku ekonomi domestik di luar negeri
  • Contohnya seperti distribusi produk impor dari luar negeri
Baca Juga :  Pengertian Green Marketing

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Pengertian Pelaku Ekonomi: Para pelaku, Peran, Interaksi dan Contohnya, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Yolanda Medya Saputra
Yolanda Medya Saputra Selagi masih ada kopi, berarti masih ada harapan!!!