Sejarah Bendera Merah Putih

Posted on

Sejarah Bendera Merah Putih – Bendera turun-temurun merah putih dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 sebagai lambang kelahiran negara Indonesia yang baru. Merah (bumi) dan putih (langit).

Dikatakan bahwa warna merah dan putih terinspirasi oleh warna bendera kerajaan Majapahit dengan sembilan garis merah dan putih. Negara menetapkan aturan khusus untuk perawatan bendera merah dan putih.

Hal ini dimaksudkan agar bendera merah putih akan menjaga kehormatannya. Peraturan yang dikeluarkan oleh negara diatur oleh berbagai bentuk legislatif.

Bagaimanakah sejarah bendera merah putih? Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara jelas dan singkat. Yuukk… Simak pembahasan selengkapnya sebagai berikut.

Apa itu Bendera Merah Putih ?

Bendera Merah Putih merupakan terdiri dari dua potong kain. Bendera ini menjadi lambang kedaulatan Republik Indonesia Serikat (NKRI). Dengan peresmian bendera merah putih sebagai negara Indonesia, objek ini menjadi sakral.

Negara menetapkan aturan khusus untuk perawatan bendera merah dan putih. Hal ini dimaksudkan agar bendera merah putih akan menjaga kehormatannya. Peraturan yang dikeluarkan oleh negara diatur oleh berbagai bentuk legislatif.

Antara lain, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009, Pasal 35 Undang-Undang Dasar 1945, dan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1958.

Sejarah-Bendera-Merah-Putih

Asal Mula

Sebelum adanya keberadaannya dan caranya dibuat dilindungi oleh hukum negara, sejarah bendera merah putih ini dipilih sebagai simbol keajaiban Indonesia, karena secara historis bagian dari ketenaran nusantara. Seperti kita ketahui, negara Indonesia terdiri dari masyarakat majemuk. Keragaman ini terbukti sebagai satu kesatuan dan sumber kekayaan bagi rakyat Indonesia.

Baca Juga :  Ideologi Liberalisme

Indonesia pada masa pra-imperialisme dan kolonialisme adalah satu kesatuan pulau yang diperintah oleh banyak kerajaan. Beberapa dari mereka menjadi kerajaan besar yang kuat dan dihormati di dunia internasional. Para pendahulu kami ingin mengadopsi salah satu unsur budaya yang telah terbukti merayakan nama nusantara di luar negeri.

Kebiasaan dan budaya yang sangat kaya yang dimiliki oleh wilayah Indonesia sejak zaman Kerajaan. Juga termasuk sejumlah simbol kerajaan besar yang kemudian menyebar dan menjadi simbol warisan oleh beberapa kerajaan kecil dan keturunan mereka. Berikut ini merupakan asal mula penggunaan dalam bendera merah putih di bumi wilayah Indonesia.

Bendera Pusaka Merah Putih

Saat ini, sudah tidak mungkin lagi mengibarkan bendera pusaka merah dan putih yang diangkat pada upacara kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Usia yang lebih tua membuat bendera pusaka robek, warnanya memudar dan mempunyai yakni beberapa noda yang mencemari keaslian dalam warna yang dimiliki.

Bendera Merah Putih

Sebelumnya, pembinaan resmi dilakukan di kediaman Ir. Sukarno diiringi oleh lagu yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman Indonesia Raya. Bendera dikibarkan di tengah-tengah istana negara dan memperingati ulang tahun Republik Indonesia adalah bendera ganda.

Bendera ini dibuat dalam rasio aspek 2 : 3. Seharusnya, bendera pusaka ini dibuat dari kain katun Jepang milik Ibu Fatmawati, yakni istri Presiden Soekarno. Pada masa awal kemerdekaan, pakaian adalah barang mahal.

Karena itulah, ibu Fatmawati mengambil kain putihnya sebagai kain putih. Sedangkan warna merah berasal dari pakaian yang dimilikinya. Saat ini, bendera asli warisan budaya disimpan di Monas dan merupakan bagian dari sejarah pembangunan monumen.

Fakta Sejarah Bendera Merah Putih

  • Bentuk protes terhadap Belanda.
  • Peningkatan pertama Perdana merah dan putih terjadi ketika Soekarno mengumumkan pada 17 Agustus 1945, proklamasi Indonesia ke Jalan Pegangsaan Timur 56 di Jakarta
  • Saka Merah Putih dijahit pada tahun 1944 oleh Fatmawati, istri Soekarno, dari kapas Jepang dengan dimensi 276 x 200 cm.
  • Digunakan oleh kerajaan kuno di wilayah Indonesia.
  • Desain warna Saka merah dan putih.
  • Saka Merah Putih dibelah dua dan dibawa oleh Husein Mutahar, ajudan Soekarno. Setelah kondisinya aman, bendera dipasang kembali.
  • Saka Merah Putih melambangkan semangat Indonesia untuk melarikan diri dari penjajahan Belanda.
  • Arti merah adalah keberanian melawan penjajah, sedangkan putih adalah niat suci para pahlawan dan rakyat untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga :  Asas Otonomi Daerah

Sejarah bendera merah putih ini dipilih sebagai simbol keajaiban Indonesia, karena secara historis bagian dari ketenaran nusantara.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang dapat kami sampaikan dengan jelas dan singkat mengenai Sejarah Bendera Merah Putih. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.