Pengertian Pusat Pertumbuhan

2 min read

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai pusat pertumbuhan, dimana meliputi pengertian pusat pertumbuhan Fungsi, Tujuan, Faktor, Pengaruh dan Teori pusat pertumbuhan.

Berikut ini merupakan pengertian pusat pertumbuhan yang harus anda ketahui.

Apa itu Pusat Pertumbuhan?

Pengertian Pusat Pertumbuha Fungsi, Tujuan, Faktor, Pengaruh Teori

Pengertian pusat pertumbuhan adalah daerah yang perkembangannya sangat cepat sehingga dapat digunakan sebagai pusat pengembangan untuk pengembangan daerah sekitarnya.

Yang dimaksud dengan kutub pertumbuhan (growth pole) adalah suatu daerah atau daerah yang pertumbuhannya sangat cepat jika dibandingkan dengan daerah lain.

Sehingga dapat digunakan sebagai pusat pengembangan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan daerah lain di sekitarnya.

Fungsi dan Tujuan Pusat Pertumbuhan

Sebagian area di permukaan bumi tidak tumbuh bersama dan teratur, tetapi secara sengaja atau tidak sengaja ada bagian yang tumbuh dan berkembang atau berkembang lebih cepat daripada bagian lain.

Pesatnya pertumbuhan bagian ini mendorong bagian lain yang memiliki tingkat pertumbuhan yang kurang cepat. Secara umum, fungsi dan tujuan pusat pertumbuhan meliputi:

  • Memfasilitasi koordinasi dan pembinaan.
  • Melihat perkembangan daerah maju dan luncur.
  • Bahkan pembangunan di semua daerah.

Faktor yang Mempengaruhi Pusat Pertumbuhan

Pengertian Pusat Pertumbuhan

Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi pusat pertumbuhan termasuk:

  • Faktor alam, seperti gunung, dataran tinggi, dataran rendah, cuaca, iklim, rawa dan kesuburan tanah.
  • Faktor ekonomi, contohnya perbedaan kebutuhan antar satu tempat dengan tempat yang lain.
  • Faktor industri, contohnya tempat tinggal, kebutuhan tenaga kerja dan peralatan rumah tangga.
  • Faktor sosial, seperti pendapatan, kesehatan, dan pendidikan.
  • Faktor lalu lintas, seperti kondisi jalan, jenis transportasi, dan fasilitas lalu lintas.
Baca Juga :  Pengertian Sentralisasi

Pengaruh Pusat Pertumbuhan

Berikut adalah beberapa efek dari pusat pertumbuhan termasuk:

  • Industri berkembang pesat.
  • Pengembangan pusat perbelanjaan.
  • Penciptaan lapangan kerja baru.
  • Pendapatan masyarakat meningkat.
  • Munculnya lembaga perbankan.
  • Pengembangan entitas bisnis swasta dan pemerintah.

Pengaruh sosial dari pusat pertumbuhan masyarakat meliputi:

  • Buka wawasan komunitas.
  • Perubahan dalam sistem mata pencaharian.
  • Informasi lebih terbuka.
  • Penghasilan masyarakat bervariasi.
  • Munculnya kelompok masyarakat tertentu.

Teori Pusat Pertumbuhan

Berikut adalah beberapa teori dasar pusat pertumbuhan termasuk:

1. Teori Pertumbuhan Kutub

Teori pertumbuhan kutub dikemukakan oleh seorang ekonom Perancis bernama Perroux.

Dalam teori ini, Perroux menegaskan bahwa pengembangan suatu daerah adalah proses yang tidak terjadi secara bersamaan, tetapi terjadi di tempat-tempat tertentu dengan kecepatan dan intensitas yang berbeda.

Kutub pertumbuhan adalah tempat atau wilayah di mana pembangunan terjadi. Proses pengembangan akan menyebar ke daerah sekitarnya.

Tiang pertumbuhan bukanlah kota atau wilayah, tetapi kegiatan ekonomi yang dinamis. Hubungan kekuatan ekonomi yang dinamis tercipta di dalam dan di antara sektor-sektor ekonomi.

Pembentukan pusat pertumbuhan dapat mempengaruhi kehidupan terutama dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk.

Selain itu, keberadaan pusat pertumbuhan dapat memengaruhi berbagai bidang, seperti bidang sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.

2. Teori Polarisasi Ekonomi

Teori ini dikemukakan oleh Gunnar Myrdal dan Aschman. Teori ini menyatakan bahwa setiap daerah memiliki pusat pertumbuhan yang digunakan sebagai daya tarik bagi pekerja di daerah pedesaan dan teori ini disebut teori polarisasi ekonomi.

Selain menjadi daya tarik bagi pekerja terampil, modal dan barang dagangan yang dapat mendukung pertumbuhan lokasi.

Dari waktu ke waktu, wilayah tersebut akan membentuk pertumbuhan yang semakin pesat atau disebut polarisasi pertumbuhan ekonomi.

Teori ini menggunakan konsep center-periphery (core periphery). Namun, konsep ini merugikan pinggiran.

Baca Juga :  Pengertian Deuteromycota

Ini harus diatasi dengan membatasi migrasi, mencegah arus keluar modal dari pinggiran, dan melakukan pengembangan di pinggiran.

3. Pusat Teori Pertumbuhan

Teori pusat pertumbuhan dikemukakan oleh pakar ekonomi Prancis bernama Boudeville. Menurut Boudeville, pusat pertumbuhan adalah kumpulan fenomena geografis dari semua aktivitas yang ada di permukaan bumi.

Kota atau kawasan kota yang memiliki industri penduduk yang kompleks, dapat dikatakan sebagai pusat pertumbuhan.

Populasi industri adalah industri yang memiliki pengaruh besar (baik secara langsung maupun tidak langsung) pada kegiatan lainnya.

4. Teori Tempat Sentral

Teori-teori ini meliputi:

  • Range, yaitu jarak yang harus ditempuh orang untuk mendapatkan barang yang hanya dibutuhkan sesekali.
  • Ambang batas (threshold), yaitu jumlah minimum populasi yang dibutuhkan untuk pasokan barang yang lancar dan berkelanjutan.
  • Teori Konten, yaitu lokasi pusat kegiatan yang selalu melayani berbagai kebutuhan populasi harus ditempatkan di tempat sentral.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang Pengertian Pusat Pertumbuhan: Fungsi, Tujuan, Faktor, Pengaruh & Teori, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

Uang Giral

Ika Evitasari
2 min read

Iklim Koppen

Ika Evitasari
3 min read