Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru

Penyakit Hipertensi

2 min read

Penyakit Hipertensi – Jenis penyakit darah tinggi yang kondisinya yakni tekanan darahnya sejumlah 130/80mgHg. Kondisinya begitu sangat berbahaya dalam berbagai penyakit adalah stroke, gagal jantung, dan gagal ginjal.

Dalam artikel ini akan membahas tentang hipertensi, yang akan di jelaskan secara ringkas dan jelas, mari simak ulasannya.

Apa yang dimaksud dengan Penyakit Hipertensi ?

Hipertensi merupakan nama lain untuk tekanan darah yang begitu tinggi. Tekanan darah itu sendiri sebagai kekuatan aliran darah dari jantung yang menggerakkan sebagai dinding pembuluh darah atau arteri.

Kekuatan tekanan darah tersebut dapat berubah dari waktu terhadap waktu, tergantung pada aktivitas jantung (contohnya dalam keadaan normal atau saat berolahraga atau beristirahat) dan resistensi pembuluh darah.

Penyakit-Hipertensi

Hipertensi ialah suatu kondisi yang tekanan darah lebih tinggi dari pada 140/90 milimeter air raksa (mmHG). Angka 140 mmHG mengacu pada nilai sistolik ketika jantung memompa darah terhadap seluruh tubuh.

Sementara itu, angka 90 mmHG mengacu pada pembacaan diastolik ketika pada jantung akan rileks sementara biliknya diisi dengan begitu banyak darah.

Ingat bahwa tekanan sistolik ialah sebuah tekanan yang maksimum karena pada jantung mampu berkontraksi, sedangkan pada tekanan diastolik ialah sebuah tekanan terendah di antara kontraksi (jantung yang telah beristirahat).

Hipertensi merupakan sebuah penyakit yang sering disebut dengan “silent killer” karena tidak menimbulkan gejala dengan jangka yang begitu panjang. Namun, penyakit tersebut dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa seperti penyakit jantung.

Jika tekanan darah tinggi tidak terdeteksi dini dan diobati segera, itu dapat menyebabkan komplikasi serius pada penyakit jantung koroner, kebutaan, stroke, gagal jantung kongestif, gagal ginjal, diabetes dan banyak penyakit berbahaya lainnya.

Baca Juga :  Indra Pendengaran

Pada penyakit stroke terdapat 51% dan penyakit jantung koroner 45% ayakni merupakan penyebab utama sebagai munculnya tekanan darah tinggi.

Penyebab Hipertensi

Hipertensi penyebabnya yang tidak dijelaskan secara jelas sebagai hipertensi primer. Tekanan darah tinggi dapat disebabkan pada pola makan yang begitu buruk dan gaya hidup.

Jenis-Penyakit-Hipertensi

Misalnya seperti merokok. Hanya merokok satu batang rokok dapat menyebabkan kenaikan langsung terhadapa tekanan darah dan meningkatkan tekanan darah sistolik sebesar 4 mmHG. Nikotin dalam produk tembakau merangsang sistem saraf sebagai melepaskan bahan kimia yang dapat menyempitkan pembuluh darah dan berkontribusi pada tekanan darah yakni darah tinggi.

Kebanyakan makanan asin yang mengandung natrium (makanan olahan, makanan cepat saji, dan makanan kaleng) dan minuman atau makanan yang mengandung pemanis buatan dapat meningkatkan penyakit kolesterol atau tekanan darah.

Tekanan darah tinggi dapat memicu terjadinya sebagai efek samping dari obat untuk gagal ginjal dan untuk pengobatan penyakit jantung. Kondisi ini disebut hipertensi sekunder.

Obat hipertensi dapat menjadi normal setelah berhenti minum obat. Namun, dalam beberapa kasus pada sebuah tekanan darah akan terus meningkat selama beberapa minggu setelah berhenti menggunakan narkoba agtau obat terlarang.

Anak-anak di bawah 10 sering menderita tekanan darah tinggi karena penyakit lain, seperti penyakit ginjal. Dalam kasus seperti itu, tekanan darah anak menjadi normal setelah minum obat tekanan darah tinggi.

Faktor Risiko Hipertensi

Penyebab-Penyakit-Hipertensi

Harus mengetahui faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit hipertensi:

  • Merokok
  • Kegemukan atau obesitas
  • Riwayat pada keluarga atau keturunan
  • Minum terlalu banyak alkohol

Aspek paling berbahaya dari hipertensi ialah bahwa setiap orang tidak menyadari bahwa ia menderita tekanan darah tinggi. Padahal, penyebab hipertensi tidak bisa dikenali pada banyak orang. Banyak orang telah mengabaikan gaya hidup tidak sehat yang mengarah pada hipertensi.

Baca Juga :  Pengertian Bioma

Risiko menderita tekanan darah tinggi dapat dikurangi dengan mengubah poin-poin di atas dan memilih gaya hidup secara lebih sehat.

Cara untuk mengetahui apakah mempunyai tekanan darah tinggi ialah dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara teratur. Sangat penting jika kita mempunyai keturunan dengan penyakit tekanan darah tinggi.

Obat Hipertensi

Lalu apa sajakah obat untuk menyembuhkan penyakit hipertensi? Pengobatan untuk hipertensi ini, sangat penting sekali untuk mengurangi risiko angka kematian yang dikarenakan adanya penyakit jantung.

Terdapat beberapa obat yang disarankan pada jenis penyakit ini, diantaranya adalah:

  • Diuretik : Indapamide, furosemide, chlorthalidone, chlorotiazide, metolazone, bumetanide, hydrochlorotiazide atau HCT, torsemide, triamterene, amilorid.
  • Angiotensin Cconverting Enzyme (ACE) : Captopril, benazepril hydrochloride, trandolapril, lisinopril, ramipril, enalapril, perindopril, dan quinapril hydrochloride.
  • Beta Blocker : Propranolol, sotalol, metoprolol, atenolol, nadolol, bisoprolol, betaxolol, acebutolol, esmilol, nebivolol.
  • Penghambat Saluran Kalsium : Nisoldipine, clevidipine, amlodipine, diltiazem, nicardipine, felodipine, isradipine, nifedipine, dan nimodipine.
  • Alfa-blocker : Doxazosin, prazosin hydrochloride, terazosin hydrochloride.
  • Central Acting Agents : Guanfacine, clonidine, dan methyldopa.

Pada obat darah tinggi harus dikonsumsi secara tepat dan rutin untuk merasakan manfaatnya, yakni untuk meredakan atau bahkan untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Baca Juga :

Ternyata penyakit ini sangat begitu berbaya bila dibiarkan atau di sepelekan, tentunya kita harus menyayangi badan diri kita sebelum terlambat. Demikian ulasan yang dapat kami ringkas, semoga dapat bermanfaat untuk Anda

Ika Evitasari
Ika Evitasari Memiliki Hobi Menulis, Senang Berbagi dan Selalu Berharap Bimbingan dari Para Guru