Pengertian Sample

2 min read

Pengertian Sample – Bagian dari sebuah populasi sebagai pendugaan kepada populasi tersebut. Dapat di anggap sebagai perwakilan dari sebuah populasi dan dapat diamati dengan gejala-gejala tertentu.

Dalam ulasan ini, akan membahas secara ringkas dan jelas mengenai sample. Apa yang dimaksud dengan sample? Yuukk… Simak penjelasan nya sebagai berikut.

Apa yang di maksud dengan Sample ?

Pengertian Sample merupakan sebuah sampel yang mempunyai suatu arti dari bagian karakteristik dan keseluruhan dalam suatu populasi.

Jika populasinya besar, peneliti tentu tidak akan mengizinkan mereka untuk memeriksa totalitas hambatan terkait populasi yang akan mereka hadapi, seperti sumber daya yang terbatas, tenaga dan waktu, dalam hal ini kebutuhan untuk menggunakan sampel dari populasi itu, kemudian dipelajari dari sampel memberi kesan bahwa nantinya akan diterapkan pada populasi.

Populasi-dan-Sample

Karena itu, sampel populasi harus benar-benar representatif (representatif). Sementara itu, pakar Arikunto (2006:131) juga mengatakan bahwa sampel adalah bagian atau perwakilan dari populasi yang telah diteliti.

Baca Juga :  Rumah Adat Sumatera Barat

Jika penelitian dapat dilakukan oleh sebagian dari populasi, dapat dikatakan bahwa penelitian ini adalah sampel. Ibrahim dan Nana Sudjana (2004:85) menjelaskan bahwa sampel memungkinkan sebagian populasi untuk di jangkau dan mempunyai sebuah karakteristik yang sama dengan populasi di mana sampel akan diambil.

Pengertian-Sample

Pengertian Sampel Menurut Para Ahli

Dalam pengertian sample terdapat beberapa ahli telah mengemukakan nya, di antaranya ialah:

1. Menurut Sugiyono

Menurut Sugiyono sampel merupakan sebuah bagian dari jumlah dan karakteristik dalam populasi.

2. Menurut Gulo

Menurut Gulo sampel merupakan terdiri atas sebuah bagian sub kelompok dari populasi, sampel tersebut sendiri dapat memberikan sebuah gambaran yang begitu akurat yakni tentang populasi.

3. Menurut Arikunto

Menurut Arikunto sampel merupakan sebuah bagian atau perwakilan dari populasi yang telah diteliti.

4. Menurut Riduan

Menurut Riduan sampel merupakan sebuah bagian dari suatu populasi dengan karakteristik atau dalam kondisi tertentu yang akan diperiksa kemudian.

Berdasarkan pada pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa sampel merupakan perwakilan atau bagian dari sebuah populasi yang telah dihilangkan dengan metode tertentu.

Dalam pengambilan sebuah sample tersebut dengan pandangan Sutrisno Hadi (2004:81) bahwa tidak ada definisi absolut, terdapat beberapa sebuah persentase sampel harus diambil dari populasi kecuali ada tekad mutlak bahwa peneliti tidak boleh ragu.

Menurut Margono (2007:125), pada pengambilan sampel merupakan cara bagaimana menentukan jumlah sampel agar sesuai dengan ukuran sampel tersebut yang dapat digunakan sebagai sumber data aktual, dengan mempertimbangkan karakteristik dan distribusi populasi untuk mendapatkan sampel yang bersifat representatif.

Macam – Macam Teknik Pengambilan Sampel

Ada berbagai jenis pengambilan sampel dalam sebuah penelitian. Apa metode pengambilan sampelnya? Mari kita bahas jenis-jenis pengambilan sampel, di antaranya ialah:

Baca Juga :  Suku Toraja

1. Teknik Sampling Secara Probabilitas

Teknik pengambilan sampel secara probabilitas merupakan dalam teknik pengambilan sampel yang dapat memberikan semua anggota populasi kesempatan sebagai dijadikan sampel atau kesempatan sebagai menjadikannya disampel. Dengan cara ini, diharapkan sampel yang representatif akan diperoleh.

Teknik pemindaian tersebut dapat dilakukan dengan cara berikut.

A. Teknik Sampling Secara Rambang Sederhana (Random Sampling)

Merupakan sebuah cara yang begitu paling populer sebagai menggambar sampel rambang sederhana dengan cara undian.

B. Teknik Sampling Secara Sistematis (Systematic Sampling)

Teknik pengambilan sampel ini merupakan dalam sebuah bentuk sampel dengan mengambil setiap nomor seri (kasus) xth dari daftar populasi.

C. Teknik Sampling Secara Rambang Proposional (Proposional Random Sampling)

Jika populasi terdiri dari subpopulasi, sampel berasal dari masing-masing subpopulasi. Metode yang dapat digunakan dalam gambar dapat yang berupa sistematis dan undian.

D. Teknik Sampling Secarakluster (Cluster Sampling)

Terkadang peneliti tidak dapat mengetahui dalam sebuah karakteristik pasti dari suatu populasi yang akan menjadi subjek pada penelitian karena populasi nya tersebar di wilayah yang luas.

E. Teknik Sampling Secara Rambang Bertingkat

Ketika dalam sebuah sub populasi dapat dikelompokkan, dalam sebuah teknik dalam pengambilan sebuah sampel proporsional digunakan.

Oleh karena itu, pada sebuah peneliti dapat menentukan area sampel hanya dalam bentuk kelompok cluster, yang dapat ditentukan secara bertahap. Dalam sebuah teknik pengambilan sampel tersebut dapat disebut dengan cluster sampling atau multi-level sampling.

2. Teknik Sampling Secara Nonprobabilitas

Dalam sebuah metode pengambilan sampel non-probabilitas adalah teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel dan ditentukan oleh peneliti atau berdasarkan penilaian ahli. Berikut ini adalah beberapa cara atau jenis pengambilan sampel jika ada kemungkinan:

Baca Juga :  Rumah Adat Jawa Timur

A. Penarikan Sample Secara Satah (Quota Sampling)

Dalam pengambilan sampel tersebut dapat didasarkan pada ransum atau jumlah tetap. Sampel penelitian biasanya adalah topik yang mudah ditemukan untuk memfasilitasi pengumpulan pada sebuah data.

B. Penarikan Sample Secara Purposif (Purposive Sampling)

Merupakan sebuah jenis dalam pengambilan sampel dan dapat memilih pada subyek sesuai dengan kriteria spesifik yang telah ditentukan oleh peneliti.

C. Accidental Sampling atau Convenience Sampling

Dalam penelitian ini, pada sebuah sampel dapat diambil yang tidak direncanakan sebelumnya tetapi secara acak, yaitu subjek atau unit tersedia untuk peneliti untuk pengumpulan data. Proses mendapatkan sampel jenis ini disebut random sampling.

D. Penarikan Sample Secara Bola Salju (Show-Ball Sampling)

Pada titik pengumpulan dapat ditentukan menurut informasi dari sampel pertama, sampel ketiga ditentukan sesuai dengan informasi dalam sampel dua dan seterusnya hingga jumlah titik pengumpulan lebih besar daripada jika efek bola salju terjadi.

Sample sebagai pendugaan terhadap populasi tersebut atau perwakilan dalam populasi. Sebuah sample mempunyai arti dari bagian krakteristik pada keseluruhan dalam populasi.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang dapat kami sampaikan secara ringkas dan jelas mengenai Pengertian Sample. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat untuk Anda..

Pengertian Bisnis

Ika Evitasari
2 min read

Hukum Bisnis

Ika Evitasari
2 min read

Pengertian Budaya

Ika Evitasari
3 min read