Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Pengertian Proposisi

2 min read

Pengertian Proposisi – Dalam suatu tindakan untuk mengungkapkan atau menyatakan sesuatu, baik secara tulisan maupun secara lisan. Proposisi memiliki tiga unsur, yakni subjek kopula dan oredikat, ialah pelaku atau pihak.

Dalam ulasan ini akan membahas secara singkat dan jelas mengenai proposisi dan beberapa jenisnya serta penjelasan secara lengkap. Yuukk… Simak ulasannya secara bersama-sama.

Apa itu Proposisi ?

Pengertian Proposisi merupakan sebuah pernyataan atau ucapan yang dapat menggambarkan beberapa keadaan yang tidak selalu benar atau salah, dalam bentuk kalimat pesan dan berita tersebut.

Pada kalimat dalam istilah yang dapat digunakan dalam sebuah analisis yang begitu logis. Peristiwa dan keadaan pada umumnya menyangkut orang atau yang disebutkan dalam kalimat tersebut.

Pengertian-Proposisi

Kebenaran kalimat sesuai dengan fakta, kalimat yang salah tidak sesuai dengan fakta. Kalimat itu terdiri dari empat elemen, dua di antaranya adalah subjek kalimat, sementara dua lainnya berfungsi sebagai pengiring. Keempat elemen yang dimaksud adalah ekspresi sebagai subjek, ekspresi sebagai kuantifier, predikat, dan kopula.

Jenis – Jenis Proposisi

Proposal dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya ialah:

A. Proposisi Tunggal

Proposisi Tunggal merupakan sebuah kalimat yang terdiri dari predikat dan subjek.

Contoh:
Kelinci merupakan suatu hewan peliharaan. (Subjek: kelinci, predikat: hewan peliharaan)

B. Proposisi Majemuk

Proposisi Majemuk merupakan sebuah kalimat yang terdiri dari satu subjek dan dua predikat, atau dapat terdiri dari dua kalimat yang terpisah.

Contoh:
Macan merupakan suatu hewan peliharaan dan berjenis omnivora. (Subjek: macan, predikat: hewan peliharaan dan omnivora)

C. Proposal Pernyataan

Proposal Pernyataan merupakan berisi sebuah pernyataan yang benar-benar membenarkan atau mutlak.

Baca Juga :  Sejarah Bahasa Indonesia

Contoh:
Semua makhluk hidup yang di dunia ini pasti akan mati.

D. Pernyataan Bersyarat

Pernyataan Bersyarat merupakan sebuah pernyataan yang berisi pernyataan yang mencakup penolakan atau pembenaran bersyarat atau opsional.

Contoh:
Langit akan menjadi gelap ketika akan turun hujan.

Kalimat itu sendiri dibagi menjadi dua bagian:

  • Hipotesis
    Dapat mengandung justifikasi atau penolakan yang mengandung suatu kondisi.

    Contoh:
    Lubang jalan di banjiri oleh adanya hujan yang begitu sangat lebat.
  • Disjungtif
    Berisi pernyataan dalam sebuah bentuk pilihan dan biasanya berisi kata-kata atau di dalamnya.

    Contoh:
    Melly harus memutuskan apakah dia melanjutkan S2 atau akan menikah terlebih dulu.

E. Proposisi Singular

Proposisi Singular merupakan sebuah kalimat yang dapat mengatakan sesuatu yang spesifik dan biasanya berisi ini dalam suatu kata.

Contoh:
Rumah itu milik Pak Zainal Abidin.

F. Proposisi Universal

Proposisi Universal merupakan sebuah kalimat yang berisi pernyataan tentang semua hal. Biasanya, kalimat tersebut dapat menggunakan semua kata yang berada di dalamnya.

Contoh:
Semua manusia harus memiliki dua mata.

G. Proposisi Spesifik

Proposisi Spesifik adalah kalimat yang tidak menunjukkan masalah secara keseluruhan atau sebagian. Kalimat ini biasanya ditandai dengan penggunaan tidak semua frasa.

Contoh:
Tidak begitu semua anak laki-laki sifatnya sangat nakal.

Bentuk – Bentuk Proposisi

Pernyataan dapat dibedakan dengan berdasarkan pada dua jenis pernyataan, yaitu berdasarkan dengan kualitas yang bersifat positif dan netafif, serta pada kuantitas secara umum dan spesifik.

Untuk memiliki sebuah bentuk terdapat empat jenis dalam kalimatnya. Dan bila ingin mengetahui apa pernyataan dan penjelasannya, silakan simak penjelasan sebagai berikut:

  • Bentuk pertama dari sebuah kalimat adalah kalimat yang pada umumnya positif yang disebut dengan kalimat A.
  • Bentuk proporsi kedua adalah kalimat negatif umum, yang disebut dengan kalimat E.
  • Bentuk ketiga dari kalimat ini adalah kalimat yang sangat positif yang disebut kalimat I.

Sementara bentuk akhir dari kalimat adalah kalimat umum secara negatif, yang disebut pada kalimat O. Pada kalimat positif umum merupakan sebuah kalimat yang memiliki predikat nya untuk membenarkan pada seluruh subjek.

  • Proposisi Negatif adalah kalimat yang predikat nya sepenuhnya atau sebagian menolak subjek (E).
  • Proposisi Positif adalah sebuah proporsi yang predikat nya dibenarkan sebagai subyektif (I).

Baca Juga :

Baca Juga :  Unsur Teks Eksposisi

Demikianlah penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai Pengertian Proposisi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Ika Evitasari
Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru