Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Pengertian Transpor Aktif

2 min read

Pengertian Transpor Aktif – Gerakan atau perpindahan yang telah menggunakan sebuah energi sebagai mendorong dan memasuki ion dengan molekul melalui membran sel permeabel.

Fungsi transpor aktif adalah untuk menjaga keseimbangan dalam sel. Transpor aktif meliputi transpor aktif yang terjadi di sitoplasma terhadap sel darah merah pada manusia.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan singkat yakni mengenai Pengertian Transpor Aktif. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Transpor Aktif ?

Pengertian Transport Aktif merupakan adanya sebuah gerakan atau transfer yang dapat menggunakan suatu energi untuk memasukkan dan mengeluarkan ion dan molekul dengan melalui membran sel permeabel yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan molekul kecil di dalam suatu sel.

Transport aktif termasuk dalam jenis transportasi membran sel yang dapat membutuhkan sebuah energi dalam melakukan aktivitas tersebut. Energi yang telah digunakan sebagai transpor sel aktif ialah adenosin trifosfat atau ATP.

ATP adalah sebuah energi kimia tingkat tinggi yang dapat dihasilkan selama respirasi sel. Karakteristik utama dari transport aktif ialah terhadap gradien konsentrasi. Ini berarti pemompaan terjadi selama pengangkutan aktif, memaksa zat untuk melewati membran dengan menetralkan gradien dalam konsentrasinya.

Ciri – Ciri Transpor Aktif

Berikut ialah karakteristik atau ciri-ciri dalam transpor aktif yang akan dijelaskan sebagai berikut:

  • Adanya sebuah obat-obatan yang dapat bergerak dengan melawan gradien terhadap tingkat elektrokimia.
  • Obat-obatan tersebut membutuhkan seseorang untuk membawa.
  • Transport aktif dengan cara struktural yang khusus antara senyawa yang bersaing dengan melalui struktur serupa.
  • Dapat membutuhkan sebuah energi.
  • Adanya sebuah proses yang telah berjalan dalam satu arah.
  • Terjadinya sebuah proses bisa menjadi jenuh.
Baca Juga :  Pengertian Zat Aditif

Fungsi dan Contoh Transpor Aktif

Fungsi transpor aktif merupakan sebagai menjaga adanya suatu keseimbangan terhadap sel. Transpor aktif merupakan transpor aktif yang telah terjadi di suatu sitoplasma sel darah merah terhadap manusia.

Contoh-Transpor-Aktif

Sitoplasma sel darah merah terhadap manusia yakni biasanya mempunyai sebuah kandungan ion kalium sekitar 30 kali lebih tinggi dari pada sebuah plasma. Mekanisme dalam transpor aktif tersebut hanya mewakili dalam area membran plasma yang telah tenggelam ke dalam suatu saku dan dapat membentuknya.

Saat kantung yakni semakin dalam, kantung tersebut akan terjepit dan membentuk sebuah vesikel, dan terdapat isi yang merupakan dalam sebuah bahan dengan dihasilkan di sebuah luar sel.

Contoh dalam transpor aktif yakni adanya suatu pengambilan glukosa dalam usus terhadap manusia dan penyerapan sebuah ion mineral terhadap sel-sel rambut pada akar tanaman.

Jenis – Jenis Transpor Aktif

Terdapat beberapa sebuah jenis dalam transportasi aktif yang akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Endositosis

Endositosis merupakan adanya sebuah transportasi terhadap makromolekul dan bahan yang begitu sangat kecil terhadap sel dengan melalui adanya pembentukan vesikel baru dari sebuah membran plasma.

Mekanisme dalam transpor aktif tersebut yakni terdiri atas sebagian kecil terhadap membran plasma yang telah tenggelam ke dalam suatu saku dan dapat membentuknya. Saat kantong tersebut semakin dalam, maka antong itu terjepit dan bahan yang telah mengandung vesikel akan diperoleh dari luar sel tersebut.

Jenis – Jenis Endositosis

  • Endositosis yang telah dimediasi terhadap reseptor dengan membutuhkan adanya sebuah reseptor yang disebut sebagai ligan.
  • Pinositosis merupakan adanya sebuah proses di mana sel-sel akan menelan dalaam tetesan cairan terhadap ekstraseluler ke dalam vesikel kecil. Karena satu atau semua zat terlarut tersebut akan di tetesan dan dimasukkan ke dalam suatu sel.
  • Phagocytosis merupakan adanya sebuah proses di mana sel tersebut dapat membungkus terhadap partikel dengan pseudopodium, yang membungkus partikel dan membungkusnya dalam kantong membran yang cukup besar sebagai diklasifikasikan untuk vakuola.
Baca Juga :  Fungsi Mitokondria

2. Eksositosis

Eksositosis adalah mekanisme transportasi molekul besar seperti protein dan polisakarida melalui membran plasma dari dalam ke luar (sekresi) dengan menggabungkan vesikel yang mengandung molekul-molekul ini dengan membran plasma.

Vesikel transportasi yang dilepaskan dari alat Golgi diangkut dari sitoskeleton ke membran plasma. Ketika membran vesikel dan membran plasma bertemu, molekul lipid dari membran mengatur ulang.

Sehingga dua membran dapat terhubung. Konten vesikel kemudian habis dari sel. Banyak sel sekresi menggunakan eksositosis untuk mengirim produk mereka.

Dalam transportasi aktif yakni dapat menjaga keseimbangan dalam sel, dengan menggunakan sebuah energi sebagai mendorong dan memasuki ion dengan molekul melalui membran sel permeabel.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Pengertian Trasnpor Aktif. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat.

Ika Evitasari
Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Pengertian Senyawa

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read

Pemisahan Campuran

Ika Evitasari Ika Evitasari
2 min read