Pengertian Uang Kartal

2 min read

Pengertian Uang Kartal – Uang adalah sebagai alat pembayaran yang memainkan dalam peran penting terhadap kehidupan ekonomi setiap warga negara.

Mata uang nominal terbesar di Republik Indonesia ialah uang kertas sebesar Rp. 100.000 dan denominasi karena dalam sebuah nilai terkecil ialah 1.000 koin. Uang ini juga, mempunyai sebuah makna yakni untuk bentuk sebuah mata uang yang sangat umum dalam kehidupan kita sehari-hari.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Uang Kartal. Untuk ulasan selengkapnya, yuk.. Simak selengkapnya sebagai berikut.

Apa itu Uang Kartal ?

Pengertian Uang Kartal merupakan sebuah uang yang kita akan menggunakan secara legal dalam suatu kehidupan sehari-hari untuk media pertukaran atau untuk sebuah transaksi dalam pembayaran yakni sebagai pembelian dan penjualan terhadap sebuah barang.

Pengertian-Uang-Kartal

Mata uang dibagi menjadi dua bagian, diantaranya ialah uang kertas dan uang logam. Terdapat pengertian yang lainnya terhadap mata uang sebagai dalam bentuk kertas atau logam, yang sudah ditetapkan dengan hukum terhadap pemerintah dan bertindak untuk alat pembayaran yang resmi maupun sah.

Sesuai dalam sebuah Undang-Undang Bank Sentral No. 13 tahun 1968 Pasal 26 (1), Bank Indonesia (BI) adalah termasuk satu-satunya pihak yang dapat mempunyai sebuah hak (hak oktori) yakni sebagai menerbitkan adanya sebuah uang kertas dan uang logam yang berada di wilayah Indonesia.

Ciri – Ciri Uang Kartal

Pada umumnya ada beberapa sebuah fitur yang dapat membedakan dalam mata uang dari jenis uang yang lainnya. Terdapat beberapa karakteristik mata uang ini, diantaranya sebagai berikut:

  • Uang jenis ini hanya bisa dibelanjakan terhadap pihak Bank khusus wilayah Indonesia.
  • Uang ini harus digunakan untuk sebuah media dalam pertukaran secara resmi yakni berguna sebagai adanya sebuah aktivitas dalam perdagangan harian di kalangan masyarakat.
  • Uang yang telah diterbitkan yakni terdiri dari uang logam dan uang koin.
  • Penggunaan uang jenis ini yakni dapat dijamin dengan sebuah hukum maupun dalam undang-undang.
Baca Juga :  Rumah Adat Batak

Kelebihan Uang Kertas

Terdapat beberapa kelebihan terhadap uang kertas, yang akan dijelaskan sebagai berikut:

  • Dalam penggunaannya yakni sangat jauh lebih praktis yang dikarenakan sangat ringan, meskipun dapat dilakukan dengan sejumlah yang lebih banyak.
  • Dapat dengan mudah dilipat dan disimpan.
  • Dapat dipakai dengan sangat mudah di mana saja dan kapan saja.

Kekurangan Uang Kertas

Adapun beberapa kekurangan terhadap uang ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Mudah menghilang atau mengapung karena adanya sebuah bentuk yang sangat ringan dan tipis.
  • Mudah kusut, sobek, atau bahkan rusak.
  • Dalam jenis uang ini, yakni dapat di palsukan
  • Sangat mudah untuk terbakar.

Jenis Uang Kartal Menurut Bahan Pembuatannya

Dalam uang logam ini, biasanya terbuat dari perak maupun emas karena perak dan emas yakni dapat memenuhi sebuah persyaratan uang yang bersifat efisien. Karena dalam harga emas dan perak yakni dapat cenderung stabil dan tinggi, emas dan perak yakni mudah untuk dikenali dan diterima oleh manusia. Selain itu, emas dan perak tidak dapat mudah untuk dihancurkan.

Emas dan perak juga dapat dengan mudah untuk dibagi dengan menjadi sebuah unit yang begitu lebih kecil. Koin tidak lagi dinilai berdasarkan berat emasnya tetapi oleh nilai nominalnya. Nilai nominal adalah sebuah pernyataan bahwa ada sejumlah emas yang berada di dalamnya.

1. Nilai Tukar

Nilai tukar merupakan sebuah kemampuan yakni dapat menukar uang terhadap suatu barang. Contohnya dalam Rp. 500,00 hanya bisa ditukar dengan permen, sementara Rp. 10.000,00 dapat ditukar dalam semangkuk mie ayam.

2. Nilai Intrinsik

Nilai Intrinsik merupakan sebuah nilai materi dari mana suatu mata uang dibuat, contohnya dalam sebuah nilai emas dan perak yakni dapat digunakan sebagai mata uang. Di masa lalu, koin emas dan perak digunakan sebagai uang. Terdapat dengan beberapa alasan mengapa emas dan perak digunakan sebagai uang material karena tahan lama dan tidak begitu mudah rusak (Rp. 100,00) atau dengan Rupiah (Rp. 500,00).

Baca Juga :  Rumah Adat Sulawesi Selatan

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Pengertian Uang Kartal. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.