Perangkat ROM

2 min read

Perangkat ROM – Memori pada sebuah penyimpanan yang memiliki sifat permanen. ROM berperan sangat penting pada perangkat komputer, yakni untuk menyimpan, sebagai distribusi software dan lain-lain.

ROM, memiliki pengertian dan beberapa fungsi beserta contohnya. Dalam pembahasan kali ini, akan membahas secara jelas dan singkat tentang ROM dan kegunaan pada perangkat ROM. Yuukkk.. Simak ulasannya secara bersama-sama.

Apa yang dimaksud dengan ROM ?

Pengertian Perangkat ROM merupakan sebuah chip terhadap suatu komponen pada perangkat elektronik atau pada komputer yang akan menyimpan sebuah informasi firmware.

Informasi firmware, berisi tentang kode program yang harus dijalankan oleh komputer, hingga pada ROM dapat memainkan peran yang sangat penting dalam sebuah proses booting.

Perangkat-ROM

Sesuai namanya, data yang dapat terkandung dengan ROM ini tidak dapat diubah, hanya dapat dibaca saja. Alasan mengapa data tidak dapat dihapus atau diubah ialah bahwa data tersebut berisi sebuah informasi sejenis kode yang dapat memungkinkan sebuah komponen dalam komputer atau laptop untuk berkomunikasi dan mengeksekusi dengan baik.

ROM juga disebut sebagai chip yang tidak mudah menguap, yang berarti bahwa data pada ROM ini tidak mudah hilang dan tertanam dengan chip-nya. Pada sebuah data yang akan disimpan dalam ROM tersebut, tidak akan hilang bahkan jika komputer atau laptop dimatikan.

Pengertian-ROM

Fungsi ROM

ROM memiliki 3 fungsi utama, sebagai lokasi eksekusi kode awal, sebagai alat distribusi perangkat lunak, dan 3) sebagai media penyimpanan dengan keamanan tinggi. Mari kita bahas satu per satu untuk membuatnya lebih jelas.

Baca Juga :  Pengertian Topologi Linier

1. Sebagai Alat Distribusi

Fungsi terhadap ROM ialah untuk alat distribusi dalam sebuah perangkat lunak yang bersifat komersial. Alasan memilih media ROM ini sebagai alat distribusi adalah karena perangkat lunak biasanya diinstal beberapa kali.

Penggunaan ROM tidak merusak data yang dapat diperlukan sebagai sebuah proses instalasi, atau setidaknya akan lebih tahan lama dari pada media penyimpanan lainnya. Mungkin penasaran jika suatu hari akan menduplikasi perangkat ROM pada perangkat lunak jenis komersial, pada salinan nya tidak dapat berjalan seperti yang diharapkan, tetapi terjadi kesalahan.

Kesalahan yang terjadi dalam salinan ROM dapat disebabkan oleh adanya sebuah ROM yang telah di program sebagai melakukan suatu penyalinan langsung dari instalasi ROM.

2. Sebagai Tempat Eksekusi

Fungsi pertama ROM ialah untuk penyimpanan kode boot. Setiap komputer dan laptop memiliki pengaturan akses BIOS tersendiri.

BIOS berisi kode sebagai memulai pada laptop dan komputer tersebut. BIOS ini berisi sebuah informasi tentang memeriksa suatu perangkat keras yang akan di instal pada komputer dan informasi pada perangkat keras tentang komputer.

Semua data penting untuk peluncuran ini disimpan dalam chip yang disebut ROM. Secara umum, jenis ROM yang dapat digunakan sebagai menyimpan sebuah informasi yang berkaitan dengan startup ini ialah EEPROM.

3. Sebagai Media Penyimpanan

Data yang dimiliki telah rusak, terjadinya karena banyak, yakni mungkin terkena virus, kesalahan, atau bahkan tidak responsif. Jenis ROM yang digunakan untuk CD-R ini adalah PROM.

Jenis – Jenis ROM

1. PROM (Programmable Read-Only Memory)

PROM adalah chip memori yang dapat diisi dengan data dengan cara satu kali saja. Setelah program akan dimasukkan dalam PROM, program berada di PROM.

Baca Juga :  Pengertian Jaringan WAN

2. EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)

EEPROM merupakan sebuah jenis PROM (Programmable Read-Only Memory) khusus yang dapat dihapus dengan perintah listrik.

3. EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory)

EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) ialah sebuah ROM yang dapat di program ulang dan dihapus.

Ada dua jenis EPROM berdasarkan proses pengisian:

  • UV-EPROM (Ultraviolet EPROM) dapat membutuhkan sebuah sinar ultraviolet sebagai menghapus data yang dikandungnya.
  • EEPROM (Electrical EPROM) dapat menggunakan sebuah tegangan listrik untuk memprogram atau menghapus ulang kontennya.

4. Mask ROM

Mask ROM merupakan sebuah ROM yang tidak dapat ditulis secara ulang (tidak dapat di-flash) dan karenanya tidak dapat diperbarui.

Pada ROM memiliki fungsi yakni untuk menyimpan sebuah informasi yang berisikan sebuah kode-kode dalam jenis pemograman yang memiliki peranan untuk keperluan booting.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang dapat kami sampaikan untuk Anda mengenai Perangkat ROM. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda.