Pengertian Puisi

Posted on

Pengertian Puisi – Puisi adalah bentuk karya sastra imajinatif, mengatur dan mengatur rasa dan pemikiran puisi dengan berkonsentrasi pada kekuatan bahasa dalam struktur fisik dan internal.

Setiap karya sastra mempunyai suatu karakteristiknya sendiri. Puisi adalah karya sastra yang luar biasa. Apa ciri-ciri sebuah puisi? Berikut ini adalah fitur dari puisi baru dan lama.

Apa itu Puisi ?

Pengertian Puisi merupakan suatu hasil karya sastra yang berisi ekspresi perasaan puisi dalam bahasa yang bermakna secara semantik dan menggabungkan irama, ritme, dan ritme dalam produksinya.

Juga dikatakan bahwa puisi adalah karya sastra yang berisi ekspresi kiasan dari kata-kata yang berguna dan bahwa transmisi puisi, ritme, tata bahasa dan bait disertai dengan gaya bahasa yang kental.

Pengertian-Puisi

Beberapa cendekiawan modern mendefinisikan puisi sebagai perwujudan imajinasi, mencurahkan isi hati, penyair yang mendorong orang lain untuk menjadikannya “dunia”.

Meskipun bentuknya singkat dan ringkas, pada umumnya sulit bagi orang lain untuk menjelaskan dalam suatu makna yakni terdapat sebuah puisi yang dikirim dari setiap baitnya.

Ciri-Ciri Puisi

Setiap karya sastra mempunyai suatu karakteristiknya sendiri. Puisi adalah karya sastra yang luar biasa. Apa ciri-ciri sebuah puisi? Berikut ini adalah fitur dari puisi baru dan lama:

a. Ciri-Ciri Puisi Baru

Karya sastra puisi juga memiliki versi baru. Di satu sisi, puisi baru ini adalah orde baru bagi penyair untuk bebas. Saat ini, fitur baru dari puisi itu adalah:

  • Nama penulisnya sudah terkenal.
  • Tidak terbatas pada aturan seperti puisi, ritme, garis dan garis.
  • Pengajuan berbentuk lisan dan tulisan.
  • Berisi kehidupan.
  • Dapat mengubah atau kemajuan dinamis.
  • Berbentuk simetris dan rapi.
  • Sajak terakhir yakni biasanya normal.
Baca Juga :  Pengertian Prosa

b. Ciri-Ciri Puisi Lama

Karya-karya sastra puisi mempunyai 2 versi, yakni yang baru dan yang lama. Karakteristik puisi lama berbeda dari yang baru. Berikut ini adalah beberapa karakteristik dari puisi yang lebih lama, yakni:

  • Nama penulis biasanya tidak diketahui.
  • Ikat dengan aturan yang berbeda seperti sajak, ritme, garis, dan bait.
  • Disebut sastra lisan karena disampaikan secara lisan.
  • Berisi royal dan fantastis.
  • Majas digunakan secara permanen dan klise.

Unsur Fisik Puisi

Adapun berbagai unsur dalam puisi ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Majas

Majas ialah suatu gaya bahasa visual. Penyair biasanya menggunakan karakter ucapan untuk membuatnya terlihat bagus dan bagus. Citra harus secara otomatis mengungkapkan arti nama penulis.

2. Diksi

Kamus dimaksudkan untuk mendefinisikan kata-kata yang relevan dengan puisi. Pilihan kata yang tepat mengaktifkan suasana hati, perasaan dan keindahan puisi itu.

3. Citraan atau Imajinasi

Dapat digunakan sebagai memancing imajinasi pembaca. Penyair menulis kata-kata yang dengannya mereka dapat mengekspresikan pengalaman imajinatif. Kata-kata yang digunakan memberi pembaca kesan panca indera.

4. Rima atau Unsur Bunyi

Puisi atau elemen suara atau bisa disebut puisi. Ini adalah pengulangan dari suara yang terputus-putus, baik dalam puisi atau di akhir puisi.

Pengulangan suara dikatakan meningkatkan nilai puisi yang hidup. Tujuannya adalah untuk menciptakan efek suara dan suasana hati yang disebutkan dalam puisi itu.

Jenis-Jenis Puisi

Adapun berbagai jenis dalam puisi yang sedang dikembangkan saat ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Puisi Lama

Puisi Lama yakni dapat disebut dengan puisi terikat. Puisi lama adalah puisi yang dibuat sebelum puisi baru terbatas dalam hal istilah. Kondisi-kondisi ini termasuk jumlah gatra dalam ayat tersebut, jumlah kata dalam satu baris, dan jumlah suku kata atau puisi.

Baca Juga :  Pengertian Teks Persuasif

a. Syair

Syair merupakan dalam suatu jenis puisi kuno yang berasal dari dunia Arab. Karakteristik puisi itu adalah:

  • Adanya delapan delapan suku kata dalam satu baris.
  • Sebuah ayat dibagi menjadi empat baris. Sajak a – a – a – a.
  • Baris pertama dengan empat angka adalah konten.

b. Pantun

Pantun merupakan salah satu puisi lama. Pantun yakni memiliki karakteristik, diantaranya ialah:

  • Sebuah ayat dibagi menjadi empat baris.
  • Baris pertama dan kedua adalah bypass.
  • Sebuah garis dibagi menjadi delapan hingga dua belas suku kata. Sajak a – b – a – b.
  • Baris ketiga dan keempat adalah konten. Konten berbasis konten, dibagi menjadi:
  • Pemuda mode. Semacam puisi yang berisi nasib perdagangan
  • Penemuan, romansa, perpisahan, humor, dan kasih sayang.
  • Pendidikan. Semacam puisi yang berisi nasihat, adat, dan agama.
  • Pakaian anak-anak. Ini adalah sejenis puisi yang berisi perasaan senang atau gembira.

c. Karima

Karima atau dapat disebut dengan pantun kilat. Karima memiliki karakteristik sebagai berikut.

  • Baris pertama ialah berisi sampiran. Baris kedua adalah konten.
  • Grup baris berisi dua baris. Korespondensi – a.

d. Gurindam

Gurindam termasuk dalam suatu jenis puisi kuno yang berasal dari India dan Tamil. Sifat-sifat Gurindam adalah:

  • Baris pertama adalah memotong. Baris kedua adalah konten.
  • Artikel ini berisi instruksi. Apakah Anda punya puisi – a
  • Ada hubungan sebab akibat di baris satu dan dua. Sebuah bait dibagi menjadi dua baris.

2. Puisi Baru

Puisi Baru yakni telah dikenal sebagai puisi modern. Puisi ini muncul ketika penyair itu baru. Kemudian dipopulerkan di tahun 1945. Pada saat itu, Fundamental adalah pelopor puisi baru. Terlahir dari puisi modern, berdasarkan estetika atau tolok ukur, yang mengikatnya dengan bahasa puisi.

Baca Juga :  Contoh Lamaran Pekerjaan Adira Finance

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Puisi. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.