Pengertian Presipitasi

2 min read

Pengertian Presipitasi – Curah hujan yang mencapai permukaan bumi dapat mengambil berbagai bentuk, termasuk hujan, gerimis, hujan beku, sleet, salju, dan es. Virus hujan yang awalnya jatuh ke tanah namun dapat dipercepat sebelum menabrak permukaan.

Presipitasi selalu terjadi ketika semua bentuk partikel air jatuh dari ketinggian dan mencapai permukaan bumi. Gerinda di lantai disebabkan oleh gesekan dan gravitasi. Ketika sebuah partikel runtuh dari awan, ia akan meninggalkan bangunan yang keruh.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Presipitasi. Untuk ulasan selengkapnya, yuukk.. Simak sebagai berikut.

Apa itu Presipitasi ?

Pengertian Presipitasi merupakan dalam setiap keadaan uap air berada dalam atmosfer. Itu terjadi ketika atmosfer (yang termasuk dalam sebuah solusi gas besar) menjadi jenuh dan air keluar dan keluar dari solusi. Udara jenuh, dingin atau uap ditambahkan dengan melalui dua proses.

Presipitasi yang telah mencapai dalam sebuah permukaan bumi dapat mengambil berbagai bentuk, termasuk hujan, gerimis, hujan beku, sleet, salju, dan es. Virga hujan yang awalnya jatuh ke tanah tetapi dipercepat sebelum menabrak permukaan.

Pengertian-Presipitasi

Presipitasi merupakan salah satu komponen utama dari siklus air dan sumber utama air tawar di planet ini. Setiap tahun, sekitar 505.000 km³ air dan 398.000 km water air jatuh ke laut. Berdasarkan permukaan bumi, curah hujan tahunan global sekitar 1 m dan curah hujan tahunan rata-rata di atas laut adalah kurang lebih 1,1 m.

Baca Juga :  Pupuk Phonska

Jenis-Jenis Presipitasi

Terdapat berbagai jenis dalam presipitasi ini, diantaranya akan dijelaskan sebagai berikut:

a. Salju

Salju turun hampir setiap kali hujan turun. Namun, salju sering mencair sebelum mencapai permukaan bumi. Hujan dalam bentuk Virga atau serpihan air es jatuh dari awan. Salju biasanya muncul di sepanjang awan yang kering dan tipis. Terkadang salju dapat turun ketika suhu atmosfer di atas titik beku, tetapi biasanya terjadi di udara di bagian bawah titik beku.

b. Hujan

Hujan merupakan semua cairan yang turun dari awan di langit. Hujan digambarkan sebagai tetesan air 0,5 mm atau lebih. Tiga kurang dari setengah milimeter didefinisikan dengan sebagai gerimis.

c. Hujan Beku

Hujan beku yakni akan terjadi ketika hujan dalam kondisi beku. Ini biasanya mengarah pada pembentukan tetesan air hujan. Hujan dingin saat melewati lapisan beku atmosfer dan membeku ketika mencapai tanah.

d. Sleet (Pelet Es)

Tidur dalam suasana beku. Potret, juga disebut pelet es, dibuat ketika salju menjadi lapisan hangat dan kemudian menyatu dengan hujan. Kemudian hujan turun ke lapisan beku udara dingin untuk melepaskan tetesan hujan ke dalam pelet es.

e. Hujan Es

Hujan es termasuk dalam sebuah bola besar dan butiran es yang tidak teratur runtuh setelah badai besar. Salam hujan murni. Tidak seperti sayap, yang dapat terbentuk selama badai di cuaca, hujan es yakni biasanya terjadi di cuaca dingin atau musim dingin.

f. Gerimis

Gerimisnya termasuk dalam jenis hujan yang begitu sangat ringan. Lebih kuat dari kabut, namun hujannya kurang dari biasanya. Kabut terdiri dari sedikit tenang dengan kondensasi di dekat tanah. Kabut terdiri dari kristal es atau tetesan air yang menggantung di permukaan dekat atau dekat.

Baca Juga :  Siklus Calvin

g. Butir Salju

Dalam butir salju yang begitu sangat kecil dan legenda es putih. Salju cukup datar dan pada umumnya telah memiliki sebuah diameter kurang dari 1 mm. Mereka seukuran gerimis.

h. Sun Shower

Sun Shower termasuk dalam daftar saat hujan saat matahari terbenam. Itu terjadi ketika angin yang membawa hujan disertai hujan lebat membuka beberapa mil jauhnya dan menghujani hujan.

i. Debu Intan

Debu lengan adalah kristal es kecil yang biasanya terjadi pada suhu rendah dan pada suhu di bawah sekitar -30 ° C. Debu intan memperoleh namanya dari efek kilau yang muncul ketika cahaya dapat memantulkan kedalam kristal es di udara.

Arti Presipitasi Pada Bidang Lain

Selain penjelasan di atas, adanya berbagai bidang studi lainnya yang mempunyai sebuah makna untuk peristiwa janji tersebut, yakni:

1. Bidang Siklus Air

Pentingnya hujan di wilayah siklus air diartikan sebagai air terjun dari permukaan ke permukaan bumi baik di darat maupun di laut dalam berbagai bentuk.

2. Dalam Studi Kimia

Pentingnya presipitasi dalam studi kimia ditafsirkan sebagai proses melarutkan isi larutan yang dihasilkan dari reaksi kimia. Dalam penelitian kimia, proses basah ini dapat dipercepat dengan mengurangi kandungan pelarut atau meningkatkan endapan seperti TCA. Termasuk dalam salah satu yang paling banyak digunakan terhadap sebuah pengolahan limbah.

3. Dalam Studi Biologi

Pentingnya hujan dalam studi biologi ditafsirkan sebagai proses pengendapan yang terjadi ketika suatu zat dipisahkan dari larutan. Contohnya seperti antibodi presipitasi, di mana antibodi antibodi menyemprot molekul dalam bentuk rumpun yang tidak larut. Oleh karena itu, antigen tersebut yakni dapat dicerna dan diambil dengan sebuah sel fagositosis.

Baca Juga :  Pengertian Katabolisme

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Presipitasi. Presipitasi selalu terjadi ketika semua bentuk partikel air jatuh dari ketinggian dan mencapai permukaan bumi. Presipitasi merupakan salah satu komponen utama dari siklus air dan sumber utama air tawar di planet ini.