Rumah Adat Sunda

2 min read

Rumah Adat Sunda – Suku Sunda yakni mempunyai berbagai jenis dan nama rumah tradisional, tergantung pada sebuah bentuk dalam atap dan pintunya.

Pada umumnya, terdapat pakaian tradisional Sunda dibagi menjadi lima kasta, sebagai pernikahan, warga negara, warga kelas menengah, dan bahkan acara resmi.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Rumah Adat Sunda beserta asal usul dan jenis-jenis rumah adat. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak sebagai berikut.

Bagaimanakah Asal Usul Sunda ?

Sunda adalah suku atau kelompok etnis yang berasal dari sebuah bagian barat pulau Jawa. Istilah Pasundan Tatar mencakup beberapa daerah di wilayah provinsi Banten, Jawa Barat, Jakarta hingga Jawa Barat bagian barat (Banyumasan). Meskipun orang Sunda tersebar di berbagai daerah di negara Indonesia, wilayah yakni utamanya ialah pada sebuah wilayah Banten dan Jawa Barat.

Rumah-Adat-Sunda

Dalam sebuah seni yang diiringi oleh alat musik tradisional memiliki keunikan tersendiri dengan gerakan tarian yang begitu energik dan dinamis. Selain tarian Jaipong, bahasa Sunda juga merupakan sinonim untuk pertunjukan musik angklung dan wayang golek.

Adanya sebuah kekayaan budaya Sunda yang tidak terbatas pada alat musik, tarian, dan sebuah pertunjukan sebuah wayang golek. Rumah tradisional Sunda juga merupakan salah satu kekayaan dalam sebuah budaya terhadap kalangan masyarakat Sunda yang bisa dibanggakan dan dilestarikan.

Baca Juga :  Akibat Pencemaran Air

Rumah tradisional Sunda secara tradisional mempunyai sebuah bentuk rumah panggung, yakni kira-kira 0,5 hingga 1 meter di atas tanah. Bahkan di sebuah rumah tradisional Sunda tua, dalam sebuah ketinggian di bawah rumah bisa mencapai 1,8 meter. Sebagai aturan, peralatan pertanian disimpan di bawah kayu bakar disimpan, pertanian, ternak dan binatang terikat dengan unggas.

Rumah tradisional Sunda dari suku Sunda mempunyai sebuah nama dan tipe rumah tradisional yang berbeda, tergantung pada bentuk pintu dan atapnya. Untuk sebuah rumah tradisional, rumah tradisional Sunda tentu mempunyai sebuah bentuk yang agak mirip terhadap rumah tradisional lain di wilayah Indonesia.

Jenis – Jenis Rumah Adat Sunda

Terdapat berbagai jenis-jenis dalam rumah adat ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Rumah Adat Badak Heuay

Rumah tradisional Sunda pertama disebut sebagai Badu Heuay. Dalam sebuah bahasa Indonesia, istilah itu yakni berarti sebuah badak yang telah menguap. Seperti namanya, rumah Badak Heuay tradisional mempunyai bentuk atap yang terlihat seperti badak yang menguap dan kekhasannya.

2. Rumah Adat Capit Gunting

Rumah tradisional Capit Gunting cukup sederhana dan terdiri dari dapur, ruang tamu, kamar tidur, dan teras. Bentuk rumah umumnya persegi panjang yang bentuknya memanjang ke bagian belakang.

3. Rumah Adat Parahu Kumureb

Rumah tradisional Parahu Kumureb mempunyai sebuah arti literal dalam bahasa Indonesia, yaitu rumah perahu tradisional yang terbalik. Namanya cukup untuk menjelaskan bentuk atap, yang persis mirip dengan perahu terbalik. Rumah tradisional Parahu Kumureb terdiri dari empat bentuk utama, yaitu bentuk trapesium, yang terletak di bagian belakang dan depan rumah.

Contoh-Rumah-Adat-Sunda

4. Rumah Adat Jubleg Nangkub

Secara bentuk, rumah tradisional Jubleg Nangkub persis sama dengan rumah tradisional Parahu Kumureb. Namun, nama rumah tradisional Jubleg Nangkub lebih umum di daerah Sunda lainnya, seperti wilayah Kabupaten Sumedang.

Baca Juga :  Suku Lingon

5. Rumah Adat Jolopong

Rumah tradisional Jolopong dan sebuah tipe rumah tradisional Sunda masih dapat ditemukan di berbagai desa di wilayah Jawa Barat. Rumah tradisional Jolopong mempunyai sebuah bentuk atap yakni yang lebih sederhana serta memiliki bentuk memanjang seperti pelana. Desain dan bahan yang digunakan juga jauh lebih sederhana daripada jenis rumah tradisional lainnya, membuat konstruksi lebih mudah.

6. Rumah Adat Julang Ngapak

Nama pohon palem atau burung yang mengepakkan sayapnya karena rumah ini mempunyai sebuah bentuk atap yang melebar ke bagian kiri dan arah kanan. Atap Julang Ngapak terdiri dari empat bidang, yakni pada dua pesawat turun dari garis Suhunan dan dua pesawat lagi untuk atap tambahan yang dapat membentuk sudut tumpul di suatu titik dalam pertemuan tersebut.

7. Rumah Adat Tagog Anjing

Nama rumah Tagog Dog tradisional yakni berasal dari sebuah bentuk rumah ini, yang menyerupai anjing Nagog (anjing yang duduk dan jongkok). Itu terlihat seperti rumah panggung, tetapi rumah tradisional Dog Tagog mempunyai sebuah fondasi bangunan yang lebih rendah dari pada rumah tradisional Sunda yang lain.

8. Rumah Adat Buka Pongpok

Rumah adat Terbuka Pongpok, yakni dapat dinamakan demikian karena dalam sebuah rumah adat ini mempunyai sebuah pintu masuk yang membentang sejajar dengan salah satu ujung Suhunan atau atap. Bentuk rumah tradisional ini sangat mirip dengan gaya terbuka Palayu dan didasarkan dalam keinginan pemilik dalam memposisikan pintu ke jalan.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, kami telah membahas mengenai Rumah Adat Sunda, asal usul, beserta jenis-jenisnya. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.

Baca Juga :  Tari Tor Tor